PENDAMPINGAN MINA PADI VERTIKAL, LEGALISASI TRANSAKSI, DAN TERTIB ADMINISTRASI MAMPU MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN HEWANI DAN NABATI SERTA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA SIPODECENG, KECAMATAN BARANTI, KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG

Authors

  • Edison Saade
  • Amir Yassi Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
  • Sri Susyanti Nur Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.20956/jdp.v11i4.48862

Keywords:

Kabupaten Sidrap, Ketahanan pangan, legalitas transaksi, Mina padi vertikal, Tertib administrasi

Abstract

Ketika isu ketahanan pangan dan perubahan iklim menjadi perhatian dunia, langkah konkret untuk mengatasi dua tantangan itu justru datang dari daerah. Di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Universitas Hasanuddin (UNHAS) memperkenalkan inovasi Mina Padi Vertikal — sistem budidaya ikan terintegrasi dengan padi apung — yang dilakukan melalui kegiatan Demplot di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti. Program ini bukan hanya eksperimen akademik, tetapi menjadi wujud nyata kolaborasi kampus dan masyarakat dalam menjawab persoalan strategis: bagaimana menyediakan pangan berkelanjutan sambil meningkatkan kesejahteraan petani dan pembudidaya ikan. Minapadi sejatinya adalah harmoni ekologis antara tanaman padi dan ikan dalam satu sistem lahan. Ikan memperoleh makanan alami dari sisa tanaman dan gulma, sementara kotoran ikan menjadi pupuk organik bagi padi. Namun, inovasi terbaru yang diperkenalkan oleh tim UNHAS ini menghadirkan pendekatan baru — Mina Padi Vertikal — di mana posisi ikan nila berada di bawah tanaman padi yang ditanam dalam pot plastik di atas lembaran gabus (styrofoam). Sistem ini tidak sekadar efisien, tetapi juga adaptif terhadap wilayah rawan banjir seperti di Sidrap bagian tengah. Selain itu, pada pengabdian masyarakat ini juga dilakukan sosialisasi dan simulasi tentang teknologi pembuatan pakan ikan berbasis bahan baku lokal, pentingnya legalisasi transaksi saat penjualan atau penggadaian sawah, serta tertib administrasi. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini disimpulkan bahwa pendampingan Mina Padi Vertikal, pembuatan pakan ikan, legalisasi transaksi penjualan atau penggadaian sawah, dan tertib administrasi oleh kelompok masyarakat mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dari 30% menjadi 90% dan meningkatkan produktivitas, ketahanan pangan, kesejahteraan dan kenyamanan hidup serta profesionalisme pengelolaan organisasi di Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap.

Kata kunci: Kabupaten Sidrap, ketahanan pangan, legalitas transaksi, mina padi vertikal dan tertib administrasi.

 

 

ABSTRACT

While food security and climate change are global concerns, concrete steps to address these challenges are coming from within the regions. In Sidenreng Rappang (Sidrap) Regency, Hasanuddin University (UNHAS) introduced the Vertical Minapadi innovation—a fish farming system integrated with floating rice—through a demonstration plot in Sipodeceng Village, Baranti District. This program is not merely an academic experiment, but a concrete manifestation of campus-community collaboration in addressing a strategic issue: how to provide sustainable food while improving the welfare of farmers and fish farmers. Minapadi is essentially an ecological harmony between rice plants and fish in a single land system. Fish obtain natural food from crop residues and weeds, while fish waste serves as organic fertilizer for the rice. However, the latest innovation introduced by the UNHAS team presents a new approach—Vertical Minapadi—where tilapia are positioned beneath the rice plants, which are planted in plastic pots on top of styrofoam sheets. This system is not only efficient but also adaptive to flood-prone areas such as central Sidrap. In addition, this community service program also included outreach and simulations on fish feed production technology based on local raw materials, the importance of legalizing transactions when selling or pledging rice fields, and administrative procedures. Based on the results of this community service, it was concluded that vertical rice-fish farming, fish feed production, legalizing rice-fish sales or pledging transactions, and administrative procedures by community groups increased knowledge and skills from 30% to 90%, and increased productivity, food security, and welfare, comfort of living, and professionalism in organizational management in Sipodeceng Village, Baranti District, Sidrap Regency.

Keywords: Sidrap Regency, food security, transaction legality, vertical rice-fish farming, and administrative procedures.

