Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri haid tanpa kelainan organ genital yang umum dialami perempuan usia remaja hingga dewasa muda, termasuk mahasiswi, dan kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan konsentrasi belajar. Secara global, prevalensi dismenore primer berkisar antara 45–95%. Angka dismenore primer di Indonesia mencapai 54,89%, sementara di Kota Makassar tercatat sebesar 93,8%. Faktor pemicu terjadinya dismenore primer diantaranya adalah, konsumsi kopi, kualitas tidur, dan stres.  Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Sebanyak 306 responden dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden mengalami dismenore primer kategori sedang (46,7%). Tidak ditemukan hubungan antara dismenore primer dengan konsumsi kopi (p = 0,893), dan kualitas tidur (p = 0,398). Namun, stres menunjukkan hubungan dengan kejadian dismenore primer (p = 0,000). Kesimpulan: Stres berhubungan dengan kejadian dismenore primer, sementara konsumsi kopi, dan kualitas tidur tidak menunjukkan hubungan. Mahasiswi disarankan untuk meningkatkan kemampuan manajemen stres melalui kegiatan positif seperti olahraga dan menjaga pola tidur yang baik. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan mengeksplorasi faktor psikologis lain seperti kecemasan, beban akademik, dan dukungan sosial yang dapat memengaruhi kejadian dismenore primer.

Keywords

Dismenore primer aktivitas fisik konsumsi kopi kualitas tidur stres

Article Details

Author Biographies

Shanti Riskiyani, Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Univeritas Hasanuddin

Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Univeritas Hasanuddin

Iin Dwi Rahmasari, Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Univeritas Hasanuddin

Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Univeritas Hasanuddin

How to Cite
Riskiyani, S., & Rahmasari, I. D. (2025). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN. Hasanuddin Journal of Public Health, 6(2), 207–219. https://doi.org/10.30597/hjph.v6i2.44641

