Peningkatan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Evakuasi Darurat di Fakultas Teknik, Universitas Tadulako

Authors

  • Andi Asnudin 1Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik
  • Agus Rivani Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako
  • Andi Rizal Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako
  • Iffah Fadliah Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako
  • Clara Zenicha Lioni Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako
  • William Arrang Sarungallo Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v10i2.47543

Abstract

The Faculty of Engineering, specifically the Department of Civil Engineering at Tadulako University, holds a fundamental responsibility for ensuring the safety and security of its entire academic community, including students, faculty, and staff. Despite this imperative, the current safety framework faces significant vulnerabilities. A prevalent lack of understanding regarding proper evacuation protocols, coupled with suboptimal exit routes and inadequate safety facilities, creates substantial risks during critical emergencies, such as fires or earthquakes. To address these pressing concerns, a dedicated community service initiative was implemented. The primary objectives of this program were fourfold: first, to enhance the academic community's comprehension of established emergency procedures; second, to redesign and install safe, intuitive, and universally accessible evacuation routes; third, to institutionalize regular and realistic evacuation training drills; and fourth, to establish a clear protocol for the ongoing maintenance and inspection of all safety facilities and equipment. The methodology encompassed a comprehensive analysis of existing conditions, the design of new evacuation routes that adhered to national safety standards, targeted socialization campaigns to disseminate information, and hands-on simulation exercises. The outcomes of this initiative were markedly positive. Post-implementation assessments revealed a 40% improvement in overall emergency preparedness, as measured by active participation and performance in simulation drills. Furthermore, the redesigned infrastructure successfully enhanced route accessibility, ensuring safe and efficient evacuation pathways for individuals with disabilities, thereby fostering a more inclusive and secure academic environment.

Keywords: Evacuation routes, fire safety, evacuation drill, accessibility

 

Fakultas Teknik, khususnya Jurusan Teknik Sipil di Universitas Tadulako, memiliki tanggung jawab mendasar untuk menjamin keselamatan seluruh warga kampus, termasuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Namun, kondisi kesiapsiagaan darurat di lingkungan fakultas menunjukkan beberapa kelemahan kritis yang dapat membahayakan jiwa. Kerentanan utama yang teridentifikasi adalah rendahnya pemahaman tentang prosedur evakuasi, desain dan penandaan jalur penyelamatan yang kurang optimal, serta keterbatasan sarana dan fasilitas keselamatan. Hal ini menimbulkan risiko serius jika terjadi keadaan darurat seperti kebakaran atau gempa bumi. Sebagai respon, dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan sistem keselamatan. Program ini dirancang dengan empat tujuan spesifik. Pertama, meningkatkan pemahaman dan kesadaran komunitas akademik terhadap prosedur tanggap darurat. Kedua, merancang dan mengimplementasikan jalur evakuasi yang tidak hanya aman, tetapi juga mudah dipahami dan dapat diakses oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Ketiga, melaksanakan pelatihan dan simulasi evakuasi secara berkala dan realistis untuk membangun respons yang terlatih. Keempat, menetapkan mekanisme yang jelas untuk pemeliharaan rutin fasilitas keselamatan. Metode pelaksanaannya meliputi beberapa tahapan: analisis mendalam terhadap kondisi eksisting dan potensi risiko, perancangan teknis jalur evakuasi berdasarkan standar nasional, kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada sivitas akademika, serta penyelenggaraan simulasi atau gladi evakuasi. Hasil evaluasi program menunjukkan capaian yang signifikan. Terjadi peningkatan kesiapsiagaan sebesar 40% yang diukur dari tingkat partisipasi dan efektivitas selama simulasi. Selain itu, perbaikan infrastruktur fisik berhasil menciptakan jalur evakuasi yang lebih jelas dan aksesibel, secara khusus mempertimbangkan kebutuhan difabel. Dengan demikian, program ini telah berkontribusi langsung dalam mewujudkan lingkungan kampus yang lebih tanggap bencana dan aman bagi seluruh penghuninya.

Kata Kunci: Jalur evakuasi, keselamatan kebakaran, simulasi evakuasi, aksesibilitas

References

Adri, W., Sabri, L. M., & Wahyuddin, Y. (2020). Pembuatan peta jalur evakuasi bencana gunung api dan persebaran lokasi shelter menggunakan metode network analyst (studi kasus: Gunung merapi, boyolali-magelang). Jurnal Geodesi Undip, 10(1), 189–196. DOI: https://doi.org/10.14710/jgundip.2021.29693

Alexander, D. E. (2002). Principles of emergency planning and management. oxford university press.

