MAHABBAH DALAM PEMIKIRAN SAID NURSI: ANALISIS SEMANTIK TERHADAP BAHASA CINTA ILAHIYAH
DOI:
https://doi.org/10.34050/jib.v14i1.52250Abstract
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep Mahabbah (cinta) dalam pemikiran Said Nursi sebagai solusi atas krisis spiritual dan kecemasan eksistensial masyarakat modern yang cenderung materialistis. Studi ini penting dilakukan untuk membuktikan bahwa integrasi antara akal dan hati dapat mengubah cinta yang bersifat fana menjadi cinta hakiki kepada Sang Pencipta. Argumen utamanya adalah bahwa cinta ilahiyah merupakan energi penggerak alam semesta yang dapat dicapai melalui pengenalan diri. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi tokoh dan analisis teks deskriptif-analitis terhadap mahakarya Said Nursi, Risale-i Nur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Said Nursi merumuskan empat langkah spiritual menuju cinta hakiki: al-‘ajz (kelemahan), al-faqr (kefakiran), al-syafaqah (kasih sayang), dan al-tafakkur (perenungan). Ditemukan bahwa cinta manusia terhadap objek duniawi dapat bertransformasi menjadi kenikmatan spiritual tertinggi (alladzdzah al-ruhiyyah) jika diposisikan sebagai cermin Nama-Nama Ilahi (Asmaul Husna). Penelitian ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan dakwah moderat melalui strategi "Tindakan Positif" untuk melawan radikalisme dan materialisme.
Additional Files
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.