References

  1. Macgregor B, Allaire C, Bedaiwy MA, Yong PJ, Bougie O. Disease Burden of Dysmenorrhea: Impact on Life Course Potential. Int J Womens Health. 2023;15:499–509.
  2. Kemenkes. Dismenore (Nyeri Haid). 2022; Available from: https://yankes.kemkes.go.id/view_ artikel/545/dismenore-nyeri-haid
  3. Wahyuni W, Zulfahmi U. Prevalensi dan Gambaran Karakteristik Dismenorea pada Remaja. Griya Widya J Sex Reprod Heal. 2021;1(1):1–13.
  4. Najafi N, Khalkhali H, Tabrizi FM, Zarrin R. Major dietary patterns in relation to menstrual pain: a nested case control study. BMC Womens Health. 2018;1–7.
  5. Kementerian RI . Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. 2020.
  6. Pangestu JF, Kartina D, Fatonah Akbarini O. Efektifitas Pemberian Minuman Kunyit Asam dan Air Jahe Terhadap Penurunan Dismenorea Primer Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Nurul Jadid Kumpai Kabupaten Kubu Raya. J Kebidanan Khatulistiwa. 2020;6(1):48.
  7. Dinkes Sulsel . Data Profil Provinsi sulawesi selatan Angka Kejadian Dismenore 2018. Prev Public Heal Journal1. 2018;4(2):76.
  8. Made N, Wedantari AP, Sumadewi KT, Gusti I, Suryantha N. Hubungan Aktivitas Fisik dengan Keluhan Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Aesculapius Med J. 2023;3(3):329–36.
  9. Al-Matouq S, Al-Mutairi H, Al-Mutairi O, Abdulaziz F, Al-Basri D, Al-Enzi M, et al. Dysmenorrhea among high-school students and its associated factors in Kuwait. BMC Pediatr. 2019;19(80):1–12.
  10. Hikma YA, Hapsari A, Moch.Yunus. Hubungan Kualitas Tidur dengan Dismenore Primer pada Santriwati Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang di Masa Pandemi Covid-19. ConferenceUmAcId. 2021;(April):134–8.
  11. Utami FM, Andri A, Laila S. Hubungan Stres Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama. J Med Malahayati. 2024;8(1):268–73.
  12. Devi PAS, Wahyudi AT, Putri NMRA, Vitalistyawati LPA. Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Intensitas Nyeri Dismenorea Primer pada Mahasiswa Fisioterapi di Universitas Dhyana Pura. 2024;7(Juni).
  13. Horman N, Manoppo J, Meo LN. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Puteri Di Kabupaten Kepulauan Sangihe. J Keperawatan. 2021;9(1):38.
  14. Lestari DR, Citrawati M, Hardini N. Hubungan Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur dengan Dismenorea pada Mahasiswi FK UPN “Veteran” Jakarta. Maj Kedokt Andalas. 2018;41(2):48.
  15. Lacroix A, Gondal H, Shumway KR, . MDL. Fisiologi, Menarche [Internet]. National Library of Medicine; 2023. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470216/
  16. Ayu RAP, Handaria D, Noviasari NA. Sering Mengonsumsi Kopi Dan Fast Food, Dapat Meningkatkan Risiko Terjadinya Dismenorea Primer Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Rahmatika. Jalan Kedungmundu [Internet]. 2024;5(18):50273. Available from: https://jurnal.umsu.ac.id/index.php/JPH
  17. Damayanti E, Citrawati M, Thadeus MS. Hubungan Antara Konsumsi Kopi Terhadap Dismenore Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Semin Nas Ris Kedokt. 2023;4(1):6–11.
  18. Sawitri H, Maulina N. Derajat Ph Saliva Pada Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Yang Mengkonsumsi Kopi Tahun 2020. Averrous J Kedokt dan Kesehat Malikussaleh. 2021;7(1):84.
  19. Nagastya, I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti, Luh Putu Ratna Sundari, I Putu Adiartha Griadhi. Hubungan antara konsumsi kopi dan dismenore primer pada mahasiswi Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tahun 2022. Intisari Sains Medis. 2023;14(1):114–7.
  20. Cahyaningsih A, Hapsari A, Ekawati R, Katmawanti S. Hubungan Kualitas Tidur, Status Gizi, dan Tingkat Stres dengan Derajat Dismenore Primer pada Remaja Putri Kelas X di SMAN 7 Malang. J Rumpun Ilmu Kesehat. 2021;1(3):133–44.
  21. Bachdar MD, Woen CW. Primer Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021 , 2022 DAN 2023. 2024;5:13125–31.
  22. Yuniza Y, Anandez PFP, Romadoni S. Hubungan Antara Dismenorea Primer Dengan Kualitas Tidur Mahasiswi Psik Stikes Muhammadiyah Palembang. Masker Med. 2020;8(1):157–62.
  23. Sartika SI, Nurmalita N. Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Dysmenorrhea pada Remaja Putri di SMA Perguruan Rakyat 2 Jakarta Timur. MAHESA Malahayati Heal Student J. 2023;3(8):2424–38.
  24. Worung YVF, Wungouw HIS, Renteng S. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Persepsi Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di Sma Frater Don Bosco Manado. J Keperawatan. 2020;8(2):79.
  25. Sanggola E, Nani Hasanuddin S, Perintis Kemerdekaan VIII J, Makassar K. Hubungan Nyeri Berat Dismenore Dengan Kejadian Stres Pada Mahasiswi S1 Keperawatan Di Stikes Nani Hasanuddin. JIMPK J Ilm Mhs Penelit Keperawatan. 2024;4:2024.
  26. Maghfirah, Danang Nur Adiwibawa, Ida Ayu Made Mahayani, Yolly Dahlia. Hubungan Stres Dengan Kejadian Disminore Primer Pada Mahasiswi Angkatan 2018 Dan 2019 Fakultas Kedoteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Cakrawala Med J Heal Sci. 2023;1(2):166–71.
  27. Itani R, Soubra L, Karout S, Rahme D, Karout L, Khojah HMJ. Primary Dysmenorrhea: Pathophysiology, Diagnosis, and Treatment Updates. Korean J Fam Med. 2022;43(2):101–8.
  28. Indahsari K, Abadi MY, Rahmadany S. Faktor Stres Kerja Pada Pegawai Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Hasanuddin J Public Heal. 2021;2(2):127–37.

Similar Articles

<< < 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.