PEMBIBITAN RAMAH LINGKUNGAN MELALUI PEMANFAATAN BIBIT KULTUR PISANG DAN APLIKASI TRIBAKOMPOS DI KECAMATAN MATTIRO BULU KABUPATEN PINRANG
DOI:
https://doi.org/10.20956/jdp.v10i3.41399Keywords:
Bananas, Organic farming, Environmentally friendly, TribacompostAbstract
Pisang merupakan komoditas penting di Sulawesi Selatan, namun produktivitasnya masih dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk teknik budidaya yang belum optimal dan serangan hama penyakit. Program Pengabdian Kepada Masyarakat Unhas-Program Kemitraan (PPMU-PK) tahun 2024 bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas bibit pisang melalui inovasi teknologi pembibitan yang ramah lingkungan, khususnya dengan memanfaatkan tribakompos dan teknologi kultur jaringan. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, dengan melibatkan petani lokal dalam pelatihan praktis dan implementasi teknologi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam produksi bibit pisang yang sehat dan seragam menggunakan teknologi kultur jaringan. Penggunaan tribakompos tidak hanya meningkatkan kesuburan tanah dan struktur tanah, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Selain itu, pengenalan mikroba antagonis seperti Trichoderma spp. telah berhasil mengendalikan penyakit layu fusarium secara efektif. Melalui pendekatan ini, telah terbentuk kelompok tani yang mandiri dalam produksi bibit pisang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. Kegiatan ini juga telah berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan produksi pisang di daerah tersebut, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan keberlanjutan usaha pertanian.
Kata kunci: Pisang, pertanian organik, teknologi ramah lingkungan, tribakompos.
ABSTRACT
Bananas are an important commodity in South Sulawesi, but their productivity still faces various challenges, including suboptimal cultivation techniques and pest and disease attacks. The 2024 Unhas Community Service Program-Partnership Program (PPMU-PK) aims to improve the quality and productivity of banana seedlings through environmentally friendly seedling technology innovations, particularly by utilizing tribacompost and tissue culture technology. The activities were carried out in Mattiro Bulu Subdistrict, Pinrang Regency, involving local farmers in practical training and technology implementation. This activity showed a significant increase in producing healthy and uniform banana seedlings using tissue culture technology. Using tribacompost improved soil fertility and structure and reduced dependency on chemical fertilizers. In addition, introducing antagonistic microbes such as Trichoderma spp. has effectively controlled fusarium wilt disease. Through this approach, it is expected that farmer groups will be able to produce high-quality and environmentally friendly banana seedlings independently. This activity is also expected to make a significant contribution to increasing banana production in the region, as well as having a positive impact on community welfare through increased income and sustainable agricultural enterprises.
Keywords: Bananas, organic farming, environmentally friendly, tribacompost.
References
Agustin, I. S. D., Suryaminarsih, P., Sasikirono, P., &Wuryandari, Y. 2022. Pest and disease control in Cavendish banana seedlings resulting from tissue culture. Seminar Nasional Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur 2021. NST Proceedings. pages 99-104. doi: 10.11594/ nstp.2022.2013.
Angraini, S.D., 2024. Karakterisasi Morfologi dan Daya Simpan Enam Jenis Buah Pisang (Musa spp) di Kecamatan Cempa dan Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Skripsi. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia.
Arroan, VF, 2018. Keefektifan Formulasi Tribakompos dalam Menghambat Serangan Ralstonia syzygii subsp. celebensis in Planta dalam Skala Greenhouse. Skripsi. Departemen Ilmua Hama dan Penyakit Tumbuhan. Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin. Makassar.
Badan Pusat Statistik. 2023. Potret Usaha Pertanian Indonesia Menurut SubSektor. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Hartati S, Meliansyah R, Puspasari LT, & Suminar E. 2024. Pengenalan Penyakit pada Tanaman Pisang (Musa paradisiaca) dan Pengendaliannya di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Agrimasta: Jurnal Pengabdian Agrokompleks, 1(2): 56-64. doi: https://doi.org/10.24198/agrimasta.v1i2.53869.
Ihkwanisa, N., Nugraheni, A.A., Kurniawati, T., Fardhani, D.M., 2023. Uji antagonis Trichoderma spp terhadap layu Fusarium tanaman cabai (Capsicum annum). Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Vol 1: 22 Juli 2023.
Nawawi, A., 2023. Karakterisasi Morfologi dan Anatomi Tanaman Pisang (Musa sp.) di Kecamatan Cempa dan Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Skripsi. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Sulsel, 2023. Kunjungi Kampung Pisang di Pinrang, Pj Gubernur Bahtiar Perlihatkan Cara Cepat Perbanyak Anakan. Diakses Tanggal 3 Oktober 2024 (https://ppid.sulselprov.go.id/berita/kunjungi-kampung-pisang-di-pinrang-pj-gu-183).
Tuwo M, Baharuddin, Latunra AI, Masniawati A, Kuswinanti T., 2021. Effect of Organic Growth Supplements on In Vitro Shoot Regeneration of Banana cv. Barangan Musa acuminata Colla. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences 8(1): 124-130. doi: https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2021.v08.i01.p13.
Tuwo, M., T. Kuswinanti, A. Nasruddin and E. Tambaru, 2023. In vitro culture optimization of pomelo seeds (Citrus maxima (Burm.) Merr.): A South Sulawesi Orange. Pak. J. Biol. Sci., 26: 576-585. doi: https://doi.org/10.3923/pjbs.2023.576.585.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Dinamika Pengabdian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis diwajibkan untuk menandatangani "Surat Perjanjian Hak Cipta" atau Copyright Agreement untuk penyerahan ijin kepada pihak jurnal untuk menerbitkan tulisannya.
Authors are required to sign a "Copyright Agreement" to submit permission to the journal to publish their writings.



