Pengawasan Pemerintah Daerah dalam Pengawasan Tambang Galian Batuan di Kecaamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba
DOI:
https://doi.org/10.31947/jgov.v16i1.52215Keywords:
Government Supervision, Rock Quarry Mining, Preventive Supervision, Repressive Supervision, Bulukumba Regency.Abstract
Rock quarry mining activities constitute one of the sectors contributing to regional economic development. However, if not properly supervised, such activities may generate various legal, social, and environmental problems. Therefore, government supervision plays a crucial role in ensuring that mining operations comply with applicable laws and regulations. This study aims to analyze government supervision of rock quarry mining activities in Bontotiro District, Bulukumba Regency. The research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature review. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.
The findings reveal that government supervision of rock quarry mining activities is carried out through two forms of supervision: preventive supervision and repressive supervision. Preventive supervision is implemented through the control of mining business licensing processes, ranging from the issuance of Mining Business Permit Areas to Mining Business Operation Production Permits. Meanwhile, repressive supervision is conducted through field inspections, guidance, and enforcement actions against violations occurring during mining operations. Although supervision has been implemented, several challenges remain, including limited understanding among business operators regarding licensing systems, violations of mining operational regulations, and suboptimal coordination and guidance among relevant institutions. Therefore, strengthening supervisory functions, improving socialization efforts, and enhancing inter-agency coordination are necessary to establish orderly, sustainable, and legally compliant mining governance.
References
Abdoellah, A. Y., & Rusfiana, Y. (2016). Teori dan Analisis Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Abdullah, D. (2016). Hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Jurnal Hukum.
Agusta, I. (2003). Teknik Pengumpulan dan Analisis Data Kualitatif.
Albi, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.
Arisandi, D. D., & Pudjiastuti, L. (2017). Pengawasan pemerintah pusat terhadap peraturan daerah/kota di bidang perizinan. Jurnal Hukum.
Darc, J. N. M. (2013). Pengelolaan pertambangan yang berdampak lingkungan di Indonesia. Jurnal Hukum.
Haryadi, D. (2018). Pengantar Hukum Pertambangan. Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung: UBB Press.
Ilmar, A. (2014). Hukum Tata Pemerintahan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2021). Kebijakan Mineral dan Batubara Indonesia. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Listiyanti, N. (2017). Dampak pertambangan terhadap lingkungan hidup di Kalimantan Selatan dan implikasinya bagi hak-hak warga negara. Jurnal Hukum.
Marennu, S. A., Arifin, I., & Rahmatullah. (2018). Analisis kebijakan pemerintah daerah bidang pertambangan di Kota Samarinda. Jurnal Ilmu Pemerintahan.
Nur, A. C., Guntur, M., & Nur, A. C. (2019). Analisis Kebijakan Publik. Makassar: Badan Penerbit UNM.
Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara.
Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 7 Tahun 2023 tentang Kedudukan, Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah.
Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara.
Rahayu, A. S. (2018). Pengantar Pemerintahan Daerah: Kajian Teori, Hukum dan Aplikasinya. Jakarta Timur: Sinar Grafika.
Rahman, F. (2018). Teori Pemerintahan. Malang: UB Press.
Sudrajat, N. (2013). Teori dan Praktik Pertambangan di Indonesia. Yogyakarta: Medpress Digital.
Sururama, R., & Amalia, R. (2020). Pengawasan Pemerintah. Bandung: Cendekia Press.
Sutedi, A. (2011). Hukum Pertambangan. Jakarta: Sinar Grafika.
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
