Analysis of Land and Water Use Efficiency: Transforming Traditional Earthen Ponds into Recirculating Aquaculture Systems (RAS)

Penulis

  • Yuli Andriani Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran
  • Aisyah Aisyah Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran
  • Khalisa Muslimah Magister Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.35911/torani.v9i2.50655

Kata Kunci:

earthen pond, intensive aquaculture, land efficiency, recirculating system, water quality

Abstrak

Sektor budidaya perikanan di Indonesia menghadapi tantangan besar berupa penyusutan lahan produktif dan penurunan kualitas air permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas transformasi sistem budidaya dari metode kolam tanah konvensional ke Recirculating Aquaculture System (RAS) melalui analisis komprehensif efisiensi pemanfaatan lahan dan air. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui systematic literature review (SLR) dengan mengadaptasi pedoman PRISMA. Data sekunder diekstraksi dari 10 artikel ilmiah utama dalam rentang waktu 2016–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi RAS mampu melakukan intensifikasi padat tebar secara ekstrem hingga 2.000 ekor/m³, melampaui kolam tanah konvensional (±100 ekor/m³). Sistem filtrasi pada RAS terbukti menjaga stabilitas kualitas air pada ambang optimal, dengan kadar amonia sangat rendah (<0,01 mg/L) dan oksigen terlarut tinggi (6,0–7,2 mg/L), yang mendorong Laju Pertumbuhan Spesifik (SGR) mencapai 2,68% dan menekan Food Conversion Ratio (FCR) menjadi 1,08. Secara ekonomi, meskipun RAS memiliki biaya investasi awal yang tinggi, sistem ini menunjukkan kelayakan jangka panjang dengan Payback Period di bawah 4 tahun pada skala komersial yang optimal. Kesimpulannya, transformasi menuju teknologi RAS merupakan solusi strategis yang lebih unggul secara teknis, biologis, maupun ekonomi, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem melalui konsep zero waste.

Referensi

Andriani, Y., dan Zaelani, A. 2025. Sosialisasi penerapan budidaya ikan sistem resirkulasi sebagai solusi keterbatasan lahan dan sumber daya air di Kecamatan Situraja dan Cisitu. Jurnal Abdi Insani, 12(6), 2746-2758.

Cahyanti, Y., dan Awalina, I. 2022. Studi literatur: Pengaruh suhu terhadap ikan nila (Oreochromis niloticus). Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan, 2(4), 224-235.

Engle, C. R., Kumar, G., dan van Senten, J. 2020. Cost drivers and profitability of U.S. pond, raceway, and RAS aquaculture. Journal of the World Aquaculture Society, 51(4), 847-873.

Engle, C. R. 2023. The economics of recirculating aquaculture systems. Journal of the World Aquaculture Society, 54(4), 782-785.

Mohammad, T., Moulick, S., dan Mukherjee, C. K. 2018. Economic feasibility of goldfish (Carassius auratus Linn.) recirculating aquaculture system. Aquaculture Research, 49(9), 1-9.

Firdausi, A. P., Indriastuti, C. E., Kusumanti, I., Ramadhani, D. E., Tunisa, R. A., Maulana, A. Z. A., Samita, G. A. T., Rizky, M. F. A., Wiyoto, W., Adycha, P. A., dan Ihsan, M. F. M. 2024. Efektivitas budidaya ikan lele dengan Recirculating Aquaculture System (RAS) di Sujafish Farm, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 11(1), 1-12.

Hasibuan, S., Syafriadiman, S., Nuraini, N., Nasution, S., dan Darfia, N. E. 2021. Pengapuran dan pemupukan untuk meningkatkan kualitas air kolam budidaya di Rumbai Bukit Kecamatan Rumbai Pekanbaru. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 27(4), 293-300.

Indriastuti, C. E., Ratnawati, B., dan Budiharto, I. W. 2022. Survival and growth performance the catfish Clarias gariepinus in high density nurseries using recirculating aquaculture system (RAS). E3S Web of Conferences, 348, 00013.

