PELATIHAN WORKSHOP PENCEGAHAN BULLYING DAN PENGELOLAAN EMOSI

Authors

  • Ananda Stevvan Vallentino Petrix Pratama Universitas Pertamina
  • Andi Nur Aidha Azizah Universitas Pertamina
  • Siti Khasanah Universitas Pertamina
  • Dayyanah Malika Arief Universitas Pertamina
  • Aufa Salman Esfahan Universitas Pertamina
  • Arif Murti Rozamuri Universitas Pertamina

DOI:

https://doi.org/10.20956/jdp.v10i3.35844

Keywords:

Pelatihan, Workshop, Pengendalian emosi

Abstract

Emosi sering dianggap negatif, padahal merupakan reaksi alami manusia terhadap situasi tertentu dan melibatkan pengalaman perilaku serta fisiologis. Pada remaja, perkembangan emosi signifikan dan kompleks, sering membawa ketidakstabilan. Pengelolaan emosi penting untuk mencegah dampak negatif seperti gangguan konsentrasi, konflik, dan bullying. Program pengabdian masyarakat di SMKN 18 Jakarta bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bullying dan pentingnya pengelolaan emosi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan dan workshop yang terdiri dari kegiatan diskusi, praktek, observasi, dan kuisioner. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa melalui sesi interaktif dan diskusi. Manfaat jangka panjangnya adalah meminimalisir bullying, meningkatkan prestasi akademis, dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan dengan keterampilan mengelola emosi yang baik, sehingga mengurangi risiko masalah kesehatan mental dan depresi. Pelatihan diakhiri dengan praktik teknik pengelolaan emosi dan pengisian pre- dan post-test.

Kata kunci: Pelatihan, workshop, pengendalian emosi.

ABSTRACT

Emotions are often considered harmful, even though they are a natural human reaction to certain situations and involve behavioral and physiological experiences. The James-Lange theory explains that physiological stimuli trigger emotions. In adolescents, emotional development is significant and complex, often bringing instability. Emotion management is essential to prevent negative impacts such as impaired concentration, conflict, and bullying. For this reason, the community service program at SMKN 18 Jakarta on June 4, 2024, was held using training and workshop methods with discussion, practice, observation, and questionnaires. The aim is to increase students' awareness about bullying and managing emotions. This activity succeeded in increasing students' understanding through interactive sessions and discussions. The long-term benefits are minimizing bullying, improving academic achievement, and preparing students to face future challenges with good emotional management skills, thereby reducing the risk of mental health problems and depression. The training ends with practicing emotional management techniques and completing pre- and post-tests.

Keywords: Training, workshops, emotional control.

References

Jerath, R., Crawford, M. W., Barnes, V. A., dan Harden, K. (2015). Self-regulation of breathing as a primary treatment for anxiety. Applied psychophysiology and biofeedback, 40(2), 107-115. DOI:10.1007/s10484-015-9279-8.

Kusumasari Kartika Hima Darmayanti, Farida Kurniawati, D. D. B. S. (2019). Bullying di Sekolah : Pengertian, Dampak, Pembagian dan Cara Menanggulanginya. Ejournal.Upi.Edu/Index.Php/Pedago gia/Article/View/13980. https://ejournal.upi.edu/index.php/pe dagogia/article/view/13980.

Kalis, Gerardus Septian. (2022). 13 Cara Mengendalikan Emosi (Mudah Penerapannya).Doktersehat.Com/Psikologi/Kesehat an-Mental/Cara-Mengendalikan- Emosi/.

Kusumardi, A. (2024). Strategi Pembelajaran Sosial Emosional Dalam Pencegahan Perundungan , Bullying Pada Kurikulum Merdeka. LENTERNAL: Learning and Teaching Journal, 5(1), 10–26. https://doi.org/10.32923/lenternal.v5i 1.4161.

Paul Ekman Group,. Are There Universal Facial Expressions?. 2015. Diakses 19 Juni 2024. http://www.paulekman.com/ universal-facial-expressions/.

Setiawan S. (2024). “Emosi” Pengertian Menurut Para Ahli & Bentuk (Positif –Negatif). www.Gurupendidikan.Co.Id. https://www.gurupendidikan.co.id/pe ngertian-emosi/.

Suzanna, E., Junita, N., & Syahrial, S. (2023). Manajemen Emosi Pada Remaja Dalam Mencegah Perilaku Bullying Di Pondok Pesantren Al- Muslimun Lhoksukon. Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat, 2(2), 37–41. https://doi.org/10.51849/jp3km.v2i2.2 7.

Selvianda, N. P., Khozamah, K., Hasanah, I. D., & Surur, M. (2024). Strategi Inovatif Dalam Mengatasi Perilaku Bullying Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Minat Belajar Peserta Didik. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 11(01), 71–78.

Thabroni, G. (2021).Perkembangan Masa Remaja: Fisik, Kognitif, Psikososial, dsb. Serupa.Id. https://serupa.id/perkembangan- masa-remaja/.

Univerisat Psikologi. (2020). Teori Perkembangan Sosial-Emosional Menurut Para Ahli. www.Universitaspsikologi.Com. https://www.universitaspsikologi.com/2020/11/teori-perkembangan-sosial- emosional.html.

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Pratama, A. S. V. P., Azizah, A. N. A., Khasanah, S., Arief, D. M., Esfahan, A. S., & Rozamuri, A. M. (2025). PELATIHAN WORKSHOP PENCEGAHAN BULLYING DAN PENGELOLAAN EMOSI. Jurnal Dinamika Pengabdian, 10(3), 329–340. https://doi.org/10.20956/jdp.v10i3.35844