HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BAYI 6–12 BULAN DI PUSKESMAS KASSI-KASSI

Authors

  • Alief Rezki Rinaldy Departemen Biostatistik/KKB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Stang Stang Departemen Biostatistik/KKB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.30597/hjph.v7i1.48682

Keywords:

ASI eksklusif, status gizi, bayi 6–12 bulan

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi pada bayi masih menjadi isu kesehatan prioritas di Indonesia. Wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi mencatat prevalensi stunting 22,92% pada tahun 2024. ASI eksklusif menjadi intervensi kunci pada periode 1000 HPK, namun cakupannya masih berfluktuasi dan faktor yang memengaruhi praktik menyusui belum banyak diteliti secara lokal. Tujuan: Menilai hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 120 ibu dan bayi yang dipilih menggunakan perhitungan besar sampel dengan rumus Slovin berdasarkan populasi terjangkau. Data dikumpulkan melalui kuesioner BSES-SF, lembar observasi, dan data sekunder puskesmas. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-square dan stratifikasi berdasarkan efikasi diri menyusui, keterpaparan informasi, pekerjaan ibu, serta pendapatan keluarga menggunakan Aplikasi JASP. Hasil: Pemberian ASI eksklusif menunjukkan hubungan signifikan dengan status gizi bayi (p = 0,029). Analisis stratifikasi menunjukkan hubungan signifikan pada kelompok ibu dengan efikasi diri cukup (p = 0,008), keterpaparan informasi baik (p = 0,012), dan ibu tidak bekerja (p = 0,018). Pendapatan keluarga tidak menunjukkan hubungan signifikan. Proporsi gizi baik lebih tinggi pada bayi yang memperoleh ASI eksklusif (91,4%) dibandingkan bayi tanpa ASI eksklusif (74,0%). Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif berhubungan dengan status gizi bayi usia 6–12 bulan, terutama ketika didukung kapasitas ibu dan lingkungan yang mendukung praktik menyusui. Penguatan edukasi, dukungan keluarga, dan kebijakan ramah ibu menyusui diperlukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif.

Author Biographies

  • Alief Rezki Rinaldy, Departemen Biostatistik/KKB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

    Departemen Biostatistik/KKB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

  • Stang Stang, Departemen Biostatistik/KKB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

    Departemen Biostatistik/KKB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

References

Azzubaidi JAS, Safitri A, Karsa NS, Laddo N, Makmun A. Perbandingan status gizi terhadap bayi 6–12 bulan mengkonsumsi ASI eksklusif dengan konsumsi susu formula. Fakumi Medical Journal. 2023;3(2):130–137. https://fmj.fk.umi.ac.id/index.php/fmj/article/view/189

World Health Organization. Malnutrition: Global report. Geneva: WHO; 2017. https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/255413/WHO-NMH-?sequence=1

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pemerintah komit turunkan stunting. Jakarta: Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI; 2018 Mei 25. https://kemkes.go.id/id/pemerintah-komit-turunkan-stunting

Jum J, Fauziah H, Gama AW. Hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap status gizi bayi 6–12 bulan wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang. Alami Journal. 2022;6(1):12–20. https://doi.org/10.24252/alami.v6i1.27053

Syatriani S. Faktor yang berhubungan dengan status gizi bayi di Kelurahan Bira Kota Makassar tahun 2010. Media Gizi Pangan. 2011;11(1):54–60. https://jurnalmediagizipangan.wordpress.com/wp-content/uploads/2012/03/10-faktor-yang-berhubungan-dengan-status-gizi-bayi-di-kelurahan-bira-kota-makassar-tahun-2010.pdf

Rahman S. Hubungan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Alami Jurnal Sains dan Teknologi. 2024;8(1):1–7. https://scholar.archive.org/work/eiy3jsjfhfcbrdk2nqnk5qybei/access/wayback/http://ejournal.ukrida.ac.id:80/ojs/index.php/Meditek/article/download/1733/1793/

Nurvembrianti I, Purnamasari I, Sundari A. Pendampingan ibu hamil dalam upaya peningkatan status gizi. Jurnal Inovasi dan Terapan Pengabdian Masyarakat. 2021;1(2):50–5. https://journal.polita.ac.id/index.php/abdi/article/view/19

Kadi P. Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi bayi usia 6–12 bulan. Jurnal Ilmiah Bidan. 2019;4(2). https://e-journal.ibi.or.id/index.php/jib/article/view/141

Panese JM, Kawengian S, Kapantow NH. Hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi pada anak usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bahu Kota Manado. KESMAS J Kesehatan Masyarakat Unsrat. 2020;9(4). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/29730

Suja MDD, Puspitaningrum EM, Bata VA. Tingkat pendidikan ibu dan keberhasilan ASI eksklusif di perkotaan Indonesia: analisis data IFLS 5. Jurnal Keperawatan Sumba. 2023;1(2):71–9. https://www.academia.edu/download/109097519/650.pdf

Handayani L, Yunengsih Y, Solikhah S, Saufi A. The association between breastfeeding technique and knowledge with exclusive breastfeeding. JKKI J Kedokteran dan Kesehatan Indonesia. 2016;214–8. https://journal.uii.ac.id/JKKI/article/view/7116

Nurfatimah N, Labusa P, Noya F, Longgupa LW, Entoh C, Siregar NY, et al. Sosial ekonomi dan pengetahuan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif. Jurnal Sehat Mandiri. 2022;17(1):99–114. http://jurnal.poltekkespadang.ac.id/ojs/index.php/jsm/article/view/585

Zewdie A, Taye T, Kasahun AW, Oumer A. Effect of maternal employment on exclusive breastfeeding practice among mothers of infants 6–12 months old in Wolkite town, Ethiopia: a comparative cross-sectional study. BMC Womens Health. 2022;22(1):222. https://link.springer.com/article/10.1186/s12905-022-01816-9

Damayanti NA, Doda V, Rompas S. Status gizi, umur, pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6–12 bulan saat ibu kembali bekerja. Jurnal Keperawatan. 2020;8(1):23. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/28408

Sinta P, Salimo H, Pamungkasari EP. Multilevel analysis on the biosocial and economic determinants of exclusive breastfeeding. Journal of Maternal Child Health. 2017;2(4):356–70. https://thejmch.com/index.php/thejmch/article/view/71

Gribble, K.D., Smith, J.P., Gammeltoft, T., Ulep, V., Van Esterik, P., Craig, L. et al. ‘Breastfeeding and infant care as “sexed” care work: reconsideration of the three Rs to enable women’s rights, economic empowerment, nutrition and health’, Frontiers in Public Health 2023;11:p. 1181229. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1181229

Downloads

Published

2026-02-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BAYI 6–12 BULAN DI PUSKESMAS KASSI-KASSI. (2026). Hasanuddin Journal of Public Health, 7(1), 113-124. https://doi.org/10.30597/hjph.v7i1.48682

Similar Articles

21-30 of 120

You may also start an advanced similarity search for this article.