STRATEGI KOMUNIKASI OPINION LEADER MEMBANGUN KETAHANAN PEDAGANG MEBEL DI MASA KETIDAKPASTIAN EKONOMI
DOI:
https://doi.org/10.31947/aiccon2025.v1i2.47696Keywords:
Strategi Komunikasi, Opinion Leader, Ketahanan Pedagang Mebel, Ketidakpastian EkonomiAbstract
Kajian ini bertujuan mengetahui, mendeskripsikan serta menganalisis strategi komunikasi opinion leader,dalam jaringan komunikasi , yang di bangun pedagang mebel sehingga mereka mampu beradaptasi di masa ketidakpastian ekonomi. Target khusus dalam penelitian ini, adalah menemukan strategi Komunikasi opinion leader, proses pembentukan jaringan komunikasi yang terjadi. Sehingga temuan ini bisa dijadikan acuan membentuk pedagang mebel yang tangguh dan unggul dalam situasi Krisis.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan depth Interview. Melalui teknik dokumentasi diperoleh data data sekunder tentang gambaran lokus penelitian. Melalui teknik observasi lapangan diperoleh data data primer melalui pengamatan, bagaimana proses pembuatan mebel, kegiatan pemasaran yang mereka lakukan sehari hari, serta veryfikasi data data yang diperoleh dari teknik dokumentasi dan teknik depth interview. Sedangkan melalui depth interview diperoleh data data primer yang penting yaitu Strategi komunikasi yang dimainkan opinion leader, proses pembentukan jaringan komunikasi, serta pemanfaatannya. Data data kualitatif dari informan baik dari opinion leader, pedagang mebel, akan di elaborasi dalam kegiatan FGD. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dari Miles dan Huberman. Penelitian yang dilakukan target unggulannya adalah mencetak sumber daya manusia unggul dalam bidang lingkungan lahan basah, menemukan ilmu yang membumi sesuai dengan lingkungan lahan basah, serta kemampuan yang unggul dalam mengelola lahan dilingkungan lahan basah. Penelitian ini berhasil menemukan Strategi komunikasi opinion leader yang sangat penting ditengah ketidakpastian ekonomi. Strategi komunikasi dari opinion leader tersebut adalah menerapkan manajemen komunikasi, Komunikai persuasi serta komunikasi koersi. Dengan strategi ini melalui jaringan komunikasi opinion leader berhasil mengurangi permasalahan pedagang mebel. Melalui pelanggannya yang merekrut pekerja meubelnya, pekerja yang berubah menjadi pedagang meubel, terbentuk jaringan komunikasi dan usaha sampai ke kota kota di luar amuntai, yang meliputi provinsi Kalimantan selatan, tengah dan timur. Pedagang kecil mebel kaca khususnya yang mengalami kesulitan parah di masa ketidakpastian ekonomi, bahkan kesulitan tersebut ada yang membawa mereka gulung tikar alias bangkrut. Pada umumnyamereka berharap bisa melakukan peminjaman di bank. Tetapi procedure, persyaratan( seperti harus ada anggunan), sistem yang kurang sreg bagi mereka (dianggap mengandung riba) akhirnya keinginan meminjam di bank di urungkan. Selanjutnya mereka berharap agar masalah yang mereka hadapi bisa dibantu pemecahannya oleh pemerintah, ternyata instansi terkait belum punya program, bantuan, pelatihan yang mampu menolong mereka.
References
Bungin, Burhan.(2020). SOCIAL RESEARCH METHODS.Jakarta.Penerbit KENCANA Castells,
M. (1996). The Rise of the Network Society (The Information age: Economy,
Society and Culture).London: Oxford: Blackwell.
Eriyanto (2014).Analisis Jaringan Komunikasi.Jakarta. Penerbit Prenamedia Group Dijk, Jan A.G.M. van (2006). Network Society. London: Sage.
Rogers, Everett M and Lynne Svenning ( 1969 ), Modernization Among Peasant, New York :
Holt,Rinehart and Winston.
Rogers, Everett M and Floyd F. Shoemaker ( 1971 ), Communication of Innovations: A Cross Culture Approach, New York, The Free Press.
Rogers, Everett M. & D. Lawrence Kincaid (1981). Communication Networks: Toward a
New Paradigm for Research. New York & London: The Free Press.
Stogdill, Ralph M (1974) Handbook of Leadership , NewYork : The Free Press A Division of Mac Millan Publishing Co ..
Setiawan, Bambang (1983). Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Seri Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Seksi Penerbitan Fakultas IImu Sosial clan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.
Setiawan, Bambang (1989). Jaringan Komunikasi di Desa. Seri Monograf. Y ogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.
Kriyantono, Rachmat. (2012). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana. hlm. 125-126
Effendy, Onong Uchjana. (2003). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya. hlm. 44-46.
Ruslan, Rosady. (2008). Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada. hlm. 95-97.
Cangara, H. (2013). Pengantar Ilmu Komunikasi. RajaGrafindo Persada.
Depari, G., & Andrew, B. (1982). Opinion Leadership dalam Komunikasi Massa.
Katz, E., & Lazarsfeld, P. F. (1955). Personal Influence: The Part Played by People in the Flow
of Mass Communications. Free Press
Coombs, W.T. (2007). Ongoing Crisis Communication. hlm. 99–101
Ledingham, J.A., & Bruning, S.D. (2000). Public Relations as Relationship Management. hlm.
75–77
Jefkins, F. (2004). Public Relations. hlm. 50–52
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.
McQuail, D. (2010). McQuail’s Mass Communication Theory (6th ed.). London: SAGE
Rakhmat, J. (2008). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya
Jowett, G. S., & O’Donnell, V. (2012). Propaganda and Persuasion (5th ed.). Thousand
Oaks, CA: SAGE Publications. hlm. 104
French, J. R. P., & Raven, B. (1959). "The Bases of Social Power", dalam D. Cartwright
(ed.), Studies in Social Power. Ann Arbor: University of Michigan Press. hlm. 150–
167
Wiryanto. (2005). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Gramedia. hlm. 115
Larson, C. U. (2010). Persuasion: Reception and Responsibility (12th ed.). Boston:
Wadsworth Cengage Learning. hlm. 21–25
Katz, E., & Lazarsfeld, P. F. (1955). Personal Influence: The Part Played by People in the
Flow of Mass Communications. Glencoe: Free Press. hlm. 34
Effendy, O.U. (2003). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ledingham, J. A., & Bruning, S. D. (2000). Public Relations as Relationship Management.
Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum.
Coombs, W. T. (2007). Ongoing Crisis Communication. Thousand Oaks: Sage.
Hackman, M. Z., & Johnson, C. E. (2004). Leadership: A Communication
Perspective. Waveland Press.
Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2006). Effective Public Relations (9th ed.).
New Jersey: Pearson.
JURNAL
Valente,Thomas. And Rebecca L Davis (1999). Accelaring The Diffusion Of Innovation Using Opinion Leaders, Annal of America Academy of Political and Social science.
JURNAL
Cindoswari, Ageng Rara (2006) Analisis Struktur Jaringan Komunikasi dalam adaptasi, ekonomi sosial dan budaya pada Peguyuban Babul Akhirat di kota Batam, Batam, Jurnal Komunikasi Vol X no.02, September 2016, Penerbit Universitas Putera Batam
Dahlan, M. Alwi (1985). "Analisa Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi," Jurnal Inovasi