Adopsi Komoditas Adaptif Lahan Gambut: Faktor Penentu, Dampak Pendapatan, dan Keterkaitan dengan Restorasi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Isi Artikel Utama

Adam Maulana, S.T., MP.
Maulida Murdayanti, S.P., M.P.
Sarbaini, S.P., M.P.
Ria Anita Pertiwi, S.P., M.P.

Abstrak

Lahan gambut di Kabupaten Banjar mengalami degradasi serius akibat aktivitas pertanian konvensional yang memerlukan drainase intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi komoditas adaptif lahan gambut, dampaknya terhadap pendapatan petani, dan hubungannya dengan dukungan program restorasi gambut. Penelitian menggunakan desain observasional analitik cross-sectional dengan 100 responden petani (49 adopter dan 51 non-adopter) yang dipilih menggunakan purposive random sampling di Kecamatan Gambut dan Aluh-Aluh pada April–Agustus 2025. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman, Mann-Whitney, Chi-Square, dan regresi logistik forward stepwise. Hasil menunjukkan fluktuasi harga merupakan satu-satunya faktor signifikan yang mempengaruhi adopsi (OR=1,999; p=0,008). Adopter ternak memiliki pendapatan signifikan lebih tinggi sebesar Rp30,0 juta (113,7%) dibandingkan non-adopter (p=0,023), sedangkan adopter hortikultura tidak berbeda signifikan (p=0,614). Status adopsi tidak berkorelasi dengan sikap (r=0,036; p=0,719) maupun partisipasi restorasi (r=0,029; p=0,776). Adopsi komoditas adaptif didorong oleh motif ekonomi pragmatis dengan dampak heterogen tergantung jenis dan intensitas komoditas, serta belum terintegrasi dengan program restorasi gambut.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Maulana, A., Murdayanti, M., Sarbaini, & Anita Pertiwi, R. (2026). Adopsi Komoditas Adaptif Lahan Gambut: Faktor Penentu, Dampak Pendapatan, dan Keterkaitan dengan Restorasi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 22(1), 37–50. Diambil dari https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/49521
Bagian
Articles

Referensi

Ajzen, I. 1991. “The Theory of Planned Behavior.” Organizational Behavior and Human Decision Processes 50(2):179–211.

Asyhari, A., Adi Gangga, Chandra Agung Septiadi Putra, R. Ritonga, Randi Ade Candra, G. Anshari, Jennifer Bowen, Clarice Perryman, and N. Novita. 2024. “Quantifying the Fluxes of Carbon Loss from an Undrained Tropical Peatland Ecosystem in Indonesia.” Scientific Reports 14. doi: 10.1038/s41598-024-62233-6.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar. (2024a). Kecamatan Gambut Dalam Angka 2024. Retrieved from https://banjarkab.bps.go.id/id/publication/2024/09/26/6286e39f89e57a92de4d08e8/kecamatan-gambut-dalam-angka-2024.html.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar. (2024b). Kabupaten Banjar Dalam Angka 2024. Retrieved from https://banjarkab.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/db6818b70ba369301bb54757/kabupaten-banjar-dalam-angka-2024.html.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar. (2024c). Jumlah desa/kelurahan yang mengalami bencana alam menurut kecamatan. Retrieved from https://banjarkab.bps.go.id/en/statistics-table/3/YmtNd1RGQkhMelpTV213eFVEUjRZVk4wVmtadGR6MDkjMw==/jumlah-desa-kelurahan-yang-mengalami-bencana-alam-menurut-kecamatan-di-kabupaten-banjar--2024.html.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banjar. (2024d). Kecamatan Aluh-Aluh Dalam Angka 2024. Retrieved from https://banjarkab.bps.go.id/id/publication/2024/09/26/a8acab532d0d24645880563b/kecamatan-aluh-aluh-dalam-angka-2024.html

Budiman, Ibnu, Rizky Januar, Willy Daeli, Rahmah D. Hapsari, and Eli N. N. Sari. 2020. “Designing the Special Pilot Economic Zone: An Alternative Approach to Revitalize Livelihoods on Peatlands.” Jurnal Geografi Lingkungan Tropik 4(1):1–23.

Elfis, Elfis, P. Titisari, Sepita Ferazona, and Syarifah Farradinna. 2023. “Pengkayaan Kebun Sawit Rakyat Melalui Penerapan Agroforestri Tumbuhan Lokal Pada Lahan Gambut Di Kabupaten Siak, Riau.” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. doi: 10.30653/jppm.v8i3.430.

Ezward, Chairil, Elfi Indrawanis, Seprido Seprido, and Mashadi Mashadi. 2017. “Peningkatan Produktivitas Tanaman Padi Melalui Teknik Budidaya Dan Pupuk Kompos Jerami.” Jurnal Agrosains Dan Teknologi 2(1):51–68.

