PERAN SELF-ESTEEM TERHADAP ACADEMIC RESILIENCE PADA MAHASISWA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN EARLY ADULTHOOD DALAM BUDAYA KOLEKTIVISME DI KOTA MAKASSAR

Authors

  • Farah Fadilah Hasyim Departemen Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Sains Indonesia https://orcid.org/0009-0006-6536-1925
  • Nurul Hidayah Yusran Program Profesi Psikolog, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Novi Hidayat Departemen Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Sains Indonesia
  • Gilang Ramadhan Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Sains Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.34050/jib.v14i1.49553

Abstract

Fase dewasa awal merupakan tahuk mempersiapkan diri menuju masa depan, sehingga individu kerap dihadapkan pada berbagai tantangan khususnya mereka yang memilih untuk menjadi mahasiswa karena dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sebagai upaya memperluas peluang untuk mewujudkan keberhasilan. Ketika individu tidak punya keterampilan untuk bertahan dalam melewati hambatan akademik maka berdampak pada produktifitas individu. Adanya pemberian evaluasi positif pada diri sendiri (self-esteem) dapat meningkatkan academic resilience. Penelitian ini bermaksud agar mengetahui apa ada korelasi yang signifikan antara self-esteem dan academic resilience pada mahasiswa dalam menghadapi tantangan early adulthood. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif desain korelasional dengan subjek kajian berupa mahasiswa dalam menghadapi tantangan early adulthood. Hasil kajian memperlihatkan bahwasanya ada korelasi yang signifikan dan positif antara self-esteem dengan academic resilience pada mahasiswa dalam menghadapi tantangan early adulthood. Eksistensi budaya kolektivistik juga ikut serta memberikan dampak pada proses mental dan perilaku dalam menjalani dinamika usia dewasa awal di Indonesia.

Additional Files

Published

2026-02-04