Performa Kekuatan Lambung Kapal FRP di Galangan Kapal Rakyat UD Wahyu Asih Fiberglass, Kebumen
DOI:
https://doi.org/10.35911/torani.v9i2.48419Kata Kunci:
Shipyard, FRP ship, tensile and compressive strength, ship construction materialsAbstrak
Galangan kapal rakyat UD Wahyu Asih Fiberglass telah memproduksi berbagai jenis kapal berbahan FRP, namun proses pembuatannya belum mengikuti standar konstruksi yang ditetapkan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan masih mengandalkan pengalaman mandiri pemilik usaha. Selain itu, galangan ini belum memiliki pembuktian ilmiah terkait kekuatan struktur lambung kapal FRP yang dihasilkannya. Penelitian ini bertujuan mendeskri tahapan pembuatan konstruksi kapal beserta material yang digunakan, serta menentukan nilai kekuatan material melalui uji tarik, uji tekan, dan modulus elastisitas pada struktur lambung kapal FRP. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, pembuatan spesimen, dan pengujian sifat mekanik material, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan yang dipakai dalam pembuatan kapal FRP mencakup resin Yukalac 235, gelcoat Yukalac G-123 T-EX, serat CSM300, WR600, WR800, serta aditif seperti katalis Mepoxe, cobalt napthanate, pyrogenic silica, talc, pewarna Matapel Unipol, miracle gloss, minyak tanah, ivory rubbing compound, dan kit (compound). Proses konstruksi kapal dilakukan melalui dua tahap utama, yaitu pembuatan laminasi dan finishing, menggunakan teknik hand lay-up. Meskipun nilai kekuatan tarik telah memenuhi standar minimum BKI, nilai kekuatan tekan maupun modulus elastisitas yang diperoleh masih berada di bawah batas ketentuan yang ditetapkan BKI.
Referensi
[BKI] Biro Klasifikasi Indonesia. 2022. Guidance for FRP and Wooden Fishing Vessel up to 24 M Consolidated Edition 2022. Jakarta: Biro Klasifikasi Indonesia.
Alfissin S, Yuliadi MZ, Wahyudi D. 2019. Pengaruh susunan serat laminasi fiberglass terhadap kekuatan tarik dan tekuk material menggunakan variasi chopped standart mat dan woven roving. J Midsh. 2(2):20–23.
Ardhy S, Putra ME, Islahuddin. 2019. Pembuatan kapal nelayan fiberglass Kota Padang dengan metode hand lay up. Rang Tek J. 2(1):143–147. doi:10.31869/rtj.v2i1.1103.
Chellappa S. 2019. Experimental investigation of ship hull structure by composite material. Internasional Journal of Mechanical Engineering and Technology. 10(11):416-422.
Chen NZ, Soares CG. 2007. Longitudinal strength analysis of ship hulls of composite materials under sagging moments. Composite Structure. 77(1):36:44.
Dewi RC. 2019. Unjuk kerja gerakan heaving kapal bantuan pemerintah dan keberhasilan operasionalnya, sebagai dampak keberadaan muatan [skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Imron M, Soeboer DA, Ramadhoni R. 2018. Analisis tekno-ekonomi laminasi kapal psp 01 di Palabuhan Ratu, Jawa Barat. ALBACORE. 2(3):315–332. doi:10.29244/core.2.3.315-332.
Kiswadi. 2017. Kekuatan tarik komposit lamina berbasis anyaman serat karung plastik bekas (woven bag) [skripsi]. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Marantika MT, Sujana I, Ivanto M. 2022. Analisa uji tarik komposit berpenguat serat daun nanas dengan variasi susunan menggunakan perlakuan alkali. J Teknol Rekayasa Tek Mesin. 3(1):62–68.
Marzuki I. 2017. Kajian standarisasi laminasi struktur konstruksi lambung kapal ikan fiberglass 3 GT [tesis]. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
McVeagh J, Anmarkrud T, Gulbrandsen Ø, Ravikumar R, Danielsson P, Gudmundsson A. 2010. Training Manual On The Construction Of FRP Beach Landing Boats. Roma: FAO.
Prayetno E, Nugraha S, Risandi DP. 2016. Analisis quality control di galangan kapal tradisional-studi kasus Pulau Bintan. J Sustain. 5(02):1–5. doi:10.31629/sustainable.v5i2.366.
Rahmawaty SA, Parmita AWYP, Laksono AD. 2021. Analisa kekuatan tarik dan tekuk pada komposit fiberglas-polyester berpenguat serat gelas dengan variasi fraksi volume serat. J Tek Mesin-ITI. 5(3):146–155. doi:10.31543/jtm.v5i3.685.
Siregar ICR, Yudo H, Kiryanto. 2017. Analisa kekuatan tarik dan tekuk pada sambungan pipa baja dengan menggunakan kanpe clear nf sebagai pengganti las. J Tek Perkapalan. 5(4):716–725.













