Historiografi Novel Sejarah

Authors

  • Rudy Gunawan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  • Huriah Rachmah Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.62924/jsi.v8i1.33050

Keywords:

historiography; historical novels; Indonesian-centric

Abstract

History is a science that has many meanings for everyone. In learning history aims to foster a sense of nationalism and pride in one's homeland. The purpose of the study is to explain the narrative of Indonesian-centric historiography in historical novels in Indonesia. This study follows the historical research procedure with the stages of heuristics, criticism, interpretation, and historiography. This study shows that history has a method, namely systematic principles and rules designed to help collect historical source materials efficiently, disseminate or critically examine these sources, and present conclusions in written form to increase historical awareness. Historical awareness can emerge in various ways, for example by getting to know local history, joining a history community to find historical sources, or reading historical novels. Historical novels can broaden readers' horizons about history because they also include stories, interpretations, and experiences of the author. As a result, reading history is more enjoyable for readers.

References

Adjepong, A. (2020). What Is History the Science of the Past in Perspective. International Journal of Trend in Scientific Research and Development, 4(3), 3–41. http://www.ijtsrd.com/papers/ijtsrd30301.pdf.

Ahyar, J. (2019). Apa Itu Sastra; Jenis-Jenis Karya Sastra dan Bagaimanakah Cara Menulis dan Mengapresiasi Sastra. CV Budi Utama.

Bado, B. (2021). Model Pendekatan Kualitatif: Telaah Dalam Metode Penelitian Ilmiah. Pengantar Metode Kualitatif. Klaten: Tahta Media Grup.

Barone, R., Oswalt, B., & Barone, D. (2014). Historical Fiction Through Fifth Graders' Eyes. Journal of classroom research in literacy, 7, 4-16. https://jcrl.library.utoronto.ca/index.php/jcrl/article/view/20112.

Barzun, J., & Graff, H. F. (2004). The Modern Researcher. Thomson/Wadsworth. https://books.google.co.id/books?id=XqNdPgAACAAJ.

Gunawan, R. (2012a). Pembelajaran Sejarah Berbasis Permainan Tradisional Betawi. In Inovasi Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran IPS, 387–95. Bandung: Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial SPS UPI.

Gunawan, R. (2012b). Pengaruh Pendidikan Sejarah Terhadap Sikap Nasionalisme (Penelitian Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah UHAMKA). In Lembaga Penelitian dan Pengembangan UHAMKA, 1689–99. Jakarta: Lemlit UHAMKA.

Gunawan, R. (2017). Historiography: How to Create Your Own History.” In Proceeding 2nd INCOTEPD, (additional: 68–72). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Gunawan, R., Bandarsyah, D., & Fauzi, W. I. (2018). The Formation of Student Character through the Novel History of Pramoedya Ananta Toer in History Learning. In Proceedings of the Annual Civic Education Conference (ACEC 2018), 251:387–91. https://doi.org/10.2991/acec-18.2018.88.

Gunawan, R., Bandarsyah, D., & Fauzi, W. I. (2019). Chaos, moral decadence, and betrayal (satire in" di tepi kali bekasi" novel by Pramoedya Ananta Toer). Litera, 18(1), 71-91. https://doi.org/10.21831/ltr.v18i1.21146.

Hidayatullah, Y. (2014). Nasionalisme Dalam Novel: Analisis Wacana Tentang Nasionalisme Dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer. Jurnalkommas.Com, 1–19. http://www.jurnalkommas.com/docs/Yusuf Hidayatullah D1210088 .pdf.

Jayusman, I. (2012). Historiografi Tradisional dan Modern. 2012. http://iyusjayusman.blogspot.com/2012/09/historiografi-tradisional-dan-modern.html.

Kartodirdjo, S. (1982). Pemikiran dan Perkembangan Historiografi Indonesia: Suatu Alternatif. Jakarta: Gramedia.

Khakim, M. N. L. (2016). Telaah Penulisan Karya Sastra Sejarah sebagai Refleksi Sumber Pembelajaran Sejarah. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 10(1), 89-94. http://dx.doi.org/10.17977/um020v10i12016p089.

Khakim, M. N. L. (2018). Kesadaran Sejarah Dalam Novel ‘Menunggu Beduk Berbunyi’ Hamka (1950) Sebagai Pengembangan Materi Ajar Sejarah Indonesia Modern. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 1(2), 163–75. https://doi.org/10.17977/um033v1i22018p163.

