LITERASI DIGITAL MUSLIM FRIENDLY DI INSTAGRAM @NAVITO_HALAL

Authors

  • Leonita Kusumawardhani

DOI:

https://doi.org/10.31947/aiccon2025.v1i1.47719

Keywords:

Literasi digital, Muslim Friendly, @Navito_halal

Abstract

Meningkatnya jumlah wisatawan muslim yang berkunjung ke Jepang menghadirkan tantangan dalam memperoleh makanan halal, mengingat Jepang adalah salah satu negara dengan populasi muslim yang sedikit. Kebutuhan akan informasi yang akurat dan mudah diakses terkait kuliner halal mendorong berkembangnya konten rekomendasi makanan halal di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @Navito_halal. Akun ini dikelola oleh kreator konten asal Jepang yang secara konsisten membagikan rekomendasi makanan halal dan Muslim friendly, lengkap dengan informasi lokasi, bahan, sertifikasi halal, hingga pengalaman mencicipi makanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konten-konten yang dibuat oleh akun Instagram @Navito_halal berfungsi sebagai media informasi dan literasi digital bagi audiens, khususnya umat Muslim, dalam mempermudah pencarian makanan halal dan Muslim friendly di Jepang. Penelitian ini penting karena di tengah meningkatnya mobilitas wisatawan Muslim ke negara-negara non-Muslim seperti Jepang, informasi mengenai makanan halal masih terbatas dan sulit diakses secara langsung. Dalam konteks ini, media sosial seperti Instagram berperan penting sebagai saluran komunikasi dan literasi digital yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan konsumsi. Melalui tampilan visual dan cerita yang dibagikan oleh @Navito_halal, informasi mengenai makanan halal dan Muslim friendly dapat disampaikan dengan cara yang menarik, mudah dipahami, dan bisa dipercaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis terhadap 12 konten @Navito_halal di Jepang selama tahun 2024, untuk memahami bagaimana informasi mengenai makanan halal disampaikan, serta bagaimana konten tersebut berkontribusi dalam mempermudah audiens Muslim menemukan makanan halal di lingkungan non-Muslim seperti Jepang. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran konten media sosial dalam mendukung literasi digital umat Muslim, khususnya dalam konteks pencarian makanan halal di negara non-Muslim, serta menjadi acuan bagi pengembangan strategi komunikasi digital yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan wisatawan Muslim, Konten tersebut juga berkontribusi nyata dalam membantu audiens Muslim menemukan makanan halal di Jepang, sekaligus memperkuat peran media sosial sebagai sarana literasi digital yang responsif terhadap kebutuhan wisatawan Muslim.

References

Damayanti, E. (2024). Analisis resepsi khalayak Instagram @HalalCorner terhadap unggahan konten halal lifestyle (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta). Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi. (Skripsi)

Mulyadi & Nur Rohmanib. (2023). Eksistensi Industri Halal Food Di Jepang. Jurnal Studi Kejepangan, 7(1). (Jurnal)

Manaf, S. (2022). Kompetensi profesional dan literasi digital guru. CV. AMY Publishing. (E-book)

Nihayati, L. (2017). Wisata Halal Jepang, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. (Buku)

Nurfauziyah, S., Nursanti, S., Utamidewi, W., Singaperbangsa, U., & Abstract, K. (2023). Penggunaan Instagram sebagai Media Literasi Digital pada Akun @dp3akarawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Mei, 9(9), 245–254. https://doi.org/10.5281/zenodo.7951736. (Jurnal)

Ratri, C. (2020). Panduan Instagram Bisnis: Membuat Konten, Foto, dan Memanfaatkan Sebagai PR Bisnis, Surabaya: Garuda Mas Sejahtera. (Buku)

Wahidati, L., & Sarinastiti, E. N. (2018). Perkembangan Wisata Halal di Jepang. Jurnal Gama Societa, 1(1), 9. https://doi.org/10.22146/jgs.34043 (Jurnal)

Widiastuti, E. J., & Indriastuti, Y. (2022). Strategi Komunikasi Pemasaran Digital @right.store Melalui Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Komunikasi Pemasaran. Jurnal Representamen, 8(1), 73–83. (Jurnal)

Published

2025-10-20