PEMANFAATAN TEKNOLOGI BIOPORI UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN LINGKUNGAN DI DESA BULUHCINA KECAMATAN SIAK HULU, KABUPATEN KAMPAR

Authors

  • Fifia Chandra Fakultas Kedokteran Universitas Riau
  • Huriatul Masdar Medical Faculty, Riau University

DOI:

https://doi.org/10.20956/jdp.v6i1.7964

Abstract

Buluhcina Village, Siak Hulu Subdistrict, Kampar Regency is located on the banks of the Kampar river. Flood occurs almost every year so that pools of water are formed. The behavior of the people of Buluhcina Village in processing the organic waste they produced remain poor. Therefore, there must be a way to overcome it by applying biopori technology in Buluhcina Village, Siak District, Kampar Regency. Counseling activities and training on household waste management were held in the Buluhcina Village Hall, Siak Hulu District, Kampar Regency on October 5th, 2019. The activity was attended by 16 participants. The result showed the increases the level of knowledge about organic household waste management after counseling, from 55.69 ± 10.216 to 72.44 ± 12.101 (p <0.002).   Keywords: Biopori infiltration holes, organic household waste management, organic waste.   ABSTRAK Desa Buluhcina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar terletak di pinggiran sungai Kampar. Hampir setiap tahunnya Desa Buluhcina ini terjadi banjir. Jika banjir sudah surut maka akan terjadi genangan-genangan air pada halaman rumah masyarakat atau di lahan kosong. Selain itu jika terjadi hujan genangan-genangan air ini pasti banyak terjadi. Perilaku masyarakat desa Buluhcina dalam mengolah sampah organik yang mereka hasilkan tergolong buruk. Oleh karena itu perlu dilakukan cara untuk menanggulangi kondisi tersebut salah satunya dengan cara mengelola sampah rumah tangga organik dengan menerapkan teknologi lubang resapan biopori di Desa Buluhcina Kecamatan Siak Kabupaten Kampar. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga organik berlangsung di Balai Desa Buluhcina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar pada tanggal 5 Oktober 2019. Kegiatan tersebut diikuri oleh 16 peserta. Analisis ketercapaian menunjukkan terjadinya peningkatan yang bermakna pada tingkat pengetahuan tentang pengelolaan sampah rumah tangga organik setelah penyuluhan, yaitu dari 55,69 ± 10,216 menjadi 72,44 ± 12,101 (p<0,002).   Kata kunci: Lubang resapan biopori, pengelolaan sampah rumah tangga organik, sampah organik.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Fifia Chandra, Fakultas Kedokteran Universitas Riau

KJF IKM-KK Fakultas Kedokteran Universitas Riau

References

Dani C. Aspek kesehatan masyarakat dalam AMDAL. 2011.

Departemen Kesehatan RI. Penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana banjir bagi pengelola tingkat kabupaten/kota.2007.

Ernawati. Pola manajemen sampah di kota Pekanbaru. 2016.

Hilwatullisan. Lubang resapan biopori pengertian dan cara membuatnya dilingkungan kita. 2009.

Ikhtiar M. Pengantar kesehatan lingkungan. 2015.

Karuniastuti N. Teknologi biopori untuk mengurangi banjir dan tumpukan sampah organik. 2015.

Purnama G. Pengolahan sampah organik rumah tangga. 2016.

R kamir. Lubang resapan biopori. 2008.

SL Imran. Dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan dan manusia. 2005.

Downloads

Published

2020-11-18

How to Cite

Chandra, F., & Masdar, H. (2020). PEMANFAATAN TEKNOLOGI BIOPORI UNTUK MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN LINGKUNGAN DI DESA BULUHCINA KECAMATAN SIAK HULU, KABUPATEN KAMPAR. Jurnal Dinamika Pengabdian, 6(1), 116-121. https://doi.org/10.20956/jdp.v6i1.7964