Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Dismenore atau nyeri haid merupakan gangguan menstruasi yang paling umum terjadi pada remaja putri dan terkadang mengganggu aktivitas remaja, utamanya sebagai pelajar. Tujuan: Mengetahui hubungan stres akademik, indeks massa tubuh, usia menarche, aktivitas fisik dan riwayat dismenore pada keluarga dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study yang berlangsung pada bulan Februari 2023 di SMAN 3 Luwu Timur. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI di SMAN 3 Luwu Timur sebanyak 331 siswi dengan sampel sebagian siswi yang berjumlah 125 orang yang berasal dari kelas X sebanyak 71 orang dan siswi kelas XI sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode proportional stratified random sampling. Uji statistik menggunakan analisis chi-square dan fisher-exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 117 siswi (93,6%) yang mengalami dismenore primer. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (p-value=0,006) dan riwayat dismenore keluarga (p-value=0,021) merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer. Namun, tidak ada hubungan antara stres akademik (p-value=1,000), usia menarche (p-value=0,596), dan aktivitas fisik (p-value=0,474) dengan kejadian dismenore primer. Kesimpulan: Ada hubungan antara indeks massa tubuh dan riwayat dismenore keluarga dengan kejadian dismenore primer, sedangkan stres akademik, usia menarche dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Siswi sebaiknya dapat menerapkan pola hidup sehat serta senantiasa memantau IMT untuk mengetahui gambaran status gizi.

Keywords

Dismenore Primer Remaja Putri

Article Details

Author Biographies

Nichlasul Dienullah, Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Andi Zulkifli Abdullah, Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Andi Selvi Yusnitasari, Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

How to Cite
Dienullah, N., Abdullah, A. Z., & Yusnitasari, A. S. (2023). FAKTOR YANG BERPENGARUH DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER DI SMAN 3 LUWU TIMUR. Hasanuddin Journal of Public Health, 4(1), 72–84. https://doi.org/10.30597/hjph.v4i1.26096

