Dekonstruksi Dekonstruksi Teori Receptie dalam Praktik Adat Badamai pada Masyarakat Banjar Kontemporer

Adat Badamai; Teori Receptie; Dekonstruksi; Masyarakat Banjar; Keadilan Restoratif.

Penulis

  • M. Abrar Dahlan S.H Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
  • Ahmadi Hasan State Islamic University of Antasari Banjarmasin
  • Gusti Muzainah State Islamic University of Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.20956/jl.v9i2.50190

Kata Kunci:

Adat Badamai, Deconstruction, Restorative Justice, Banjar Community, Receptie Theory

Abstrak

Artikel  ini bertujuan untuk menganalisis integrasi hukum Islam dan adat dalam praktik Adat Badamai pada masyarakat Banjar sebagai bentuk dekonstruksi terhadap Teori Receptie kolonial. Secara historis, Teori Receptie yang dipopulerkan oleh Snouck Hurgronje menempatkan adat sebagai filter bagi keberlakuan hukum Islam, sebuah konstruksi yang dianggap gagal menangkap realitas sosiologis di Tanah Banjar. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan pendekatan dekonstruksi, kajian ini membedah bagaimana nilai-nilai Islam seperti ishlah (perdamaian) dan diyat (kompensasi) menyatu secara organik dalam struktur tradisi lokal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi masyarakat Banjar, Islam adalah substansi (jiwa) sedangkan adat adalah wadah (raga), sehingga pemisahan keduanya merupakan kemustahilan sosiologis. Mekanisme Bapapatutan dalam Adat Badamai terbukti efektif sebagai instrumen keadilan restoratif yang mengedepankan pemulihan harmoni sosial dan pencarian keberkahan (barakat) daripada sekadar penghukuman retributif. Praktik ini merepresentasikan the living law yang sejalan dengan semangat pembaruan hukum nasional dalam KUHP Baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sinergi antara lembaga adat dan aparat penegak hukum sangat krusial untuk mempertahankan ketertiban sosiologis berbasis kearifan lokal di masa depan

 

Referensi

Hani Sholihah, Kasja Eki Waluyo, Burhanuddin, Iqbal Subhan Nugraha, Furqan Mawardi, Uwoh Abdullah, Syaflin Halim, Abdul Aziz. HUKUM KELUARGA ISLAM. Edited by Gusmalia Ari Novendra. Indonesia: CV. PUSTAKA INSPIRASI MINANG, 2024.

Afandono Cahyo Putranto, Irwan Triadi. “Konsep Hukum Pidana Adat Pasca Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Perspektif Living Law.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 5 (2025): 7317–38. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/2372.

AHMAD KAMIL, NURASIAH, FAISAR ANANDA ARFA. “TEORI PEMBERLAKUAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA.” Andrew Law Juornal 4, no. 2 (2025): 924–43.

Anggraeni, Icha Sri Herlina dan Happy Yulia. “HARMONISASI ASAS LEGALITAS FORMAL DENGAN PENGAKUAN HUKUM YANG HIDUP DI MASYARAKAT (LIVING LAW) DALAM KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA NASIONAL HARMONIZATION OF THE PRINCIPLE OF FORMAL LEGALITY WITH THE RECOGNITION OF LIVING LAW IN SOCIETY IN THE NATIONAL .” Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis 6, no. 7 (2025): 1–16.

Arlan, Abd. Rahman R, and Rahmatia HL. “Perkembangan Hukum Islam Sejak Masa Kerajaan Islam Di Indonesia Hingga Era Reformasi.” Jurnal Inovasi Dan Kajian Multidisipliner Kontemporer 1, no. 2 (2025): 910–19. https://doi.org/10.47435/al-ahkam.v4i2.1076.

Dia Marisah, Yuli Lastriana Nasution, Nur Asiah Aini, Mhd. Arif Hasibuan, M. Kemal Arifin. “Mediasi: Pengertian, Peran Mediator, Dan Tahapan Proses Mediasi.” Journal Research and Education Studies 5, no. 3 (2023): 3277–87.

Dr. Diana R. W. Napitupulu, S.H., M.H., M.Kn., M.Sc. HUKUM ORANG DAN KELUARGA. Edited by M.Sc. Dr. Diana R. W. Napitupulu, S.H., M.H., M.Kn. Indonesia: UKI Press, 2023.

Dulsukmi Kasim, and Muhammad Ghazali Rahman. “Dinamika Pemberlakuan Hukum Islam Di Indonesia (Jejak, Produk, Dan Potensi Pengembangannya).” Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam 6, no. 1 (2025): 24–40. https://doi.org/10.55623/au.v6i1.389.

Erfan, Muhammad, Nor Fadillah, and Fitriah Fitriah. “Hukum Adat Di Indonesia: Aspek, Teori, Dan Penerapan.” Maqashiduna: Jurnal Hukum Keluarga Islam 2, no. 2 (2024): 123–47. https://doi.org/10.47732/maqashiduna.v2i2.568.