Kuntowijoyo. (2016). Budaya dan Masyarakat. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Kurniawan, R. (2017). Antara Sejarah dan Sastra: Novel Sejarah Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sejarah. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 11(1): 55–70. https://doi.org/10.17977/um020v11i12017p055.

Mahayana, M. S. (2007). Ekstrinsikalitas Sastra Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Matitaputty, J. K. (2016). Model Pembelajaran Isu-Isu Kontroversial Dalam Pembelajaran Sejarah. Sosio Didaktika: Social Science Education Journal, 3(2), 184–92. https://doi.org/10.15408/sd.v3i2.4365.

Nugroho, Y. E., Prabaningrum, D., & Sumartini, S. (2023). Otoritas dan Kemandirian Perempuan dalam Karya Sastra Indonesia Modern. Jurnal Sastra Indonesia, 12(1), 48-55. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i1.67472.

Puslitjakdibud. (2021). Risalah Kebijakan 2021.

Rahayu, R. I. (2016). Menulis Sejarah Sebagaimana Perempuan: Pendekatan Filsafat Sejarah Perempuan. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 10(1), 100-111. https://doi.org/10.17977/um020v10i12016p095.

Riyadi, A. (2016). Nilai-Nilai Profetik Dalam Pemikiran Pramoedya Ananta Toer: Studi Literatur Roman Tetralogi Pulau Buru. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga.

Rochmiatun, E. (2013). Kedudukan Sejarah di Tengah Ilmu-Ilmu Lain. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam, 13(1), 1–12. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/tamaddun/article/view/147.

Rofiq, A. C. (2016). Menelaah Historiografi Nasional Indonesia: Kajian Krisis Terhadap Buku Indonesia Dalam Arus Sejarah. Sleman: Deepublish.

Sabariah, D. (2011). Mata Hari Sebagai Perempuan Intelijen dalam Novel Namaku Mata Hari Karya Remy Sylado: Sebuah Analisis Berperspektif Gender. Depok: Universitas Indonesia.

Sariban, & Marzuqi, I. (2015). Menemukan Keindonesiaan Dalam Novel-Novel Pramoedya Ananta Toer. Atavisme, 18(2), 159–69. https://doi.org/10.24257/atavisme.v18i2.112.159-169.

Sjamsuddin, H. (2020). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Sungkowati, Y. (2009). Lintasan Sejarah Indonesia dalam Novel-Novel Suparto Brata. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.18860/ling.v4i1.585.

Tyas, K. K. M. (2018). Penggunaan Novel Sejarah Sebagai Sumber Belajar Sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 7(2), 85–103. https://doi.org/10.21009/jps.072.05.

Wasino, & Hartatik, E. S. (2018). Metode Penelitian Sejarah: Dari Riset Hingga Penulisan. Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama.

Wasino, (2017). Maritime Content in Indonesian History Education: The Development and Alternative Solution. Journal of Maritime Studies and National Integration, 1(2), 112–17. https://doi.org/10.14710/jmsni.v1i2.1997.

Wildan, W., Harun, M., & Safrida, Y. (2015). Fakta Sejarah dalam Novel Perempuan Keumala Karya Endang Moerdopo. Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 25-36. https://doi.org/10.30957/cendekia.v9i1.50.

Wiriaatmadja, R. (2002). Pendidikan Sejarah di Indonesia: Perspektif Lokal, Nasional dan Global. Bandung: Historia Utama Press.

Young, S. (2011). Based on a True Story: Contemporary Historical Fiction and Historiographical Theory. Otherness: Essays & Studies, 2(1). http://www.otherness.dk/fileadmin/www.othernessandthearts.org/Publications/Journal_Otherness/Otherness__Essays_and_Studies_2.1/1._Samantha_Young.pdf.

Zakaria, M. M. (2010). Novel dan Sejarah.” In Bedah Novel Sejarah “Remy Sylado. 2010. Namaku Mata Hari. Bandung: Perpustakaan Batu Api dan Gramedia.

Downloads

Published

2025-05-29

How to Cite

Gunawan, R., & Rachmah, H. (2025). Historiografi Novel Sejarah. Jurnal Sejarah Indonesia, 8(1), 14–26. https://doi.org/10.62924/jsi.v8i1.33050