References

  1. Ariyanti KS, Sariyani MD, Winangsih R. Terapi Non Farmakologis untuk Mengurangi Nyeri Haid pada Remaja di Tabanan. J Kebidanan Malakbi. 2022;3(2):58.
  2. Setiawan SA, Lestari L. Hubungan Nyeri Haid (Dismenore) dengan Aktivitas Belajar Sehari-Hari Pada Remaja Putri Kelas VII di SMPN 3 Pulung. J Delima Harapan. 2018;5(1):24–31.
  3. Hadjou OK, Jouannin A, Lavoue V, Leveque J, Esvan M, Bidet M. Prevalence of dysmenorrhea in adolescents in France: Results of a large cross-sectional study. J Gynecol Obstet Hum Reprod. 2022;51(3):1–8.
  4. Abdel-Sattar S. Prevalence of Primary Dysmenorrhea among Secondary School Students and Its Treatment Modalities in Fayed City. Egypt Fam Med J. 2018;2(2):1–11.
  5. Hu Z, Tang L, Chen L, Kaminga AC, Xu H. Prevalence and Risk Factors Associated with Primary Dysmenorrhea among Chinese Female University Students: A Cross-sectional Study. J Pediatr Adolesc Gynecol. 2020;33(1):15–22.
  6. Haerani, Dillah U, Hidayah Bohari N, Ariani Nur N, Rupa A AM, Kamaruddin M. Deskripsi Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dismenore di Kelurahan Benjala Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Med Alkhairaat J Penelit Kedokt dan Kesehat. 2020;2(2):81–90.
  7. Mokoginta F, Jama F, Padhila NI. Lilin Aromaterapi Lavender dapat Menurunkan Tingkat Dismenore Primer. Wind Nurs J. 2021;1(2):113–122.
  8. Berkley K. Primary dysmenorrhea: an urgent mandate. Pain. 2013;21(3):1–8.
  9. Rohmawati W, Wulandari DA. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Nyeri Dismenore Primer pada Siswi Di SMA Negeri 15 Semarang. J Bidan Cerdas. 2019;2(2):84.
  10. Oktorika P, Indrawati, Sudiarti PE. Hubungan Index Massa Tubuh (IMT) dengan Skala Nyeri Dismenorea Pada Remaja Putri di SMA Negeri 2 Kampar. J Ners Res Learn Nurs Sci. 2020;4(23):122–129.
  11. Alam S, Syahrir S, Adnan Y, Asis A. Hubungan Status Gizi dengan Usia Menarche pada Remaja Putri. J Ilmu Kesehat Masy. 2021;10(03):200–207.
  12. Molla A, Duko B, Girma B, Madoro D, Nigussie J, Belayneh Z, et al. Prevalence of dysmenorrhea and associated factors among students in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis. Women’s Heal. 2022;18:1–11.
  13. Dewi NP, Solehati T, Hidayati NO. Kualitas Hidup Remaja yang Mengalami Dismenore di SMK Negeri 2 Sumedang. J Ilm Manuntung. 2018;4(2):129.
  14. Juliana I, Rompas S, Onibala F. Hubungan Dismenore dengan Gangguan Siklus Haid Pada Remaja di SMA N 1 Manado. J Keperawatan. 2019;7(1):1–8.
  15. Huda AI, Ningtyias FW, Sulistiyani. Hubungan Antara Status Gizi, Usia Menarche dengan Kejadian Dysmenorrhea Primer pada Remaja Putri di SMPN 3 Jember. Pustaka Kesehat. 2020;8(2):123.
  16. Putri M, Khairani. Hubungan Intensitas Nyeri Haid Dengan Perilaku Penanganan Nyeri Saat Haid Pada Siswa Kelas X di Smk Kesehatan Imelda Medan. Prepotif. 2022;6(3):2355–2361.
  17. Shafa L, Triana N, Haniyah S. Hubungan Dismenore dengan Aktivitas Belajar Praktik Mahasiswi Keperawatan Fakultas Kesehatan Universitas Harapan Bangsa Purwokerto. J Surya. 2021;11(01):5–7.
  18. Iqra Y, Shehzadi T, Rida M, Imtiaz R. Association of Insomnia and Academic Stress with the onset of Dysmenorrhea among females of Lahore, Pakistan. ScienceOpen Preprints. 2022:1-6 .
  19. Shafa L, Triana N, Haniyah S. Hubungan antara Tingkat Stres Akademik dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi S1 Keperawatan Universitas Harapan Bangsa. SNPPKM. 2021;11(01):257–265.
  20. Rita N, Sari PG. Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenore. Lentera Kesehat ‘Aisyiyah. 2019;2(2):102–110.
  21. Widiyanto A, Uti ADL, Sab’ngatun. Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Dismenorea. J Heal Res. 2020;3(2):131–141.
  22. El-Kosery SM, Mostafa NT, H. Yosseuf H. Effect of Body Mass Index on Primary Dysmenorrhea and Daily Activities in Adolescents. The Medical Journal of Cairo University. 2020;88(1):79–84.
  23. Nloh AM, Ngadjui E, Vogue N, Momo ACT, Fozin GRB, Yemeli YM, et al. Prevalence and factors associated with dysmenorrhea in women at child bearing age in the dschang health district, west-cameroon. Pan Afr Med J. 2020;37:1–10.
  24. Siagian JLS. Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Dismenore Pada Remaja Putri Di SMAK Fides Quaerens Intellectum Kefamenanu Tahun 2017. J Inov Kesehat. 2019;1(1):11–15.
  25. Nuraini S, Sa’diah YS, Fitriany E. Hubungan Usia Menarche, Status Gizi, Stres dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman. Jurnal Sains dan Kesehatan. 2021;3(3):443–450.
  26. Lail NH. Hubungan Status Gizi, Usia Menarche dengan Dismenorea pada Remaja Putri Di SMK K Tahun 2017. J Ilm Kebidanan Indones. 2019;9(02):88–95.
  27. Fatmawati E, Aliyah AH. Hubungan Menarche dan Riwayat Keluarga dengan Dismenore (Nyeri Haid). Kesehat Madani Med. 2020;11(01):12–20.
  28. Alrahal FA, Al-Matouq S, Al-Taiar A, Al-Basri D, Al-Mutairi H, Al-Enzi M, et al. Dysmenorrhea among high-school students and its associated factors in Kuwait. Arab Gulf J Sci Res. 2020;19(80):1-12.
  29. Kusnaningsih A. Prevalensi Dismenore pada Remaja Putri di Madrasah Aliyah Darul Ulum dan Miftahul Jannah Palangka Raya. J Surya Med. 2020;5(2):1–8.
  30. Horman N, Manoppo J, Meo LN. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Puteri di Kabupaten Kepulauan Sangihe. J Keperawatan. 2021;9(1):38.
  31. Mouliza N. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri di MTS Negeri 3 Medan Tahun 2019. J Ilm Univ Batanghari Jambi. 2020;20(2):545.
  32. Puspitasari IA, Ugelta S, Ray HRD. Hubungan Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Dismenore. J Ilmu Faal Olahraga. 2022;4(2):7–14.
  33. Irawan R, Santosa M, Liezandi E. Pengaruh Tingkat Aktivitas Fisik terhadap Derajat Dismenorea Primer pada Wanita Usia Dewasa Muda. Damianus J Med. 2022;21(2):127–135.
  34. Aprilia TA, Prastia TN, Nasution AS. Hubungan Aktivitas Fisik, Status Gizi dan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenore Pada Mahasiswa di Kota Bogor. J Mhs Kesehat Masy. 2022;5(3):296–309.
  35. Diana Putri E, Nency A. Aktifitas Fisik, Riwayat Dismenore Keluarga dan Kecemasan dengan Dismenore pada Remaja. SIMFISIS J Kebidanan Indones. 2021;1(1):35–43.
  36. Ariesthi KD, Fitri HN, Paulus AY. Pengaruh Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di Kota Kupang. Chmk Heal J. 2020;4(2):166–172.

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.