Florentina Puan Lintang Sabrilla, Ahmad Ulinnajah. “DOMINASI HUKUM ADAT ATAS HUKUM ISLAM SEBAGAI STRATEGI KOLONIAL BELANDA MEMPERTAHANKAN KEKUASAAN DI INDONESIA.” Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 12, no. 11 (2025): 4343–55.

Gusti Muhammad Raja Putra Perdana, Khairunnisa Khairunnisa, Rahmiati Rahmiati, and Abdul Aziz Muslim. “Badamai Sebagai Model Penyelesaian Sengketa Berbasis Kearifan Lokal: Kajian Efektivitas Budaya Hukum Adat Di Kabupaten Banjar.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 3 (January 6, 2026): 16423–27. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4815.

Hasan, Ahmadi. “Penyelesaian Sengketa Hukum Berdasarkan Adat Badamai pada Masyarakat Banjar dalam Kerangka Sistem Hukum Nasional.” Universitas Islam Indonesia, 2007.

Huda, Sokhi, and Abd. Syakur. Nuansa Kajian Sejarah Dan Budaya Islam (Antologi Reviu Artikel Jurnal). Volume 1-3. Surabaya: CV. Revka Prima Media, 2021.

Husin, M. Sadam. “Implementasi Teori-Teori Hukum Islam Di Indonesia.” Journal Istilah Hukum 1, no. 1 (2025): 66–79.

Idrus M. Said1, Asbar Tantu, Ramlah Dahlan. “TEORI-TEORI BERLAKUNYA HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA.” Jurnal Ilmu Hukum Dan Ekonomi Islam 7, no. 1 (2025): 1–14.

Ilham Prayuga, Kasmanto rinaldi. Restorative Justice DiDesa: Transformasi Penyelesaian Konflik Menuju Kekeluargaan. Edited by Agisni Sofatunisa Kristianty Retnawat. Indonesia: CV. Mega Press Nusantara, 2023.

Izzah, Nurul, and Sri Suyanta. “Pemikiran Mohammad Abid Al Jabiri Tentang Dekonstruksi Pemikiran Islam.” Jurnal Studi Islam 3, no. 1 (2026): 290–307.

Jannah, Miftahu, Kurniati, Musyfikah Ilyas. “Dialektika Receptio In Complexu Dan Receptio A Contrario : Implementasi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Studi Islam 17, no. 2 (2025): 269–89.

Jannah UIN Alauddin Makassar, Miftahul, Kurniati UIN Alauddin Makassar, and Musyfikah Ilyas UIN Alauddin Makassar. “Dialektika Receptio In Complexu Dan Receptio A Contrario: Implementasi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Studi Islam 17, no. 2 (2025): 269–89. https://e-jurnal.iainsorong.ac.id/index.php/Tasamuh.

Karina Novian Muriani R, Nurrohman. “ACUAN TEORI POLITIK HUKUM KELUARGA DI INDONESIA.” Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 2 (2024): 053–064.

Latif, Mukhlis, and Muhammad Mutawalli. “Fiqh of Civilization in Building a Legal State : The Relevance of Muhammad Arkoun ’ s Thought.” Jurnal Pemikiran Islam 33, no. 2 (2023): 207–30.

Lubis, Marwan. “TEORI- TEORI HUBUNGAN HUKUM AGAMA DENGAN HUKUM NEGARA.” Jurnal Hukum Sekolah Tinggi Agama Islam Umar Bin Khattab Ujung Gading 1, no. 2 (2025): 50–62.

Lucky Hasan Omega. “Teori Receptie, Dan Teori Receptie a Contrario Dalam Pusaran Muslim Minoritas Dan Muslim Mayoritas Indonesia.” Jurnal Syntax Admiration 4, no. 9 (2023): 1381–92.

Luthfi, Resha Husain. “PEMBACAAN DEKONSTRUKSI ATAS ISLAM NUSANTARA PERSPEKTIF JACQUES DERRIDA.” Ournal Of Educational and Religious Perspectives 1, no. 3 (2025): 39–49.

M. Suriansyah Ideham, B.A. Hj.Jurliani Djohansjah Prof. Dr. H. Djantera Kawi Drs. H. Sjarifuddin Drs. H. Syamsiar Seman Drs. H.A. Gazali Usman Drs. H. Bachtiar Sanderta Drs. H. Syarifuddin R H.M. Adjim Arijadi Drs. Muhammad Mugeni Drs. M. Zainal Arifin An, M.Hum Dra. Hj. Siti Hadijah Drs. Agus Triatno Drs. Wajidi. URANG BANJAR DAN KEBUDAYAANNYA. Edited by M.Hum Drs. Wajidi M. Suriansyah Ideham, B.A. Drs. H. Sjarifuddin Drs. M. Zainal Arifin Anis. Indonesia: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, 2005.

Muh Ihkhsan, Kurniati, Musyfikah Ilyas. “Implementasi Qisas Dan Diyat Dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia : Analisis Normatif Terhadap Kompatibilitas Syariat Islam Dengan Hukum Positif.” Media Hukum Indonesia (MHI) 4, no. 1 (2026): 1112–24.

