PENGEMBANGAN PRODUK DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KABUPATEN BARRU, SULAWESI SELATAN

Authors

  • Fitriwati Djam`'an Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Hasanuddin
  • Hamid Paddu Universitas Hasanuddin
  • Indraswati Tri Abdi Reviane Universitas Hasanuddin
  • Nurdwiana Sari Saudi Universitas Hasanuddin
  • Muh. Agung Ady Mangilep Universitas Hasanuddin
  • Inzani Fitri Nurqamar Universitas Hasanuddin
  • Subhan Djaya Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.20956/jdp.v10i4.42019

Keywords:

Moringa oleifera, diversifikasi produk, pemberdayaan masyarakat, pencegahan stunting, kewirausahaan lokal, inovasi pengolahan pangan

Abstract

Program kemitraan pengembangan daun kelor (Moringa oleifera) di Kabupaten Barru bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui diversifikasi produk bernilai tambah guna mencegah stunting dan meningkatkan pendapatan. Kabupaten Barru memiliki potensi besar dalam budidaya kelor, namun pemanfaatannya masih terbatas karena rendahnya pemahaman masyarakat terhadap teknologi pengolahan, pengemasan, dan pemasaran. Program ini mengidentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu proses pengolahan yang masih tradisional, pengemasan tanpa standar industri, dan pemasaran yang terbatas di pasar lokal. Melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan transfer teknologi berbasis prinsip "petik, olah, jual", dilakukan pendampingan menyeluruh kepada kelompok tani perempuan di Kelurahan Takkalasi. Produk olahan yang dikembangkan meliputi teh, tepung, nugget, dan mie kelor. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi dan nilai ekonomi produk, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan lokal. Luaran yang ditargetkan meliputi publikasi ilmiah, peningkatan daya saing produk, serta perlindungan kekayaan intelektual atas inovasi hasil pengolahan kelor.  

Kata kunci: Moringa oleifera, diversifikasi produk, pemberdayaan masyarakat, pencegahan stunting, kewirausahaan lokal, inovasi pengolahan pangan.

ABSTRACT

The partnership program for the development of Moringa leaves (Moringa oleifera) in Barru Regency aims to improve community welfare through the diversification of value-added products to prevent stunting and increase income. Barru Regency has strong potential for cultivating Moringa, yet its utilization remains limited due to the community’s low awareness of processing, packaging, and marketing technologies. This program identifies three main issues: traditional and inefficient processing methods, non-standard packaging, and limited local market reach. Through a community empowerment approach and the application of the “harvest, process, sell” principle, comprehensive mentoring was provided to women farmer groups in Takkalasi Subdistrict. The developed Moringa-based products include tea, powder, nuggets, and noodles. This initiative not only improves the nutritional quality and economic value of Moringa products but also fosters local entrepreneurial spirit. The targeted outcomes include scientific publications, improved product competitiveness, and intellectual property protection for Moringa-based innovations.

Keywords: Moringa oleifera, product diversification, community empowerment, stunting prevention, local entrepreneurship, food processing innovation.

Author Biographies

Hamid Paddu, Universitas Hasanuddin

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Indraswati Tri Abdi Reviane, Universitas Hasanuddin

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Nurdwiana Sari Saudi, Universitas Hasanuddin

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Muh. Agung Ady Mangilep, Universitas Hasanuddin

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Inzani Fitri Nurqamar, Universitas Hasanuddin

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Subhan Djaya, Universitas Islam Makassar

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

References

Fact. M.R. (2024). Moringa Ingredient Demand Reaches US$ 16.37 Billion, Reshaping Global Industries. December 10, 2024 12:18 ET | Source: FACT.MR

Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food science and human wellness, 5(2), 49-56. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001

Muliawati D, Sulistyawati N, Utami FS. (2019). Manfaat ekstrak Moringa oleifera terhadap peningkatan tinggi badan balita. Yogyakarta: Prosiding Seminar Nasional Poltekkes Karya Husada. Http://jurnal.poltekkeskhjogja.ac.id/index.p hp/PSN/article/view/371.

Mauliku, N., Darmawan, F. H., Yuliana, H., Murtiani, F., & Norma, N. (2024). The Effect of Moringa (Moringa oleifera L.) Leaf Extract Capsules in Increasing Hemoglobin Levels in Adolescent Girls. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(1), 303-310. DOI: https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i1.4293.

Nugrawati, N., Ekawati, N., Sartika, D., &Wijaya, A. (2021). Edukasi Tentang Pemanfaatan Daun Kelor Guna Pencegahan Stunting Pada Kader Posyandu di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. Journal of Training and Community Service Adpertisi, 1(2)

Putra, A. I. Y. D., Setiawan, N. B. W., Sanjiwani, M. I. D., Wahyuniari, I. A. I., & Indrayani, A. W. (2021). Nutrigenomic and biomolecular aspect of Moringa oleifera leaf powder as supplementation for stunting children. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology, 6(1), 15. https://doi.org/10.22146/jtbb.60113.

Srikanth, S, V., Mangala, S., dan Subrahmanyam, G. (2014). Improvement of Protein Energy Malnutrition by Nutritional Intervention with Moringa Oleifera among Anganwadi Children in Rural Area in Bangalore India. International Journal of Scientific Study 2 (1); 1-4.

UMKMINDONESIA.ID., (2024). Peluang Ekspor Daun Kelor, Khasiatnya Bikin Produk Ini Banyak Dicari. 15 September 2024.

Downloads

Published

2025-07-06

How to Cite

Djam`'an, F., Paddu, H., Reviane, I. T. A., Saudi, N. S., Mangilep, M. A. A., Nurqamar, I. F., & Djaya, S. (2025). PENGEMBANGAN PRODUK DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KABUPATEN BARRU, SULAWESI SELATAN. Jurnal Dinamika Pengabdian, 10(4), 443–450. https://doi.org/10.20956/jdp.v10i4.42019