Evaluasi Keberlanjutan Lumbung Pangan Masyarakat Dalam Mendukung Ketahanan Dan Swasembada Pangan Nasional Di Kabupaten Pidie
Isi Artikel Utama
Abstrak
Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) merupakan instrumen vital dalam menjaga stabilitas cadangan pangan nasional, namun evaluasi keberlanjutannya secara multidimensi sering kali terabaikan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi status keberlanjutan dan strategi pengembangan LPM di Kabupaten Pidie, Aceh. Metode: Unit analisis meliputi 150 petani anggota LPM yang dipilih melalui simple random sampling. Pendekatan Multi-Dimensional Scaling (MDS) menggunakan Rapfish diterapkan untuk menilai ordinasi keberlanjutan pada indikator dimensi ekologi, ekonomi, dan sosial. Hasil Analisis menunjukkan LPM berada pada kategori "cukup berkelanjutan" secara agregat. Dimensi sosial dan ekologi mendominasi, sedangkan dimensi ekonomi memiliki indeks terendah (54,03–57,20%). Faktor pengungkit utama (leverage factors) meliputi kualitas lahan, akses pasar, dan kepatuhan regulasi lingkungan. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengadaptasi model MDS untuk mengukur resiliensi kelembagaan pangan berbasis komunitas agraris. Implikasi praktisnya menekankan perlunya diversifikasi usaha ekonomi dan penguatan manajerial untuk menjamin kemandirian pangan daerah yang adaptif.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This works is under Creative Commons Attribution LicenseReferensi
Abidin, J. Z. (2024). Penguatan petani kecil dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Journal of Sustainability, Society, and Eco-Welfare, 1(2), 79–93. https://doi.org/10.61511/jssew.v1i2.2024.239
Anidar, J. J. (2020). Penyaluran Bantuan Modal Bri Dalam Peningkatan Pendapatan Petani Padi Di Gampong Kerumbok Aree Kecamatan Delima Kabupaten Pidie. Jurnal Agroristek, 3(2), 79–94. https://doi.org/10.47647/jar.v3i2.263
Dutton, I. M., & Kaswadji, R. F. (1968). Analisis Kesesuaian Lahan Dan Kebijakan Pemanfaatan Ruang Kawasan Pesisir Teluk Balikpapan. European Journal of Biochemistry, 5(4), 590–590. https://doi.org/10.1111/j.1432-1033.1968.tb00410.x
Gemtou, M., Guillén, B. C., & Anastasiou, E. (2024). Smart Farming Technologies and Sustainability. In Palgrave Studies in Digital Business and Enabling Technologies: Vol. Part F3417. Springer Nature Switzerland. https://doi.org/10.1007/978-3-031-61749-2_6
hamdani, Julia, al asri abubakar. (2024). pemberdayaan petani milenial unutk menciptakan pertumbuhan ekonomi di pedesaan. 2(5), 1541–1547.
Humairoh, S., Firmansyah, R., Sultan, U., & Tirtayasa, A. (2024). Peran pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan bidang pertanian di kabupaten pandeglang. 273–278.
Izzaty, M. (2024). Implementasi Ketahanan Pangan dan Pertanian oleh FAO pada Isu Krisis Pangan di Sudan Tahun 2020-2022. 16–53.
Julia, S. (2021). Kabupaten Pidie. ANALISIS DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN PIDIE, 5(1), 37–43. https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Pidie
Julia, S. (2023). Persepi Jaringan Sosial Antar Gapoktan Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Petani Di Kecamatan Titeu. Jurnal Agrodiversity, 01(01), 1–8.
Junaidi, & Julia. (2022). Analisis Kelayakan Usaha Tani Penangkar Benih Padi di CV. Berkat Tani Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie. Jurnal Agroristek, 5(1), 14–18.
Mansuri, G., & Rao, V. (2011). Participatory Development Reconsidered. Development Outreach, 13(1), 64–69. https://doi.org/10.1596/1020-797x_13_1_64
Muttaqien, K., Haji, A. T. S., & Sulianto, A. A. (2020). Analisis Kesesuaian Lahan Tanaman Padi Yang Berkelanjutan Di Kabupaten Indramayu. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 8(1), 48–57. https://doi.org/10.29303/jrpb.v8i1.168
Nikolaus, L. (2024). Kajian Strategi dan Kebijakan Pemerintah Indonesia Dalam Mencapai Target Swasembada Beras. Cemara, 21.
Nwangwu, K. N., Onyenekwe, C. S., Opata, P. I., Ume, C. O., & Ume, N. N. C. (2024). Can digital technology promote market participation among smallholder farmers? International Food and Agribusiness Management Review, 27(4), 706–728. https://doi.org/10.22434/IFAMR2023.0065
Pickett, K. E., & Wilkinson, R. G. (2007). Child wellbeing and income inequality in rich societies: Ecological cross sectional study. British Medical Journal, 335(7629), 1080–1085. https://doi.org/10.1136/bmj.39377.580162.55
Prasetyo, C. P., Pamadya, O., & Kusuma, U. (n.d.). 449-Other-1676-1-10-20211020.
Riau, D. I. P., Ikhsan, M., Adhi, A. K., Kamper, J., Level, W., & Ipb, K. (2024). Keberlanjutan perkebunan karet rakyat di provinsi riau 1,2,3). 12(2), 259–273.
Risdianto, A., Felix Marshal Jotham, & Nurdin. (2024). Analisis Implementasi Kebijakan “Food Estate” Dalam Upaya Perlindungan Keberlanjutan Lahan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Di Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Kajian Agraria Dan Kedaulatan Pangan (JKAKP), 3(1), 50–59. https://doi.org/10.32734/jkakp.v3i1.14748
Sari, D. N., Trigunasih, N. M., & Mega, I. M. (2022). Evaluasi Kesesuaian Lahan Beberapa Tanaman Pangan pada Lahan Sawah Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Baturiti. Agroteknologi Tropika, 11(3), 265–275.
Sigalingging, L., & Handajani, M. (2024). Evaluasi Status Keberlanjutan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat Skala Permukiman SANIMAS Citarum Harum di Kota Bandung. Jurnal Serambi Engineering, IX(2), 8761–8770.
Suhartini, R. M. (2024). Sustainable agricultural system is an agricultural system that is ecologically viable ( environmentally friendly ), economically viable and socially acceptable and does not conflict with the culture of the local community . The Upper Brantas River Basin (. 8, 427–437.
Undre, H. B., & Jokonya, O. (2024). Factors affecting the adoption of drones in the food supply chain. Frontiers in Sustainable Food Systems, 8(December), 1–13. https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1497595
Wang, T., & Sieverding, H. (2023). Version of Record: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0921800923002136.