ANALISIS PERBAIKAN BERKESINAMBUNGAN PADA MOORING BUOY DIPERTAMINA FUEL TERMINAL LUWUK

Penulis

  • Muhammad Syaifullah Universitas Hasanuddin

Abstrak

Mooring buoy merupakan salah satu struktur apung yang digunakan untuk menambatkan kapal(vessel) baik kapal pariwisata, kapal nelayan, kapal kargo hingga kapal kapal pribadi pada saat berada di perairan laut dalam ataupun perairan laut dangkal. Buoy ini ditambatkan ke dasar laut dengan menggunakan rantai atau tali yang dikenal dengan mooring. Mooring ini memiliki tiga tipe tergantung dari bahan yang digunakan mooring tersebut yaitu, mooring dengan menggunakan rantai, mooring yang menggunakan tali, dan mooring yang menggunakan kombinasi kedua bahan yaitu rantai dan tali. Kerusakan yang sering terjadi secara umum pada mooring buoy adalah kerusakan peralatan, kerusakan akibat proses penambatan dan korosi.Namun, dari beberapa kerusakan yang sering terjadi pada mooring buoy, kerusakan yang sangat sulit terhindarkan yaitu korosi. Korosi adalah kerusakan karena sifat logam dengan proses elektrokimia yang biasanya berjalan lebih lambat. Contohnya adalah korosi oksida pada logam besi dengan pembentukan karat.Dalam penanganan kerusakan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan perbaikan yang berkelanjutan. Salah satu metode perbaikannya yaitu dengan sistem proteksi katodik.  

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-06-22

Terbitan

Bagian

Teknologi Kelautan