LITERASI DIGITAL DAN NETIKET DALAM KOMUNIKASI DIGITAL: ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP TANTANGAN SOSIAL DI ERA SOCIETY 5.0
DOI:
https://doi.org/10.31947/aiccon2025.v1i2.47706Keywords:
bibliometrik, komunikasi digital, literasi digital, media sosial, netiquette, perilaku daring, Society 5.0Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap penelitian ilmiah terkait literasi digital dan netiquette dalam komunikasi digital, serta menelaah bagaimana isu-isu tersebut berkaitan dengan tantangan sosial kontemporer seperti disinformasi, perilaku daring menyimpang, dan diskoneksitas sosial. Studi ini menggunakan pendekatan bibliometrik terhadap 826 dokumen publikasi dalam kurun waktu 2015–2025, dengan data yang diambil dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Kata kunci pencarian yang digunakan meliputi: “digital literacy”, “netiquette”, “online behavior”, dan “digital communication”. Visualisasi keterkaitan kata kunci berbasis co-occurrence menghasilkan peta tematik dan klaster konseptual yang merefleksikan dominasi dan relasi antar topik. Hasil analisis menunjukkan bahwa “digital communication” merupakan kata kunci yang paling dominan dan tampil sebagai simpul pusat dalam jaringan pengetahuan, yang berhubungan erat dengan tema “social media”, “education”, dan “digital literacy”. Topik-topik seperti “covid-19” dan “communication” juga muncul sebagai tema kuat yang membentuk klaster tersendiri, menunjukkan perhatian besar terhadap konteks krisis dan dinamika komunikasi sosial. Sementara itu, tema-tema etis seperti “netiquette”, “cyberbullying”, dan “media literacy” ditemukan dalam klaster-klaster yang terpisah dan relatif marginal, mencerminkan bahwa dimensi etika komunikasi digital masih tersebar dan belum terintegrasi sebagai arus utama dalam kajian literasi digital global. Temuan penting lainnya adalah absennya representasi eksplisit kelompok perempuan dewasa atau ibu rumah tangga sebagai subjek utama penelitian, yang mengindikasikan adanya celah populasi dalam literatur komunikasi digital dari perspektif gender dan peran sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun literasi digital telah menjadi fokus dominan dalam diskursus akademik global, integrasi nilai-nilai etika digital dan navigasi sosial melalui netiquette masih memerlukan perhatian serius.
References
Ellegaard, O. (2018). The application of bibliometric analysis: Disciplinary and user aspects. Scientometrics, 116(1), 181–202. https://doi.org/10.1007/s11192-018-2765-z
Gill, K. S. (2012). The transformation of the human dimension in the cyberspace. AI & SOCIETY, 27(4), 429–430. https://doi.org/10.1007/s00146-012-0430-2
Kozyreva, A., Lewandowsky, S., & Hertwig, R. (2020). Citizens Versus the Internet: Confronting Digital Challenges With Cognitive Tools. Psychological Science in the Public Interest, 21(3), 103–156. https://doi.org/10.1177/1529100620946707
Mourtzis, D., Angelopoulos, J., & Panopoulos, N. (2022). A Literature Review of the Challenges and Opportunities of the Transition from Industry 4.0 to Society 5.0. Energies, 15(17), 6276. https://doi.org/10.3390/en15176276
Narvaez Rojas, C., Alomia Peñafiel, G. A., Loaiza Buitrago, D. F., & Tavera Romero, C. A. (2021). Society 5.0: A Japanese Concept for a Superintelligent Society. Sustainability, 13(12), 6567. https://doi.org/10.3390/su13126567
Pearce, K. E., & Rice, R. E. (2017). Somewhat Separate and Unequal: Digital Divides, Social Networking Sites, and Capital-Enhancing Activities. Social Media + Society, 3(2), 2056305117716272. https://doi.org/10.1177/2056305117716272
Venter, E. (2019). Challenges for meaningful interpersonal communication in a digital era. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 75(1). https://doi.org/10.4102/hts.v75i1.5339
Vissenberg, J., d’Haenens, L., & Livingstone, S. (2022). Digital Literacy and Online Resilience as Facilitators of Young People’s Well-Being?: A Systematic Review. European Psychologist, 27(2), 76–85. https://doi.org/10.1027/1016-9040/a000478
Wang, C., & Si, L. (2023). A Bibliometric Analysis of Digital Literacy Research from 1990 to 2022 and Research on Emerging Themes during the COVID-19 Pandemic. Sustainability, 15(7), 5769. https://doi.org/10.3390/su15075769