Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Sistem Manajemen Keselatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) perlu diterapkan untuk melindungi pekerja dan mencegah kerugian perusahaan. PT Semen Tonasa, terdapat program kerja untuk penerapan SMK3, tetapi masih ada banyak permasalahan yang memengaruhi implementasinya. Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan penerapan SMK3 di Pabrik PT. Semen Tonasa tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di Unit Produksi Semen dan Unit Produksi Klinker 2 PT. Semen Tonasa sebanyak 163 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan hasil perhitungan sebanyak 61 sampel. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 55 orang (90,2%) memiliki penerapan SMK3 yang baik dan sebanyak 6 orang (9,8%) memiliki penerapan SMK3 yang cukup. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang SMK3 (p=0,023) dengan penerapan SMK3, ada hubungan antara lingkungan kerja (p=0,005) dengan penerapan SMK3, ada hubungan antara komitmen manajemen (p=0,023) dengan penerapan SMK3, dan ada hubungan antara kepatuhan terhadap Undang-Undang (p=0,002) dengan penerapan SMK3 di Pabrik PT. Semen Tonasa tahun 2024. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan SMK3, lingkungan kerja, komitmen manajemen, dan kepatuhan Undang-Undang dengan penerapan SMK3 di pabrik PT. Semen Tonasa tahun 2024. Disarankan kepada perusahaan untuk melakukan upaya pengendalian terhadap kondisi fisik lingkungan kerja demi kenyamanan pekerja.

Keywords

Penerapan SMK3 pekerja pabrik semen

Article Details

Author Biographies

Khusnul Khotimah Dahlan, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Furqaan Naiem, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Mahfuddin Yusbud, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

How to Cite
Dahlan, K. K., Naiem, F., & Yusbud, M. (2024). PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA PABRIK PT. SEMEN TONASA TAHUN 2024. Hasanuddin Journal of Public Health, 5(2), 136–145. https://doi.org/10.30597/hjph.v5i2.35060

References

  1. Win KN, Trivedi A, Lai A, Hasylin H, Abdul-Mumin K. Non-fatal occupational accidents in Brunei Darussalam. Ind Health. 2021;59(3):193–200. https://doi.org/10.2486/indhealth.2020-0174
  2. Dara AP, Abidin Z, Marsanti A. Hubungan Unsafe Action dengan Kejadian Kecelakaan Kerja di Workshop Produksi Komponen Aksesoris. Media Bina Ilmiah. 2022;17(2):243–252. http://binapatria.id/index.php/MBI/article/view/118
  3. Muhammad I, Susilowati IH. Analisa Manajemen Risiko K3 dalam Industri Manufaktur di Indonesia: Literature Review. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021;5(1):335–343. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/1635
  4. Yuliana L, Ardhyaksa D. Analysis of Unsafe Action and Unsafe Condition Based on Occupational Health and Safety Reporting Programs. Journal of Global Research in Public Health. 2019;4(2):78–86. https://jgrph.org/index.php/JGRPH/article/view/40
  5. Nai’em MF, Darwis AM, Maksun SS. Trend Analysis and Projection of Work Accidents Cases Based on Work Shifts, Workers Age, and Accident Types. Gac Sanit. 2021;35(1):94–97.
  6. Nurokhman, Nurwildani F, Budiraharjo E, Zulfah. Penerapan Sistem Manajemen Keselamataan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Di Fakultas Teknik. Engineering: Jurnal Bidang Teknik. 2021;12(1):53–64. https://e-journal.upstegal.ac.id/index.php/eng/article/view/1851
  7. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja [Internet]. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 Indonesia; 2012. https://peraturan.bpk.go.id/Details/5263/pp-no-50-tahun-2012
  8. Nordlöf H, Wiitavaara B, Högberg H, Westerling R. A Cross-Sectional Study of Factors Influencing Occupational Health and Safety Management Practices in Companies. Saf Sci. 2017;95:92–103.
  9. Senjani LA, Andayanie E, Rahman. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Karyawan terhadap Penerapan SMK3 di PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Window of Public Health Journal. 2021;2(2):281–293. http://103.133.36.91/index.php/woph/article/view/1158
  10. Kusnadi FN. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Medika Hutama. 2021;3(1):1293–1298. https://www.jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/266
  11. Yuantari MC, Rachmani E, Rimawati E. Analysis of Health Protocol Application to Compliance Level In InformalWorkers During the Covid-19 Pandemic. VisiKes. 2021;20(1):200–8. http://publikasi.dinus.ac.id/index.php/visikes/article/download/4645/2283
  12. Saefudin TH, Rosihan RI, Wiryawanti VE, Sumanto S. Sosialisasi K3 tentang Bahaya Kelistrikan dan Kebakaran pada Desa Kedung Pengawas, Babelan, Kab, Bekasi. Jurnal Sains Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat. 2020;1(1):45–50.
  13. http://103.135.220.51/index.php/JSTPM/article/view/161
  14. Trisna A, Guridno E. Pengaruh Kompensasi, Motivasi, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Saiba Cipta Selaras Kota Jakarta Selatan. Oikonomia: Jurnal Manajemen. 2021;17(2):127.
  15. Purwanti NH, Basriman I, Sugiarto S, Sukwika T. Pengaruh Lingkungan Kerja dan Keselamatan Kesehatan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Changshin Reksa Jaya Garut. Jambura Journal of Health Sciences and Research. 2023;5(2):602–613.
  16. Aji AS. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Bagian Produksi pada Pekerja PT. Abaisiat Raya Tahun 2023. Padang: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alifah Padang; 2023.
  17. Michael JH, Evans DD, Jansen KJ, Haight JM. Management Commitment to Safety as Organizational Support: Relationships with Non-Safety Outcomes in Wood Manufacturing Employees. Journal Safety Research. 2005;36(2):171–179.
  18. Febriyanti AD, Titis Rahmania R D, Dwi Yulinar R, Samudra SF, Radianto DO. Peningkatan Keselamatan Kerja Melalui Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Journal of Educational Innovation and Public Health. 2024;2(2):72–85. https://prin.or.id/index.php/Innovation/article/view/2849
  19. Sidauruk S. Komitmen Manajemen, Pengetahuan K-3 & Sikap K-3 dengan Penerapan SMK-3 Pada Pekerja. Jurnal Media Kesehatan. 2014;7(2).
  20. Bahwiyanti J. Implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) pada Karyawan Diperusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Tapin. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis. 2021;7(1):001–19. https://ejournal.stiepancasetia.ac.id/jieb/article/view/447
  21. Ismail M, Saptaputra SK, Saktiansyah LOA. Gambaran Pelaksanaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) di PT. Telkom Witel Sultra Tahun 2021. Jurnal Multidisiplin Madani. 2022;2(9):3573–82.
  22. https://journal.formosapublisher.org/index.php/mudima/article/view/1260
  23. Dwinata E. Analisis Faktor-Faktor Implementa di Kebijakan Penerapan Sisttem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan di PT. Waskita Karya (Persero) Proyek Paket 3 Transmisi 500 Kv Sumatera (Zona 1-2). Universitas Bina Darma; 2022.
  24. Edytya NP, Prawira RS. Kenyataan Penegakan Hukum di Indonesia dalam Perspektif Hukum dan Pembangunan: Hukum Harus Ditaati atau Ditakuti?. Lex Scientia Law Review. 2019;3(2):177–90. https://www.mendeley.com/catalogue/f211c5b6-6db2-37c4-8025-7c0e251a157c/