PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI JURNALISTIK DALAM PENCARIAN DAN PRODUKSI BERITA DI TVRI SUMATERA SELATAN

Authors

  • Arwimo Rahman Dwiputra Pamula
  • Desy Misnawati
  • Rahma Santhi Zinaida
  • Moh. Hafizni

DOI:

https://doi.org/10.31947/aiccon2025.v1i2.47677

Keywords:

strategi komunikasi jurnalistik, produksi berita, TVRI Sumatera Selatan, tanggung jawab sosial, media publik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi komunikasi jurnalistik dalam proses pencarian dan produksi berita di Lembaga Penyiaran Publik TVRI Sumatera Selatan. Di tengah perkembangan media digital dan tuntutan profesionalisme jurnalistik, TVRI sebagai media publik dituntut tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga integritas dan tanggung jawab sosialnya. Penelitian ini memfokuskan pada bagaimana jurnalis TVRI Sumatera Selatan merancang, mengelola, dan menyampaikan berita dengan pendekatan komunikasi yang strategis dan etis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi alami dan wawancara mendalam. Subjek penelitian meliputi jurnalis lapangan, redaktur, dan pimpinan redaksi di TVRI Sumatera Selatan. Pengumpulan data dilakukan melalui partisipasi langsung dalam proses peliputan berita, dokumentasi, serta wawancara semi-terstruktur yang dianalisis secara induktif. Data yang diperoleh kemudian diklasifikasikan ke dalam tiga tahap produksi berita: pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi jurnalistik di TVRI Sumatera Selatan diterapkan secara konsisten pada ketiga tahapan tersebut. Pada tahap pra-produksi, strategi terwujud dalam proses monitoring isu, penentuan angle berita, dan komunikasi awal dengan narasumber. Tahap produksi menekankan pada pengambilan gambar yang sesuai etika, serta wawancara langsung yang menjunjung sopan santun dan akurasi informasi. Tahap pasca-produksi menjadi bagian paling penting dalam kontrol mutu, di mana jurnalis berkolaborasi dengan editor dan redaktur untuk menyusun narasi berita, memproses video, serta memverifikasi isi sebelum ditayangkan. Visualisasi evaluatif dalam bentuk grafik memperlihatkan bahwa strategi komunikasi diterapkan secara merata di semua tahapan (skor 3 dari 5), namun intensitas penerapan tanggung jawab sosial meningkat secara signifikan, dari skor 2 pada pra-produksi, 3 pada produksi, hingga 4 pada pasca-produksi. Temuan ini menunjukkan bahwa TVRI Sumatera Selatan tidak hanya menjalankan fungsi teknis sebagai lembaga penyiaran, tetapi juga mengimplementasikan prinsip etis dan tanggung jawab sosial sebagaimana ditekankan dalam Teori Pers Tanggung Jawab Sosial oleh Siebert, Peterson, dan Schramm. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi komunikasi jurnalistik yang diterapkan di TVRI Sumatera Selatan bersifat sistematis, etis, dan kolaboratif. Jurnalis tidak hanya dituntut menyampaikan berita, tetapi juga berperan sebagai penjaga kualitas dan etika informasi. Pola kerja ini menjadi representasi nyata dari media publik yang mengedepankan profesionalisme dan pelayanan informasi yang bertanggung jawab kepada masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi komunikasi jurnalistik di lembaga penyiaran publik lainnya, serta memperkuat posisi TVRI sebagai media informasi yang kredibel dan edukatif.

References

Al-Banjary, S. (2015). Teknik Reportase dan Produksi Berita Televisi. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Batubara, Y. P. (2021). Segitiga Exposure sebagai Dasar Ilmu Fotografi. Jakarta: Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.

De Fretes, M., & Kaligis, R. A. W. (2018). Implementasi Teori Pers Tanggung Jawab Sosial dalam Pemberitaan TVRI Pusat. Jakarta: Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila

Hananie, R. P., & Yuniati, Y. (2017). Sembilan Elemen Jurnalistik dalam Berita Utama Harian Umum Pikiran Rakyat. Bandung: Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung.

Kovach, B., & Rosenstiel, T. (2007). The Elements of Journalism: What Newspeople Should Know and the Public Should Expect (Rev. ed.). New York: Three Rivers Press.

Kusumaningrat, H., & Kusumaningrat, P. (2005). Jurnalistik: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Listari, A., & Ismandianto. (2021). Penerapan Bahasa Jurnalistik pada Kategori Berita Hukum Kriminal di Datariau.com. Pekanbaru: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau.

McQuail, D. (2010). McQuail’s Mass Communication Theory (6th ed.). London: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Noor, J. (2011). Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Permana, R. (2005). Tinjauan Kritis Konsep dan Aplikasi Teori Pertanggungjawaban Pers di Dunia Pers Indonesia. Bandung: Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung.

Siebert, F. S., Peterson, T., & Schramm, W. (1956). Four Theories of the Press. Urbana: University of Illinois Press.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Los Angeles: SAGE Publications.

Zubair, A. (2017). Etika Jurnalistik dan Kode Etik Wartawan Indonesia. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2025-10-30