Aset dan Strategi Penghidupan Petani Karet di Area Transmigrasi Lampung Aset dan Strategi Penghidupan Petani Karet di Area Transmigrasi Lampung
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara aset penghidupan dan strategi penghidupan petani karet di Desa Bumi Baru, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung—sebuah kawasan transmigrasi yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari budidaya karet. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 68 responden yang ditentukan melalui metode simple random sampling. Lima jenis modal penghidupan yang dianalisis meliputi modal manusia, sosial, finansial, fisik, dan alam. Strategi penghidupan dikelompokkan menjadi intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan migrasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa modal manusia memiliki nilai tertinggi (94,6%), sedangkan modal sosial merupakan aspek terlemah (75,8%). Strategi penghidupan yang paling dominan adalah intensifikasi, khususnya penggunaan vitamin tumbuhan dan pemeliharaan kebun. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara aset penghidupan dan strategi penghidupan petani karet (r = 0,477; p = 0,000), yang mengindikasikan bahwa semakin kuat aset yang dimiliki petani, semakin besar kapasitas adaptif mereka terhadap tekanan ekonomi dan ekologi.
Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan pembangunan berbasis penguatan aset penghidupan sebagai fondasi bagi strategi bertahan yang berkelanjutan. Rekomendasi kebijakan mencakup pelatihan petani, akses kredit mikro, penguatan kelembagaan tani, dan tata kelola lahan produktif.
Hasil analisis menunjukkan bahwa modal manusia memiliki nilai tertinggi (94,6%), sedangkan modal sosial merupakan aspek terlemah (75,8%). Strategi penghidupan yang paling dominan adalah intensifikasi, khususnya penggunaan vitamin tumbuhan dan pemeliharaan kebun. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara aset penghidupan dan strategi penghidupan petani karet (r = 0,477; p = 0,000), yang mengindikasikan bahwa semakin kuat aset yang dimiliki petani, semakin besar kapasitas adaptif mereka terhadap tekanan ekonomi dan ekologi.
Temuan ini memperkuat pentingnya pendekatan pembangunan berbasis penguatan aset penghidupan sebagai fondasi bagi strategi bertahan yang berkelanjutan. Rekomendasi kebijakan mencakup pelatihan petani, akses kredit mikro, penguatan kelembagaan tani, dan tata kelola lahan produktif
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This works is under Creative Commons Attribution LicenseReferensi
Aniah, P., Kaunza-Nu-Dem, M. K., & Ayembilla, J. A. (2019). Smallholder farmers’ livelihood adaptation to climate variability and ecological changes in the savanna agro ecological zone of Ghana. In Heliyon. Elsevier. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2405844019311880
Fatkhullah, M., Mulyani, I., & Imawan, B. (2021). Strategi Pengembangan Masyarakat Petani Lahan Gambut melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan: Analisis Pendekatan Penghidupan Berkelanjutan. Journal of Social Development Studies, 2(2), 15–29.
Fitria, E. A., Utama, A. D., Suhendra, D., Harahap, E. J., Karina, I., Aisyah, S., Mustamu, N. E., & Rahman, A. (2024). Pertanian Berkelanjutan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Fridayanti, N., & Dharmawan, A. H. (2013). Analisis struktur dan strategi nafkah rumahtangga petani sekitar kawasan hutan konservasi di Desa Cipeuteuy, Kabupaten Sukabumi. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 1(01), 26–36.
Handayani, W. (2023). Adaptasi Petani Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Untuk Mempertahankan Produksinya (Studi Pada Petani Di Desa Jadi Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban). Neo-Bis, 12(1), 137–147.
Izzudin, M., Santoso, A. D., Baiquni, M., & Nugroho, A. S. (2022). Community Livelihood Diversification as a Result of Mining Industry Activities: A Case Study of Soligi Village, South Halmahera. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(1), 176–187. https://doi.org/10.23887/jish.v11i1.41106
Juansa, A., Maulana, A. W., Lubis, M. M., Wijaya, A. A., Minarsi, A., Sugama, D., Ayu, I. W., Rianty, E., & Murwanti, R. (2025). Ketahanan Pangan: Swasembada Pangan dan Implikasinya terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia.
Mukaromah, A. R. (2019). Analisis Pendapatan Petani Penggarap Dalam Kerjasama Maro Sawah (Studi Kasus Di Desa Karangsembung Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes). Progress in Retinal and Eye Research.
Scoones, I. (1998). Sustainable rural livelihoods: a framework for analysis.
Scoones, I. (2009). Livelihoods perspectives and rural development. The Journal of Peasant Studies, 36(1), 171–196.
Triwanto, J. (2024). Peran Agroforestri dalam ketahanan pangan dan kelestarian Lingkungan Secara Berkelanjutan. UMMPress.
Yamin, M., Izzudin, M., & Murti, K. (2023). A Bibliometric Analysis of Scientific Literature on Livelihood Adaptation in ASEAN Countries During the COVID-19 Pandemic. International Journal of Sustainable Development & Planning, 18(9).