KEARIFAN LOKAL DAN ETIKA LINGKUNGAN
Kearifan Lokal di Desa Ngrayun Kabupaten Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.34050/fdd8wv83Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik penanaman porang sebagai wujud etika lingkungan serta tradisi syukuran panen sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya perhatian terhadap praktik pertanian berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada hasil ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan dan nilai-nilai budaya masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penanaman porang dilakukan dengan memperhatikan kelestarian tanah dan ekosistem sekitar, seperti tidak melakukan eksploitasi berlebihan dan menjaga kesuburan lahan. Selain itu, tradisi syukuran panen menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana mempererat solidaritas sosial masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang kuat antara etika lingkungan dan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat Ngrayun. Dengan demikian, praktik ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat.
Additional Files
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.