Evaluasi Bahan Finishing Superhydrophobic Komersial pada Kayu Jati (Tectona grandis Linn.F) dan Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq)

Evaluation of Commercial Superhydrophobic Finishing Materials on Teak (Tectona grandis Linn.F) and Mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) Wood

Penulis

  • Laelatul Huda University of Mataram, Mataram, Indonesia
  • Dwi Sukma Rini University of Mataram, Mataram, Indonesia
  • Fauzan Fahrussiam University of Mataram, Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24259/perennial.v22i2.49616

Kata Kunci:

Bahan Finishing, Superhidrofobik, Daya Serap Air, Stabilitas Dimensi, Wetabilitas Kayu

Abstrak

Penggunaan kayu di luar ruangan sebagai bahan konstruksi maupun dekorasi semakin meningkat, kondisi ini memerlukan kayu dengan ketahan tinggi sehingga dibutuhkan penanganan yang lebih untuk memperpanjang umur pakai kayu, salah satunya adalah dengan pengaplikasian lapisan bahan finishing. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas bahan finishing superhydrophobic komersial berupa exterior wood shield merk Woca Denmark dan Propan Ultran Lasur Laser EL-501 pada kayu jati (Tectona grandis Linn.F) dan mahoni (Swietenia mahagoni Jacq). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis kayu dan jenis bahan finishing. Parameter yang diuji meliputi daya serap air, stabilitas dimensi kayu (pengembangan dan penyusutan), serta sifat keterbasahan permukaan kayu. Pengujian daya serap air diuji berdasarkan persentase water uptake, stabilitas dimensi ditentukan melalui nilai rasio pengembangan dan penyusutan tangensial/radial (T/R), sedangkan keterbasahan permukaan diuji dengan metode sessile drop melalui pengukuran sudut kontak air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bahan finishing berpengaruh terhadap peningkatan kualitas kayu jati dan mahoni. Bahan finishing Propan Ultran Lasur Laser EL-501 menghasilkan nilai daya serap air paling rendah dibandingkan Woca Denmark dan kontrol. Seluruh perlakuan menghasilkan nilai rasio T/R kurang dari 2,0 yang menunjukkan stabilitas dimensi kayu tergolong stabil. Selain itu, kayu yang diberi bahan finishing menunjukkan sifat keterbasahan yang lebih rendah dibandingkan kayu tanpa perlakuan.

 

Referensi

Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 8406.6:2017 Cat Kayu Transparan – Bagian 6: Cat Akhir Transparan. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Basri, E., 2000. Penetapan Bagan Pengeringan Tiga Jenis Kayu Dalam Dapur Pengering Konvensional (Klin Drying). Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan dan Perkebunan. Departemen Kehutanan dan Perkebunan. Bogor.

Basri, E., Saefuddin, S., Rulliaty, K., & Yuniarti. (2009). Drying conditions for 11 potensial ramin. Journal of Tropical Forest Science, 21(4), 328-335

Bowyer, J.L., Shmulsky, R. & Haygreen J.G., (2007). Forest Products & Wood Science: An introduction. (5th ed). USA: Iowa State Press.

Cahyono, T. D., Wahyudi, I., Priadi, T., Febrianto, F., & Ohorella, S. (2017). Sudut kontak dan keterbasahan dinamis kayu samama pada berbagai pengerjaan kayu. J Teknik Sipil, 24(3), 209-216.

De Meijer, M. (2009). Interactions between wood and coatings with low organic solvent content. Wageningen University and Research.

Dewi, C. P., Huang, R.-Y., & Nugroho, A. M. (2013). Strategi double skin fasade pada bangunan kampus national central university dalam menurunkan kebutuhan energi pendinginan. Review of Urbanism and Architectural Studies, 11(2), 51–59. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2013.011.02.6.

Evans PD, Haase JG, Shakri A, Seman BM, and Kiguchi M. (2015). The search for durable exterior clear coatings for wood. Coatings, 5(4), 830-864; https://doi.org/10.3390/coatings5040830.

Fahrussiam, F., & Lestari, A. T. (2023). Evaluasi pengaruh pemberian bahan pengawet terhadap lapisan finishing eksterior kayu pinus dan jati rakyat. Agroteksos, 33(1), 148-156. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v33i1.808.

Gibbons, M. J., Nikafshar, S., Saravi, T., Ohno, K., Chandra, S., & Nejad, M. (2020). Analysis of a wide range of commercial exterior wood coatings. Coatings, 10(11), 1013. https://doi.org/10.3390/coatings10111013.

Iejavs, J., Ruluks, O., Laiveniece, L., Vilnis, J., Pugovics, K., Liše, S., & Spulle, U. (2021). The efficiency of different wood coatings against water surface absorption. Rural Sustainability Research, 45(340), 28-37. https://doi.org/10.2478/plua-2021-0005.

Listyanto, T., Rahman, F., & Swargarini, H. (2016). kualitas pengeringan kayu mahoni pada berbagai variasi kerapatan incising dengan dua skedul pengeringan suhu tinggi. Jurnal Ilmu Kehutanan, 10(2), 119-128. https://doi.org/10.22146/jik.16513.

Putra, R. H. H., Raharjo, J., & Rahmania, R. (2019). Analisis performansi sistem pendeteksi kualitas kayu jati menggunakan pengolahan citra dengan metode discrete cosine transform dan learning vector quantization. eProceedings of Engineering, 6(3), 10170-10177. https://doi.org/10.34818/eoe.v6i3.11338.

Seftianingsih, D. K. (2018). Pengenalan berbagai jenis kayu solid dan konstruksinya untuk furniture kayu. Jurnal Kemadha, 8(1), 1-14.

Tang, L., Zhang, R., Zhou, X., Pan, M., Chen, M., Yang, X., & Chen, Z. (2012). Dynamic adhesive wettability of poplar veneer with cold oxygen plasma treatment. BioResources, 7(3), 3327-3339. https://doi.org/10.15376/biores.7.3.3327-3339.

Wardani, A. H., & Zainuri, M. (2019). Pengaruh variasi massa SiO2 terhadap sudut kontak dan transparansi pada lapisan hydrophobic. Jurnal Sains dan Seni ITS, 7(2), 59-65. https://doi.org/10.12962/j23373520.v7i2.34769.

Woesono, H. B., Hadi, D. S., Suwadji, S., Damayanty, D., & Wardana, W. (2025). Peningkatan kualitas ketahanan air kayu lapis dengan perlakuan pelapisan permukaan. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 8, 174-177. https://doi.org/10.30595/pspfs.v8i.1492.

Yuan, Y., Lee, T.R. (2013 Contact Angle and Wetting Properties. In: Bracco, G., Holst, B. (eds) Surface Science Techniques. Springer Series in Surface Sciences, vol 51. Springer, Berlin, Heidelberg. https://doi.org/10.1007/978-3-642-34243-1_1.

Diterbitkan

2026-10-31

Cara Mengutip

Evaluasi Bahan Finishing Superhydrophobic Komersial pada Kayu Jati (Tectona grandis Linn.F) dan Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq): Evaluation of Commercial Superhydrophobic Finishing Materials on Teak (Tectona grandis Linn.F) and Mahogany (Swietenia mahagoni Jacq) Wood. (2026). PERENNIAL, 22(2), 83-92. https://doi.org/10.24259/perennial.v22i2.49616