PEMBERDAYAAN DESA BINAAN: PENINGKATAN NILAI TAMBAH GULA AREN MELALUI TRANSFER TEKNOLOGI PASCA PANEN NIRA DAN DIVERSIFIKASI PRODUK DI DESA BONTO MANURUNG, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.20956/jdp.v11i3.48028Keywords:
Bina desa, pemberdayaan, transfer teknologi, Manajemen, Pemasaran, gula arenAbstract
Desa Bonto Manurung merupakan salah satu desa di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, dengan luas wilayah mencapai 40,55 km². Wilayah ini memiliki potensi sumber daya hutan bukan kayu (HBK), khususnya tanaman aren, yang menjadi komoditas unggulan masyarakat setempat. Program Bina Desa Tahun I (2025) di Desa Bonto Manurung difokuskan pada peningkatan nilai tambah produk gula aren melalui perbaikan teknologi penyadapan dan pascapanen nira aren, serta diversifikasi produk olahan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa, khususnya kelompok penyadap, pengrajin, dan pelaku usaha gula aren, dalam aspek teknologi produksi, manajemen usaha, serta strategi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa dan kelompok mitra. Kegiatan awal berupa benchmarking dan sosialisasi bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta mitra dilakukan untuk memperkenalkan rencana program Bina Desa selama tiga tahun. Kemudian Transfer Teknologi dilaksanakan melalui pelatihan, praktik langsung dan pendampingan terhadap 20 anggota Kelompok Aren Jaya dan 20 anggota Kelompok Aren Tompobulu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam mengembangkan produk gula aren bernilai tambah tinggi. Program ini diharapkan menjadi landasan bagi keberlanjutan kegiatan pada tahun-tahun berikutnya melalui penguatan kapasitas produksi, manajemen usaha, serta strategi pemasaran berbasis komunitas desa yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Kata kunci: Diversifikasi pengolahan, gula aren, manajemen pemasaran.
ABSTRACT
Bonto Manurung Village is one of the villages in Tompobulu District, Maros Regency, with an area of up to 40.55 km². This area has the potential for non-timber forest products (NTFPs), specifically the sugar palm plant, which is a leading commodity for the local community. The Year I (2025) Desa Binaan Program in Bonto Manurung Village is focused on increasing the added value of palm sugar products through improvements in tapping technology and post-harvest handling of palm sap, as well as product diversification. In addition, this activity aims to enhance the capacity of the village community, particularly the tapper groups, artisans, and palm sugar business actors, in terms of production technology, business management, and marketing strategies. The activities were carried out with the full support of the Village Government and partner groups. Initial activities, including benchmarking and socialization with village officials, community leaders, and partners, were conducted to introduce the three-year Desa Binaan Program plan. Subsequently, Technology Transfer was carried out through training, hands-on practice, and mentoring for 20 members of the Aren Jaya Group and 20 members of the Aren Tompobulu Group. The results of the activities show an increase in the community's knowledge, skills, and motivation in developing high value-added palm sugar products. This program is expected to serve as a foundation for the sustainability of activities in the years to come through the strengthening of production capacity, business management, and community-based marketing strategies that are competitive and sustainable.
Keywords: Product diversification, palm sugar, marketing strategies.
References
Aprellia, K. D., Purwanto, M. A., Putri, N. K., Agatha, S. D., & Dewi, L. D. (2024). Dampak Mengkonsumsi Minuman Keras Pada Kalangan Remaja. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, 2(3), 36-49.
Ariyanto. (2022). Pengaruh Lama Waktu Pemasakan Nira Aren Terhadap Kualitas Aren Cair. Universitas Jambi: Skripsi.
Filiani, W., Yelfiarita, Veronice. (2021). Komparasi Nilai Tambah Gula Aren dan Gula Semut di Kelompok Tani Mutiara. Jurnal Sains Agribisnis, 1(2), 75-92.
Hutami, R., Pribadi, M. F. I., Nurcahali, F., Septiani, B., Andarwulan, N., Sapanli, K., Zuhud, E., Al-Manar, P., Ichsan, N., & Wahyudi, S. (2023). Proses Produksi Gula Aren Cetak (Arenga pinnata, Merr) di Indonesia. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 5(2), 119-130.
Musdalifah., Djafar, M., & Mukhlisa, A. N. (2022). Inventarisasi Nilai Kerapatan dan Manfaat Ekonomi Tanaman Aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) di Kecamatan Tompobulu (Studi Kasus: Desa Bonto Somba, Bonto Manutung, dan Bonto Manai). Jurnal Eboni, 4(20), 41-47.
Tawali, A. B., Mahendradatta M., Arifin A. S., & Yuansa, S. C. (2025). Aren (Arenga Pinnata) Komoditi Lokal dengan Berbagai Manfaat. Unhas Press .
Tawali, A. B., Yuansah, S. C., Arifin, A. S., & Asfar, M. (2024). Teknologi Tepat Guna (TTG) Pascapanen dan Pengolahan Gula Nira. Booklet, Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Dinamika Pengabdian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis diwajibkan untuk menandatangani "Surat Perjanjian Hak Cipta" atau Copyright Agreement untuk penyerahan ijin kepada pihak jurnal untuk menerbitkan tulisannya.
Authors are required to sign a "Copyright Agreement" to submit permission to the journal to publish their writings.



