Main Article Content

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam pendidikan berbasis lingkungan, khususnya melalui penerapan literasi digital pada anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Google Lens dalam kegiatan Sekolah Alam di Dusun Birue, Desa Siawung, Kabupaten Barru, sebagai upaya membentuk karakter green behaviour sekaligus meningkatkan minat belajar siswa. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, survei lokasi, serta evaluasi hasil belajar melalui post-test. Kegiatan dilaksanakan dalam empat pertemuan yang melibatkan siswa kelas V SD, dengan pendekatan belajar di dalam kelas maupun di luar ruangan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pengenalan tanaman dan lingkungan sekitar, dengan nilai rata-rata post-test sebesar 72,3. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan Google Lens tidak hanya membantu siswa mengidentifikasi objek alam secara lebih cepat dan akurat, tetapi juga menumbuhkan antusiasme belajar berbasis pengalaman nyata. Dengan demikian, integrasi literasi digital melalui Google Lens dalam konsep Sekolah Alam terbukti efektif sebagai inovasi pembelajaran alternatif yang mampu menghubungkan siswa dengan lingkungan serta menumbuhkan kepedulian ekologis sejak dini.

Keywords

Literasi digital Google Lens sekolah alam green behaviour pembelajaran lingkungan

Article Details

References

  1. Aprilia, L., Trihantoyo, S., & Pd, M. (2018). Pembelajaran Berbasis Alam Dalam Membentuk Karakter Siswa Cinta Lingkungan Dan Berbasis Religi Islami Di Jenjang Sd Sekolah Alam Al-Izzah Krian. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 6(2), 1-8.
  2. Daniel, W.W. (1980). Statistika nonparametrik terapan. (Terjemahan Tri Kuntjoro). Jakarta : Gramedia.
  3. Effendi, S. (1982). Unsur-unsur penelitian ilmiah. Dalam Masri Singarimbun (Ed.). Metode penelitian survei. Jakarta: LP3ES.
  4. Hasdiansyah, A., & Suryono, Y. (2016). evaluasi program pelatihan pemuda dalam meningkatkan SDM di HMI koordinator komisariat UNM. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 1-15. doi:http://dx.doi.org/10.21831/jppm.v3i1.8062
  5. Pritchard, P.E. (1992). Studies on the bread-improving mechanism of fungal alpha-amylase. Journal of Biological Education, 26 (1), 14-17.
  6. Retnawati, H. (2014). Teori respon butir dan penerapannya. Yogyakarta: Nuha Medika.
  7. Suyanto, S (2009). Keberhasilan sekolah dalam ujian nasional ditinjau dari organisasi belajar. Disertasi, tidak dipublikasikan. Universitas Negeri Jakarta.
  8. Sofian, S. R. A., Subchan, W., & Sudarti, S. (2022). Penerapan model discovery learning berbantuan google lens untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup. Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(2), 176-189.

Most read articles by the same author(s)