PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BONTO BUNGA MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN SUSU JAGUNG DAN PENGUATAN LEGALITAS UMKM

Authors

  • Igods Gabryaldo Universitas Hasanuddin
  • Pipi Diansari Universitas Hasanuddin
  • Ariella Ramadhani Universitas Hasanuddin
  • Andi Imelda Universitas Hasanuddin
  • Andi Syastiawan Universitas Hasanuddin
  • Zulfikar Syamsi Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.20956/jdp.v11i2.47123

Keywords:

Pemberdayaan masyarakat, Susu jagung, Legalitas, Sumberdaya Lokal, Pelatihan vokasional

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bonto Bunga, Kabupaten Maros, dalam program INOVAGRO 3.0 dengan tema "Inovasi Vokasional untuk Agribisnis Pangan Berkelanjutan." Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah jagung menjadi produk bernilai tambah berupa susu jagung serta meningkatkan pemahaman mengenai legalitas produk. Metode partisipatif yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan teknis, praktik langsung, dan refleksi. Sebanyak 25 peserta, terdiri dari pelaku UMKM, anggota PKK, koperasi, dan BUMDes, mengikuti kegiatan ini. Kegiatan menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengolahan susu jagung yang lebih baik termasuk prosedur legalitasnya serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya inovasi berbasis sumber daya lokal. Program ini juga memperkuat interaksi sosial dan kapasitas ekonomi masyarakat. Pendekatan vokasional yang praktis terbukti mampu menghubungkan pengetahuan teknis dengan kebutuhan nyata masyarakat setempat.   

Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, susu jagung, legalitas, sumber daya lokal, pelatihan vokasional.

 

ABSTRACT

This community service was conducted in Bonto Bunga Village, Maros Regency, under the INOVAGRO 3.0 program with the theme 'Vocational Innovation for Sustainable Food Agribusiness.' The program aimed to improve community skills in processing corn into value-added corn milk products and to increase understanding of product legality. The participatory method included socialization, counseling, technical training, direct practice, and reflection. Twenty-five participants, including MSMEs, PKK members, cooperatives, and BUMDes, joined the program. The activities resulted in increased knowledge on legality procedures, better corn milk processing skills, and raised awareness of innovation using local resources. This program also strengthened social interaction and economic capacity. The practical vocational approach effectively linked technical knowledge with local community needs.

Keywords: Community empowerment, corn milk, legality, local resources, vocational training.

References

Amboisa, N. F., Pradita, A. E., Iku, A. B., & Pratiwi, A. Y. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan dalam pembangunan desa. Journal of Community Service and Society Empowerment, 2(1), 61–73. https://doi.org/10.59653/jcsse.v2i01.429

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Bahayyil, M. F., Utami, R. A., Soejono, D., & Ibanah, I. (2025). Analisis nilai tambah dan Business Model Canvas agroindustri cocofiber CV Sumber Sari Kabupaten Jember. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 13(1), 61–75. https://doi.org/10.29244/jai.2025.13.1.61-75

El Hasanah, L. N., & Isfianadewi, D. (2019). Diversifikasi olahan jagung untuk penguatan ketahanan pangan di Desa Soropaten. J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v4i1.1045

Fachri, A., & Putra, M. F. D. (2024). Studi komparatif kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan agribisnis pada kelompok binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat. Jurnal Administrasi Bisnis Nusantara, 3(1), 13–22. https://doi.org/10.56135/jabnus.v3i1.138

Fatahullah, F., & Hilmi, M. A. (2024). Food estate: Ancaman ataukah peluang bagi ketahanan pangan Indonesia? Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(4), 1313–1326. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2024.008.04.7

Gallop, C. J., Guthrie, B., & Asante, N. (2023). The impact of experiential learning on professional identity: Comparing community service-learning to traditional practica pedagogy. Journal of Experiential Education, 46(4), 474–490. https://doi.org/10.1177/10538259231154888

