PEMANFAATAN TEKNOLOGI KELAUTAN DALAM MENGATASI LIMBAH SAMPAH PLASTIK DI KAWASAN PESISIR PANTAI LOSARI

Penulis

  • Siti Suleman Universitas Hasanuddin
  • Andhika Hayyu Pratama
  • Fabelyn Gandryal Mistipa
  • Muhammad Fakhri Ardyansyah
  • Nurul Hidayah
  • Hans Julio Pratama

Abstrak

Limbah atau sampah adalah sisa atau buangan yang dihasilkan dari aktivitas atau kegiatan sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat. Dimana masyarakat bermukim, di sanalah berbagai jenis limbah akan dihasilkan. Demikian pula di wilayah Pantai Losari, dimana banyak terdapat aktivitas harian yang melibatkan interaksi dalam bermasyarakat sehingga menghasilkan limbah sampah yang justru berdampak pada tercemarnya Pantai Losari. Pantai Losari adalah sebuah pantai yang terletak di sebelah barat Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Pantai ini menjadi tempat bagi warga makassar untuk menghabiskan waktu pada pagi, sore dan malam hari menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah.Namun sayangnya, keindahan bangunan di pesisir pantai tidak seindah pemandangan lautnya yang kotor dipenuhi sampah plastik yang mengapung dipinggir pantai akibat perilaku masyarakat membuang sampah di laut. Masalah utama adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan kebersihan sampah mereka, baik itu sampah plastik, botol minuman, maupun makanan atau jajanan yang terdapat di sekitaran Pantai Losari yang langsung sampahnya dibuang menuju area laut. Oleh karena itu dibutuhkan adanya kesadaran masyarakat akan kebersihan sampah mereka. Dengan adanya teknologi maka akan mempermudah pekerjaan dalam pembersihan limbah sampah yang sulit untuk dikerjakan oleh manusia. Salah satu contoh penerapan teknologi dalam pembersihan limbah sampah yaitu robot BeBot. Robot BeBot merupakan robot yang diciptakan untuk membersihkan sampah plastik di pesisir pantai. BeBot mempunyai beberapa keunggulan yaitu ramah lingkungan, beroperasi tanpa polusi dan lain-lain.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-06-22

Terbitan

Bagian

Pengembangan SDM dan SDA Pesisir