Peranan Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bone
DOI:
https://doi.org/10.31947/jgov.v18i2.52183Keywords:
Waste Management, Environment, Environmental Agency, Bone Regency, Final Disposal Site.Abstract
Waste management is one of the major environmental issues and a key challenge in achieving sustainable development and a healthy environment. Population growth and changes in consumption patterns have led to an increase in both the volume and diversity of waste generated by society. This condition is also evident in Bone Regency, where the amount of waste produced is not proportional to the waste reduction efforts that have been implemented. This study aims to analyze the implementation of waste management in Bone Regency, focusing on the stages of waste sorting, collection, transportation, processing, and final disposal. This study employed a qualitative approach with a descriptive research method. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review. The research was conducted at the Environmental Agency of Bone Regency, the Passippo Final Disposal Site (TPA), and the districts of Tanete Riattang, West Tanete Riattang, and East Tanete Riattang. The data were analyzed qualitatively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that waste management in Bone Regency has been implemented through the stages of waste sorting, collection, transportation, processing, and final disposal. Waste collection and transportation are routinely carried out by the Environmental Agency with the involvement of sanitation workers and community members. In the processing stage, the local government has developed waste bank programs as an effort to reduce waste volume and increase the economic value of recyclable materials. However, waste management still faces several challenges, including limited human resources, the increasing volume of waste generated by the community, and the continued reliance on a semi-open dumping system at the final disposal site. Therefore, greater community participation, stronger institutional capacity, and the development of a more sustainable waste management system are needed to improve environmental quality in Bone Regency.
References
Afilaily, N. (2022). Peran Sentra Batik Tulis dalam peningkatan pendapatan keluarga perempuan pengrajin dalam perspektif Ekonomi Islam studi kasus di Batik Tulis Dermo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).
Aji, A. W., Subekti, R., & Hermawan, S. (2022). Peran Pemerintah dalam Pencegahan Sampah Plastik (Studi Kasus Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul). Jurnal Komunitas Yustisia, 5(3), 315-329.
Anggraini, R. D. (2001). Transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran dana BOS dalam program RKAS di SDN Pacarkeling VIII Surabaya. Sumber, 21(23), 21-77.
Artiningsih, N. K. A., & Hadi, S. P. (2012). PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA (Studi Kasus di
Sampangan & Jomblang, KotaSemarang). Serat Acitya, 1(2), 107.
Badan Pusat Statistik, Kabupaten Bone 2023
Darwati, S., & Anggraeni, F. (2012). Peran komunitas dalam pengelolaan sampah berbasis pola pilah kumpul olah terhadap reduksi sampah kota. Jurnal Permukiman, 7(1), 24-32.
Djaenuri, A., & Enceng, M. S. (2012). Konsep-konsep Dasar Pemerintahan Daerah. Sistem Pemerintahan Daerah, 49.
Ferdiansyah, M. E., & Arsiyah, A. (2014). Peran pemerintah dan kader masyarakat dalam pemberdayaan masyarakat untuk pengolahan sampah. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik), 2(2), 191- 204.
Fitri, W. Y., Wibowo, A. W., & Ariyanto, D. B. (2020). Kebijakan Pengelolaan Sampah Di Daerah Utama Tujuan Wisata. Jurnal Kebijakan Publik, 11(2), 105-112.
Hanif, Nurcholis. 2007. Teori dan Praktik Pemerintahan dan Otonomi daerah. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Huduri, A. N. A. (2018). Aspek Hukum Peran Pemerintah Kota Makassar Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Mimbar Keadilan, 14(28).
Jati, T. K. (2013). Peran Pemerintah Boyolali Dalam Pengelolaan Sampah Lingkungan Permukiman Perkotaan (Studi Kasus: Perumahan Bumi Singkil Permai). Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 1(1), 1-16.
Kurniawan, D. A., & Santoso, A. Z. (2020). Pengelolaan Sampah di daerah Sepatan Kabupaten Tangerang. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 31-36.
Maolani, D. Y., & Ishak, D. (2018). Implementasi kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Dili Negara Timor Leste. J. Kelola J. Ilmu Sos, 1(2), 117-130.
Muchsin, T., & Saliro, S. S. (2020). Peran Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Sampah Perspektif Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah. Jurnal Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-undangan dan Pranata Sosial, 5(2), 72-90.
Mulasari, S. A., Husodo, A. H., & Muhadjir, N. (2014). Kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah domestik. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 8(8), 404-410.
Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan sampah Rumah Tangga dan Sejenis Rumah Tangga
Raintung, A., Sambiran, S., & Sumampow, I. (2021). Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Mobuya Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. Governance, 1(2).
Ramon, A., & Afriyanto, A. (2015). Karakteristik penanganan sampah rumah tangga di kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 24-31.
Rifani, D. N., & Jalaluddin, A. M. (2019). Pengelolaan Sampah Secara Bersama: Peran Pemerintah Dan Kesadaran Masyarakat. Jurnal Paradigma (JP), 7(1), 45-54.
Rohman, Muhammad, dan Sofan Amri. Manajemen Pendidikan (Analisis dan Solusi terhadap Kinerja Manajemen Kelas dan Strategi Pengajaran yang Efektif). Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya. 2012.
Sabirin, S., Yudhanto, S. A., & Uly, S. (2019). Peranan Pemerintah Dalam Pengelolaan Sampah Berdasarkan Peraturan
Daerah No 14 Tahun 2009 (Studi kasus: Dipelantar I, Pelantar II dan Pelantar III)(Doctoral dissertation, Universitas Maritim Raja Ali Haji).
Saoutro, W. (2016). Pengelolahan Limbah Atau Sampah Organik. Vol 2 No1 Univ Lampung: Lampung.
Septiani, B. A., Arianie, D. M., Risman, V. F. A. A., Handayani, W., & Kawuryan, I. S. S. (2019). Pengelolaan sampah plastik di Salatiga: praktik dan tantangan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 90-99.
Soekanto & Soerjono, (2012:212). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers
Supryadi, A., & Amalia, F. (2021). Kedudukan Peraturan Menteri Ditinjau Dari Hierarki Peraturan Perundang Undangan Di Indonesia. Unizar Law Review (ULR), 4(2)
Suryani, A. S. (2014). Peran bank sampah dalam efektivitas pengelolaan sampah (studi kasus bank sampah Malang). Aspirasi: Jurnal Masalah- masalah Sosial, 5(1), 71-84.
Suwerda, B., Hardoyo, S. R., & Kurniawan, A. (2019). Pengelolaan bank sampah berkelanjutan di wilayah perdesaan Kabupaten Bantul. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 11(1), 74-86.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Widodo, T. (2013). Studi tentang peranan unit pasar dalam pengelolaan
sampah di Pasar Merdeka Kota Samarinda. Journal Administrasi Negara, 1(1), 1-11.
Widodo, T., & Kadarwati, S. (2013). Higher order thinking berbasis pemecahan masalah untuk meningkatkan hasil belajar berorientasi pembentukan karakter siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 5(1).
Winahyu, D., Hartoyo, S., & Syaukat, Y. (2013). Strategi pengelolaan sampah pada tempat pembuangan akhir Bantargebang, Bekasi. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 5(2).
Zulfikar, Z., & Rinaldi, Y. (2019). Peranan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Dalam Pengelolaan Sampah. Syiah Kuala Law Journal, 3(3), 445-458.