Muhaimin, Dr. Metode Penelitian Hukum. Edited by Fatia Hijriyanti. Juni. Tim Matara. Mataram, NTB, 2020. https://www.uptpress.unram.ac.id.

Muhammad, Gusti, Raja Putra, Abdul Aziz, and M Radini. “KALIMANTAN SELATAN The Effectiveness of Legal Dispute Resolution Based on Local Wisdom of Badamai Customary Law Culture in South Kalimantan.” Wijaya Putra Law Review 4, no. 2 (2025): 175–88.

Muhammad, Gusti, Raja Putra, and Abdul Aziz Muslim. “Badamai Sebagai Model Penyelesaian Sengketa Berbasis Kearifan Lokal : Kajian Efektivitas Budaya Hukum Adat Di Kabupaten Banjar.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 3 (2026): 16423–27.

Muhammad Jaidi , Jalaluddin, Fathurahman Azhari, and Fahmi Hamdi. “PERADILAN ADAT BADAMAI KEWARISAN ISLAM BANJAR PERSPEKTIF MADRASAH AHLUL HADIS DAN MADRASAH AHLURRA’YI.” Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) 2, no. 2 (2024): 1032–52.

Nazifah. “Aspek-Aspek Hukum Adat Banjar Dalam Kehidupan Bermasyarakat: Relevansi Dan Penerapan.” Al-Ijtima’i : Jurnal Pengabdian Masyarakat 1, no. 2 (2024): 133–48.

Nyiwulan. “PENERAPAN HUKUM KELUARGA ISLAM PADA FASE PENJAJAHAN DAN KESULTANAN.” An Nawawi Jurnal Hukum Dan Ekonomi Islam 2, no. 2 (2022): 53–64. https://doi.org/10.55252/annawawi.v2i1.16.

Rahmansyah. “INTERAKSI HUKUM ADAT DENGAN HUKUM ISLAM DALAM ADAT BADAMAI MASYARAKAT BANJAR.” Jurnal Hukum Dan Ekonomi Islam 02, no. 2 (2025): 56–62.

Rasiwan, Iwan. Prinsip Keadilan Restoratif Dalam KUHP Nasional: Jalan Tengah Hukum Pidana. AMU Press, 2025.

Sariman. “Hukum Dan Budaya : Menganalisis Persimpangan Antara Sistem Hukum Dan Praktik Budaya Dalam Masyarakat Islam.” Justisia Jurnal Hukum Dan Humaniora 01, no. 2 (2025): 1–11.

Shadiq, Gusti Muhamad, and Ahmad Harisuddin. “KEBUDAYAAN BANJAR, DAYAK, MELAYU DAN INTERELASI ISLAM TERHADAP BUDAYA DI KALIMANTAN SELATAN.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2025, 2756–86. https://shariajournal.com/index.php/IJIJEL/.

Susanto, Lutfi Arif. “Teori Hukum Dalam Sistem Hukum Di Indonesia.” SANGAJI : Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum 8, no. 2 (2024): 199–212. https://doi.org/10.52266/sangaji.v8i2.3176.

Tohari, Ilham, Siti Rohmah, and Ahmad Qiram As-Suvi. “Exploring Customary Law: Perspectives of Hazairin and Cornelis Van Vollenhoven and Its Relevance to the Future of Islamic Law in Indonesia.” Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam 7, no. 1 (2023): 50. https://doi.org/10.30659/jua.v7i1.32600.

Uddin, Hafiz rafi, Natal Kristiono. Hukum Islam Dalam Masyarakat Indonesia. Edited by Tasyiah Ummu Arsa. Indonesia: PT. Adab Indonesia, 2025.

Umar Laila, Andi Akmal, Jamiat Akdol. “TEORI PEMBERLAKUAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA.” Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 7, no. 2 (2025): 957–69. https://doi.org/10.22437/ujh.5.2.481-511.

Yonathan Parlinggoman Wicaksono, and Mahipal Mahipal. “Eksistensi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia: Peluang Dan Tantangan.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 3 (2025): 2138–51. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1238.

Yuhsan, Karin, and Dedi Ratno. “Kedudukan Hukum Islam Di Indonesia Sebelum Kemerdekaan.” Al-Mahkamah: Islamic Law Journal 2, no. 2 (2024): 75–81. https://doi.org/10.32694/010520.

Zulfikar, Zulfikar. “Pembaharuan Hukum Adat Sebagai Sumber Hukum Dalam Membangun Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Hukum Keluarga Islam 3, no. 2 (2024): 45–54. https://doi.org/10.47766/jeulame.v3i2.3303.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-20

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Dekonstruksi Dekonstruksi Teori Receptie dalam Praktik Adat Badamai pada Masyarakat Banjar Kontemporer: Adat Badamai; Teori Receptie; Dekonstruksi; Masyarakat Banjar; Keadilan Restoratif. (2026). Legislatif, 9(2), 1-20. https://doi.org/10.20956/jl.v9i2.50190