Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.02/Men/1980 pasal 3 ayat (2) memang mewajibkan perusahaan untuk memeriksakan kesehatan pegawainya dalam satu tahun dilakukan satu kali yang disebut pemeriksaan kesehatan berkala. Target realisasi keikutsertaan karyawan PT.PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala tidak pernah tercapai. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan manajemen  terhadap perilaku karyawan untuk melakukan medical check up di PT.PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Metode: Sampel pada penelitian ini berjumlah 114 responden. Untuk mendistribusikan karakteristik responden digunakan analisis univariat. Sedangkan untuk analisis bivariate dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai P-value = 0,0,47 dimana < α (0,05) sehingga dapat disimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku karyawan di PT.PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan untuk melakukan medical check up. Terdapat hubungan antara sikap dan perilaku karyawan di PT.PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan untuk melakukan medical check up dengan nilai P-value = 0,0,39 dimana < α (0,05) dan juga terdapat hubungan antara dukungan manajemen dan perilaku karyawan di PT.PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan untuk melakukan medical check up dengan nilai P-value = 0,0,39 dimana < α (0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku karyawan untuk melakukan pemeriksaaan kesehatan di PT.PLN(Persero) UP3 Makassar Selatan antara lain, pengetahuan, sikap, dan dukungan manajemen. Saran yang diberikan peneliti yaitu sebaiknya bagian K3L memberikan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan, serta bagian manajemen memberikan hak pemeriksaan kesehatan kepada seluruh karyawan tanpa terkecuali.

Keywords

perilaku pengetahuan dukungan kesehatan

Article Details

Author Biographies

Fikriyyah Utami, Departement Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departement Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Masyita Muis, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Awaluddin Awaluddin, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

How to Cite
Utami, F., Muis, M., & Awaluddin, A. (2023). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN PERILAKU KARYAWAN UNTUK MELAKUKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN. Hasanuddin Journal of Public Health, 4(1), 100–108. https://doi.org/10.30597/hjph.v4i1.26023

References

  1. Amin, M.D., Kawatu, P.A.T. and Amisi, M.D. Hubungan antara Umur dan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Lapangan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Bitung: eBiomedik. 2019;7(2):113–117.
  2. Agustin, R. Perilaku Kesehatan anak Sekolah: Perilaku Kesehatan, Prevalensi Penyakit dan Upaya Peningkatan Status Kesehatan Anak Sekolah. Jember: CV.Pustaka Abadi. 2019
  3. Atmaja, J. dkk..Penerapan Sistem Pengendalian Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi di Kota Padang: Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil. 2018;15(2):64–76.
  4. Bando, J.J. dkk. Gambaran Penerapan Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3Rs) Di Rumah Sakit Advent Manado: Kesmas. 2020; 9(2):33–40.
  5. Edigan, F. dkk. Hubungan Antara Perilaku Keselamatan Kerja Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Karyawan PT Surya Agrolika Reksa di Sei. Basau: Jurnal Saintis. 2019;19(2):61-70.
  6. Febrianti, A.A. dkk.. Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Dalam Manajemen Alat Perlindungan Diri (APD): Jurnal Abdi Masyarakat. 2021; 2(2):68–75.
  7. Habibi, Widiastuty, L. dan Hidayat, G. Gambaran Perilaku Petugas Pengangkut Sampah dalam Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kecamatan Tallo Kota Makassar: Higiene. 2019;5(1: 60–65.
  8. Husein, M. „Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri ( Apd ) Di Wilayah Kerja Pt. Pln Ulp Martapura Tahun 2021. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Kalimantan.
  9. Amin, M.D., Kawatu, P.A.T. and Amisi, M.D. Hubungan antara Umur dan Status Gizi dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Lapangan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Bitung: eBiomedik. 2019;7(2):113–117.
  10. Gunawan, A. Manfaat Medical Check Up Bagi Karyawan dan Perusahaan; . 2018
  11. Hasnidar. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil dalam Pemeriksaan Kesehatan di UPT Puskesmas Lamurukung: Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. 2018;11(1):548–553.
  12. Irwan dan Nule, R. Hubungan Dukungan Sosial Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Smk N 2 Limboto. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community: 2019; 1(1):25-31.
  13. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1087 Tahun 2010 tentang Standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit.
  14. Munawaroh, S. dan Talkah, A. Deteksi Dini Kanker Serviks Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Ditinjau Dari Faktor Pendukung, Faktor Pemungkin, Faktor Penguat Terhadap Perilaku Wanita Usia Subur: Jurnal Ilmu Manajemen. 2019;8(5):55.
  15. Primasanti, Y. dan Indriastiningsih, E. Analisis keselamatan dan kesehatan kerja (k3) pada departemen weaving pt panca bintang tunggal sejahtera: Jurnal Ilmu Keperawatan. 2019;12(1):55–77.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

<< < 15 16 

You may also start an advanced similarity search for this article.