Gunawan, H., Dian Afriyanti, and H. Dewanto. 2021. “Show Windows and Lessons Learned from Peatland Restoration in Indonesia.” 751–74. doi: 10.1007/978-981-33-4654-3_28.

Helmina, Monica Rahardian Ary, Pusvita Indria Mei Susilowati, and Alfian Misran. 2022. “Swot Analysis of Peatland Utilization Assessment for Community (Case Study at Banjar Regency of South Kalimantan).” Journal of Wetlands Environmental Management. doi: 10.20527/jwem.v10i1.277.

Ilham, Q., H. Purnomo, D. Rohadi, D. Puspitaloka, T. Herawati, M. Brady, A. Dermawan, and B. Okarda. 2024. “Value Chain Analysis for Community Livelihoods in Peatlands: A Case Study in Southern Riau.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 1315. doi: 10.1088/1755-1315/1315/1/012009.

Izzati, Amrina Nur, Beatriks Liku Gustiawati, and Rizal Yoga Saputra. 2023. “Proyek Food Estate Pada Lahan Eks Pengembangan Lahan Gambut Di Kalimantan Tengah: Perlu Atau Tidak?” EcoProfit: Sustainable and Environment Business 1(1).

Khotijah, Siti, Rosnita Rosnita, and Novia Dewi. 2020. “Analisis Rantai Nilai Dan Keberlanjutan Industri Sagu (Metroxylon SP) Rakyat Kabupaten Kepulauan Meranti.” Jurnal Ilmiah Pertanian 17(1):35–42.

Lupascu, M., P. Taillardat, S. Sasmito, F. Agus, D. Mudiyarso, S. Ramchunder, H. Tata, and David Taylor. 2023. “Climate-Smart Peatland Management and the Potential for Synergies between Food Security and Climate Change Objectives in Indonesia.” Global Environmental Change. doi: 10.1016/j.gloenvcha.2023.102731.

Maulidiansyah, Nadzirah, and Dahlia Nauly. 2025. “Analisis Pendapatan Usaha Tani Kangkung Di Kelompok Tani Bambu Duri, Desa Cimanggis Kabupaten Bogor, Jawa Barat.” Jurnal AGROSAINS Dan TEKNOLOGI 10(2).

Maysarah, Siti, Yusanto Nugroho, and S. Susilawati. 2021. “Analisis Sifat Fisika Tanah pada Lahan Gambut di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan.” Jurnal Sylva Scienteae. doi: 10.20527/jss.v4i1.3104.

Nugraha, Pradipta Adi, Noorlaila Hayati, and Muhammad Taufik. 2024. “The Use of Sentinel-1 Imagery for Degraded Peatland Analysis in South Kalimantan Area with SSM Algorithm and Wosten Model.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. doi: 10.1088/1755-1315/1418/1/012002.

Rogers, Everett M., Arvind Singhal, and Margaret M. Quinlan. 2019. “Diffusion of Innovations 1.” Pp. 415–34 in An integrated approach to communication theory and research. Routledge.

Salmayenti, Resti, Muhammad Sugihartono, E. Sumarga, F. Nur, and Aan Aryanti Sandra. 2022. “Feasibility of Local Commodities on Peatlands.” Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability. doi: 10.26554/ijems.2022.6.2.67-75.

Schmidt, Andres, L. Ellsworth, Grace Boisen, N. Novita, Anjelita Malik, Adi Gangga, Israr Albar, Ati Dwi Nurhayati, Rasis Putra Ritonga, A. Asyhari, and J. Kauffman. 2024. “Fire Frequency, Intensity, and Burn Severity in Kalimantan’s Threatened Peatland Areas over Two Decades.” Frontiers in Forests and Global Change. doi: 10.3389/ffgc.2024.1221797.

Tanneberger, F., Friedrich Birr, J. Couwenberg, Moritz Kaiser, V. Luthardt, Monique Nerger, S. Pfister, R. Oppermann, J. Zeitz, C. Beyer, Sebastian Van Der Linden, W. Wichtmann, and Felix Närmann. 2022. “Saving Soil Carbon, Greenhouse Gas Emissions, Biodiversity and the Economy: Paludiculture as Sustainable Land Use Option in German Fen Peatlands.” Regional Environmental Change 22:1–15. doi: 10.1007/s10113-022-01900-8.

Wahyono, Sri Cahyo, Ahmad Kurnain, I. Nata, and Mufidah Asyari. 2024. “Investigation of Post-Fire Peatland Natural Recovery, South Kalimantan, Indonesia.” Ecological Engineering & Environmental Technology. doi: 10.12912/27197050/183577.

Wijaya, T., Teti Arabia, and H. Basri. 2022. “Pengaruh Drainase Terhadap Perubahan Sifat Morfologi Di Rawa Gambut Tripa Kabupaten Aceh Barat Daya.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. doi: 10.17969/jimfp.v7i2.20042.

Artikel Serupa

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.