Anwar, H. A. (2023). Evaluasi Sistem Proteksi Pasif terhadap Bahaya Kebakaran pada Gedung Private Care Center (PCC) Makassar= Evaluation of Passive Fire Protection System in Private Care Center (PCC) Makassar. Universitas Hasanuddin).URL: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/32529

Basri, N. K. Y. (2019). Analisis kesiapsiagaan pengguna pasar tradisional terhadap ancaman bencana gempa bumi dan kebakaran di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Universitas Pembangunan Nasional Veteran.DOI: https://doi.org/10.31315/jmel.v5i2.4109

BNPB. (2013). Peraturan Kepala BNPB No. 4 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Evakuasi Mandiri.URL: https://bpbd.madiunkota.go.id/wp-content/uploads/2020/02/perka-8-tahun-2013-tentang-pedoman-media-center-tanggap-darurat-bencana.pdf

Cheraghi, S. A, Sharma, A, Namboodiri, V., & Arsal. (2019). SafeExit4AII: an inclusive indoor emergency evacuation system for people with disabilities. In Proceedings of the 16th International Web for All Conference, 1–10.

DOI: https://doi.org/10.1145/3315002.3317569

Faridy, A. (2025). Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran Pada Gedung Sarana Edukasi SMP-SMA Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School [Doctoral dissertation]. UIN Ar-Raniry. URL: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/42762

Firman, F, Gazalin, J, & Wijaya, A. A. M. (2023). Program Pembelajaran Mitigasi Bencana Kebakaran Sejak Usia Dini Pada Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Baubau. Jurnal Inovasi Penelitian, 4(1), 23-36.

Haghani, M, Coughlan, M., Crabb, B, Dierickx, A, Feliciani, C., & Wilson, A. (2023). A roadmap for the future of crowd safety research and practice: Introducing the Swiss Cheese Model of Crowd Safety and the imperative of a Vision Zero target. Safety Science, 168. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ssci.2023.106292

Kelly, F. E, Bailey, C. R, Aldridge, P, Brennan, P. A, Hardy, R. P, Henrys, P., & Taft, D. (2021). Fire safety and emergency evacuation guidelines for intensive care units and operating theatres: For use in the event of fire, flood, power cut, oxygen supply failure, noxious gas, structural collapse or other critical incidents: Guidelines from the Association of Anaesthetists and the Intensive Care Society. Anaesthesia, 76(10), 1377-1391. DOI: https://doi.org/10.1111/anae.15511

Makatutu, J. S, Soleman, A, & Rasyid, M. (2022). Usulan Perancangan Jalur Evakuasi Menggunakan Algoritma Djikstra. I Tabaos, 2(1), 90–98. DOI: https://doi.org/10.30598/i-tabaos.2022.2.1.90-98

Mandela, W & Torang. (2022). Desain Jalur Evakuasi Gedung Politeknik Katolik Saint Paul Kota Sorong Papua Barat. Jurnal Karkasa, 8(1), 34–42.

DOI: https://doi.org/10.32531/jkar.v8i1.476

Nugroho, F, Farhan, A. F., & Prasetiyo, N. (2024). Pembuatan Story MAps Peta Kerawanan Tsunami dan Rancangan Jalur Evakuasi di Peseisir Pantai Kabupaten Bantul. Jurnal Geodesi Dan Geomatika, 7(2), 83–92. DOI: https://doi.org/10.14710/elipsoida.2024.23011

Pu, S & Zlatanova, S. (2005). Evacuation route calculation of inner buildings. In Geo-information for disaster management. Springer Berlin Heidelberg., 1143–1161. URL: https://link.springer.com/chapter/10.1007/3-540-27468-5_79

Rodríguez, Despoudi, S, Albores, P, & Sivarajah, U. (2022). Achieving agility in evacuation operations: An evidence-based framework. Production Planning & Control, 33(6), 558-575. DOI: https://doi.org/10.1080/09537287.2020.1834132

Wahyu, D., Andriyanto, Khairul Amri, Yazmendra Rosa, & Sir Anderson. (2025). Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Penyuplai Pompa Air Bersih Kawasan Eco-Wisata Puncak Labuang Kawasan Limau Manih Kota Padang. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(3), 662–673. DOI: https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.36823

Wahyuni, R, Rahman, A, & Putri, R. N. (2023). Mitigasi & Psikologi Kebencanaan. Suluah Kato Khatulistiwa.

Widiasih, S, Zulfaturrohamah, Z, & Rofiyanti, E. (2022). Analisis Kesiapsiagaan Petugas Dalam Menghadapi Bencana Banjir Pada Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penganggulangan Bencana Daerah Jakarta Pusat. Jisos: Jurnal Ilmu Sosial, 1(9), 915-924. URL: https://mail.bajangjournal.com/index.php/JISOS/article/view/3748

Downloads

Published

2026-05-03

How to Cite

Asnudin, A., Rivani, A., Rizal , A., Fadliah , I., Lioni , C. Z., & Sarungallo, W. A. (2026). Peningkatan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Evakuasi Darurat di Fakultas Teknik, Universitas Tadulako. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 10(2), 475–488. https://doi.org/10.20956/pa.v10i2.47543