References

Aryadi, A., Jariah, A., Sari, M., Sutrisno, E., & Hidayat, N. (2022). Pendampingan dan Peningkatan Kualitas Pengelolaan Administrasi Keuangan pada Usaha Industri Kecil Menengah “Tau Hinje” di Kelurahan Kereng Bangkira. PengabdianMu: Jurnal Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, Vol 7, no 4 https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v7i4.2889.

La’bi, J.M. A , Nur, S.S., dan Lahae, K. (2018). Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (Ptsl) Terhadap Tanah Tongkonan. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum, & Pengajarannya 118 p-ISSN 1412 – 517X e-ISSN 2720 – 9369.

Makmur, M., Yassi, A., & Saade, E. (2023). Produksi Padi dan Ikan Mas pada Berbagai Pengelolaan Air, Jenis Varietas dan Dosis Pakan Ikan dengan Sistem Minapadi. Jurnal Pertanian Agros, 25(3), 1971-1985.

Nasrul, M., Rasyid, B., & Saade, E. (2023). Effect of Different Feed Nitrogen on Nutrient Flow, Performance, and Productivity In The Minapadi System. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 1230 (2023) 012218 IOP Publishing doi:10.1088/1755-315/1230/1/012218.

Nur, S.S., Patittingi, F. & Anindhita, A.B. 2021. Protecting Tongkonan Traditional Areas in The Cultural Reserve Area in Toraja. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 870 012005.

Nur., S.S. & Polontoh, M. E. 2024. Hak Penguasaan dan Kepemilikan Atas Tanah Adat Tongkonan: Dalam Perspektif Hukum Agraria Nasional. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Pide., A. S. M., & Nur, S. S. 2009. Dasar-Dasar Hukum Adat. Pustaka Pelita, Makassar, 2009.

Rebrisat, N., Lahae, K., dan Nur, S.S. (2021). Implementasi Asas Rechstverwerking dalam Memperoleh Hak Atas Tanah dalam Sistem Pendaftaran Tanah Di Indonesia. USTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora. Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. ISSN Cetak :2354-9033 |ISSN Online :2579-9398 http://jurnal.um.tapsel.ac.id/index.php/Justitia| Vol. 8 No. 5.

Saade, E. (2023). Teknologi dan Manajemen Pakan. Pedoman Praktikum. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Saade, E., Trijuno, D. D., Haryati, & Zainuddin. (2014). Pertumbuhan ikan koi yang diberi pakan mengandung tepung, Euchema cottoni .Jurnal Akuakultur Indonesia 13 (2), 140–145.

Saade, E., Andriani, I., & Hidayani, A. A. (2024). Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Ikan Nila Di Kolam Terpal Resirkulasi dan Teknologi Pembuatan Pakannya Di Pondok Pesantren Modern Islam Shohwatul Is’ad Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Jurnal Dinamika Pengabdian, 9 (2), 357-367.

Saade, E. & Azis, H. Y. 2023. Pedoman Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal dengan Recirculating Aquaculture System. Universitas Hasanuddin. Makassar. 100 hal.

Sarbini & Sumawinata. (2004). Politik Ekonomi Kerakyatan. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. 99 hal.

Syamsuddin, R., Karim, M.Y., Zainuddin, Rustam, Saade, E., Bohari, R., Malina, A. C., Sriwulan, & Hiadayani, A. A. 2022. Dasar-dasar Akuakultur. Unhas Press. Makassar. 225 hal.

Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). 7 Desember 2025.

Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960.

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Yassi, A., Kaimuddin, & Ekawati, I. (2020). Paddy-fish Cultivation within an Integrated Farming System. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 575 (2020) 012144 IOP Publishing doi:10.1088/1755-1315/575/1/012144.

Yassi, A., Farid, M., Anshori, F., Muchtar, H., Syamsuddin, R., & Adnan, A. (2023). The Integrated Minapadi (Rice-Fish) Farming System: Compost and Local Liquid Organic Fertilizer Based on Multiple Evaluation Criteria. Jurnal Agronomy, 13(4), 978

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Saade, E., Yassi, A., & Nur, S. S. (2026). PENDAMPINGAN MINA PADI VERTIKAL, LEGALISASI TRANSAKSI, DAN TERTIB ADMINISTRASI MAMPU MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN HEWANI DAN NABATI SERTA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA SIPODECENG, KECAMATAN BARANTI, KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG. Jurnal Dinamika Pengabdian, 11(4), 365–376. https://doi.org/10.20956/jdp.v11i4.48862