Junaidi, M., Cokrowati, N., dan Abidin, Z. 2022. Penerapan teknologi recirculating aquaculture system (RAS) pada pembenihan ikan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(1), 1-5.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 2025. Konsumsi Ikan Masyarakat. https://statistik.kkp.go.id/home/konsumsi. Diakses pada 17 April 2026.

Kristina, T., Assiddiqi, T. D., Setiawan, B. I., Arif, C., dan Kurniawan, A. 2023. Kinerja unit dan isoterm adsorpsi filtrasi multimedia pada sistem resirkulasi akuakultur ikan hias berdasarkan variasi ketebalan media dan debit aliran. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(4), 933-945.

Lembang, M. S., dan Kuing, L. 2021. Efektivitas pemanfaatan sistem resirkulasi akuakultur (RAS) terhadap kualitas air dalam budidaya ikan koi (Cyprinus rubrofuscus). Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 12(2), 105-112.

Mahargyo, D. P., Waluyo, B. P., Prayoto, P., Rahardjo, S., Wartini, S., Supriyadi, B., dan Widyastuti, R. 2025. Optimasi budi daya ikan nila menggunakan recirculating aquaculture system (RAS) di kolam terpal bundar: analisis kelayakan terhadap pendederan. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 15(2), 187-196.

Muarif, Y., Wahyudin, D., Merdekawati, M., Mulyana, M., dan Mumpuni, F. S. 2020. Survival rate and feed convertion ratio in different systems. Proceedings of the International Seminar on Promoting Local Resources for Sustainable Agriculture and Development (pp. 50-55). Atlantis Press.

Munaeni, W., Agam, B., Tarigan, N., Hamka, M. S., Saridu, S. A., Huda, M. A., Purnamasari, T., Rumondang, A., Septiana, S., Setyono, B. D. H., Sumiarsih, S., Nurhayati, D., dan Irawan, H. 2024. Teknologi akuakultur. PT. Kamiya Jaya Aquatic.

Muslimah, K., dan Junianto. 2026. Transformasi Limbah Dari Sisa Menjadi Solusi: Filtrasi dan Penjernih Kualitas Air. Mafy Media Literasi Indonesia, Solok.

Nasuki, M. C., Almaniar, S., Rahmadiah, T., Mulyani, R., Dwinhoven, I., Humairani, H., Yusanti, I. A., Khatimah, K., dan Mulyadin, A. 2024. Kualitas air budidaya ikan. ResearchGate.

Prayogo, P., Suciyono, S., Budi, D. S., Maulana, M. H., dan Prayogo, A. M. 2026. Peningkatan produksi budidaya ikan lele melalui penerapan teknologi recirculating aquaculture system. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(1), 190-200.

Puluhulawa, R. 2025. Tingkat konsumsi oksigen dan pertumbuhan ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) yang dibudidayakan dalam sistem resirkulasi dengan variasi media filter. Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan, 5(1), 104-115.

Rusjdi, H., Putra, R. P., Hendri, H., Sulistyo, E., Wahyuningsih, U., Sany, N., Alfalah, W., Emilia, E., dan Hasanudin, M. 2024. Budidaya ikan lele dengan metode recirculating aquaculture system dipesantren Madarijul Mubtadien untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(10), 1594-1601.

Syahputra, B., Soedarsono, S., dan Poedjistoeti, H. 2022. Buku ajar perancangan bangunan pengolahan air minum. Sultan Agung Press.

Widodo, E., Sambah, A. B., Widodo, C. S., Ardiarini, N. R., dan Rachmawati, R. 2024. Peternakan ikan modern dengan teknologi RAS. UB Press.

Diterbitkan

2026-06-24

Cara Mengutip

Analysis of Land and Water Use Efficiency: Transforming Traditional Earthen Ponds into Recirculating Aquaculture Systems (RAS). (2026). Torani Journal of Fisheries and Marine Science, 9(2), 144-154. https://doi.org/10.35911/torani.v9i2.50655