Handayani, F. A., Ansori, & Noor, A. H. (2025). Participatory learning based on entrepreneurship in independent women’s groups. Journal of Educational Experts (JEE), 8(2), 47–54. https://doi.org/10.30740/jee.v8i1.252

Hartono, H., Wahyuni, S., Utami, H., & Rohman, F. (2023). Pendampingan pengurusan NIB dan sertifikat PIRT bagi pelaku UMKM Bendogerit, Kota Blitar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 72–78. https://doi.org/10.55606/jpmi.v2i2.1855

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Lamadi, A., Suherman, S. P., & Nento, W. R. (2021). Pemanfaatan Diversifikasi Olahan Jagung untuk Meningkatkan Gizi dan Pendapatan Masyarakat Desa Bohulo Kabupaten Gorontalo Utara. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 6(1), 114–120. https://doi.org/10.26905/abdimas.v1i1.4920

Maulana, F. A., & Mawardi, A. I. (2025). Pendampingan legalitas melalui pendaftaran PIRT pada UMKM di Kelurahan Klampis Ngasem, Kota Surabaya. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(2), 1934–1942. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i2.5597

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.

Mukhlishah, N., Syam, A. S., Ansar, & Mahi, F. (2023). Diversifikasi pangan olahan jagung sebagai upaya pengembangan agroindustri di Desa Tarowang Kabupaten Takalar. Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 1(2), 53–58. https://doi.org/10.58227/intisari.v1i2.45

Mustafa, A., & Sapsal, M. T. (2018). Diversifikasi Produk Olahan Jagung Menjadi Jagung Marning Berbagai Rasa. Jurnal Dinamika Pengabdian, 3(2). https://doi.org/10.20956/jdp.v3i2.4252

Najamudin, F., & Al Fajar, A. H. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumber Daya Lokal Melalui Pendekatan ABCD untuk Mencapai SDG 1 Tanpa Kemiskinan. Jurnal Pekerjaan Sosial, 7 (2), 142-158. https://doi.org/10.24198/focus.v7i2.58936

Nurhaida, D., Busnetty, I., Tambunan, T. T. H., & Munawar, M. A. (2023). Pemberdayaan kelompok ibu PKK melalui pelatihan olahan pangan lidah buaya dengan metode Participatory Rural Appraisal. Buletin Udayana Mengabdi, 22(4), 235–240. https://doi.org/10.24843/BUM.2023.v22.i04.p11

Nuryana, R. S., Jatnika, D. C., & Firsanty, F. P. (2025). Efektivitas Sosialisasi Sebagai Pendekatan Partisipatif Dalam Program Sosial: Tinjauan Sistematis Literatur. Social Work Journal, 15(1), 35–47. https://doi.org/10.40159/share.v15i1

Paramartha, I. G. A. Y., & Wardani, K. D. K. A. (2025). Pemberdayaan UMKM melalui edukasi legalitas PIRT: Strategi efektif untuk memperluas pasar. Sewagati, 9(1). https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i1.777

Prasetyo, A. D., & Murti, I. (2025). Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa di Desa Wage, Kabupaten Tulungagung. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 5(1), 85–95. https://doi.org/10.69957/praob.v5i01.2144

Purnawati, E., & Sulistiyasni. (2023). Peran Tridharma Perguruan Tinggi dalam pemberdayaan UMKM masyarakat desa. PIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(4), 189–197. https://doi.org/10.35960/pimas.v2i4.1288

Widayati, T., Khamimah, & Ratnawati, A. T. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan susu sapi menjadi produk bernilai tambah untuk meningkatkan ekonomi lokal. BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(8), 835–840. https://doi.org/10.62335/besiru.v2i8.1653

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Gabryaldo, I., Diansari, P., Ramadhani, A., Imelda, A., Syastiawan, A., & Syamsi, Z. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BONTO BUNGA MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN SUSU JAGUNG DAN PENGUATAN LEGALITAS UMKM. Jurnal Dinamika Pengabdian, 11(2), 190–203. https://doi.org/10.20956/jdp.v11i2.47123