OPTIMASI STERILISASI EKSPLAN SEGMEN NODUS DARI CABANG ELO (Ficus racemosa L.) UNTUK INDUKSI TUNAS IN VITRO
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk optimalisasi perlakuan sterilisasi cabang Elo sebagai sumber eksplan segmen nodus dan mengevaluasi komposisi larutan forcing untuk memcahkan dormansi dan memacu pertumbuhan tunas aksilar in vitro. Cabang elo sepanjang 20 cm diambil dari pohon Elo (Ficus racemosa L.) dewasa di Kebun Botani, Departemen Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya kemudian dipotong menjadi beberapa segmen yang mengandung nodus sepanjang 4 cm dan dicuci. Selanjutnya segmen nodus disterilisasi dengan tiga jenis larutan sterilisasi (S1, S2 dan S3) dengan variasi bahan sterilan (EtOH, Bayclin, fungisida dan Tween 20) dan durasi paparan. Segmen nodus yang telah steril dimasukkan ke wadah steril berisi larutan forcing dengan variasi komposisi yang terdiri dari antimikroba 8-hydroxyquinoline citrate (8-HQC), sukrosa dan beberapa ZPT TDZ, IBA dan GA3. Evaluasi dilakukan setelah 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur sterilisasi terbaik untuk segmen cabang F. racemosa yang mengandung kuncup dorman adalah kombinasi penggunaan fungisida Nordox, EtOH, Bayclin dan Tween 20 dengan tingkat kerbehasilan mencapai 100%. Selain itu komposisi terbaik larutan forcing yang mampu menginduksi eksplan segmen cabang terbanyak dalam memecahkan dormansi kuncup dan memacu pertumbuhan tunas kayu F. racemosa, adalah kombinasi forcing 8-hydroxyquinoline citrate (8-HQC), sukrosa dan beberapa zat pengatur tumbuh yaitu TDZ, IBA dan GA3.