Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang disebabkan oleh agen infeksius yang dapat menular diantara manusia. ISPA masih menjadi salah satu penyakit dengan angka kejadian tertinggi di tiap daerah di Indonesia serta di berbagai Puskesmas, salah satunya yaitu Puskesmas Malimongan Baru. Tujuan: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada balita di wilayah kerja Puskesmas Malimongan Baru. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1139 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan jumlah sample sebanyak 123 balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan wawacara langusng dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang berhubungan dengan penyakit ISPA yaitu pengetahuan ibu (p=0,004), berat badan lahir (p=0,014), status ASI (p=0,000), status imunisasi p=0,015), status gizi (p=0,003). Kemudian variabel paparan asap rokok p=0,001), penggunaan obat anti nyamuk (p=0,000), dan kelembapan (p=0,021) berhubungan dengan kejadian ISPA. Variabel bebas yang tidak berhubungan adalah ventilasi (p=0,180) dan kepadatan hunian (p=0,832). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan ibu, berat badan lahir, status ASI, status imunisasi, status gizi, paparan asap rokok, penggunaan obat anti nyamuk, serta kelembapan dengan kejadian ISPA pada balita. Diharapkan masyarakat dapat mencari informasi dengan giat dan sebanyak-banyaknya mengenai ISPA agar dapat melakukan kegiatan pencegahan untuk mengurangi angka kejadian ISPA, khususnya untuk ibu orang tua balita diharapkan menjaga kesehatan lingkungan rumah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Keywords

ISPA Balita Cross-sectional

Article Details

Author Biographies

Imanuelle Tamara Audrey Siampa, Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Nur Nasry Noor, Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Andi Selvi Yusnitasari, Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

How to Cite
Siampa, I. T. A., Noor, N. N., & Yusnitasari, A. S. (2023). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT PADA BALITA. Hasanuddin Journal of Public Health, 4(1), 57–71. https://doi.org/10.30597/hjph.v4i1.25895

References

  1. 1. Zara N. Gambaran Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Bahaya Asap Rokok Yang Dapat Memicu Kejadian ISPA Pada Anak Usia 0-5 Tahun Di Puskesmas Samudera Tahun 2020. AVERROUS J Kedokt dan Kesehat Malikussaleh. 2021;7(2):24–33.
  2. 2. Ridwan SF, Rohima W, Sudarsono W, Septiana SA, Putri SR. Faktor Risiko Fisiologis Penyebab Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita. Jumantik J Ilm Penelit Kesehat. 2021;6(1):85–95.
  3. 3. Shi T, McAllister DA, O’Brien KL, Simoes EAF, Madhi SA, Gessner BD, et al. Global, regional, and national disease burden estimates of acute lower respiratory infections due to respiratory syncytial virus in young children in 2015: a systematic review and modelling study. Lancet. 2017;390(10098):946–958.
  4. 4. Wisudariani E, Zusnita S, Butar MB. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semerap Kerinci, Jambi. JIK (Jurnal Ilmu Kesehatan). 2022;6(2):362–369.
  5. 5. Litbangkes RI. Laporan Riskesdas 2018 Nasional. 2019. p. 674.
  6. 6. Sholihah NM, Susanti R, Untari EK. Gambaran Pengobatan Dan Biaya Medis Langsung Pasien Ispa Anak Di Rs ‘X’ Tahun 2015. J Manaj dan Pelayanan Farm (Journal Manag Pharm Pract. 2017;7(1):40.
  7. 7. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020.
  8. 8. Lazamidarmi D, Sitorus RJ, Listiono H. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita. J Ilm Univ Batanghari Jambi. 2021;21(1):299.
  9. 9. Syahidi MH, Gayatri D, Bantas K. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Anak Berumur 12-59 Bulan di Puskesmas Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Tahun 2013. J Epidemiol Kesehat Indones. 2016;1(1):23–27.
  10. 10. Sarniyati. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang ISPA dengan Upaya Pencegahan ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semerap. Malahayati Nurs J. 2022;1(1):173–179.
  11. 11. Nurwahidah, Haris A. Pengetahuan Orangtua Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Puskesmas Kumbe Kota Bima. J Keperawatan Terpadu (Integrated Nurs Journal). 2019;1(2):9.
  12. 12. Suryadinata A. Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dan Status Imunisasi Terhadap Kejadian ISPA Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Baru Ogan Komering Ulu. J Masker Med. 2020;8(2).
  13. 13. Fatimah, Massi MN, Febriani ADB, Hatta M, Karuniawati A, Rauf S, et al. The role of exclusive breastfeeding on sIgA and lactoferrin levels in toddlers suffering from Acute Respiratory Infection: A cross-sectional study. Ann Med Surg. 2022;77(February):103644.
  14. 14. Magdaleni AR, Irawan DB, Sukemi S. Relationship of Low Birth Weight, Nutritional Status and Exclusif Breast-Feeding with ARI in Infants Aged 6-23 Months in Karang Asam Public Health Center, Samarinda City In 2018. J At. 2020;05(2):123–131.
  15. 15. Rahayuningrum DC, Nur SA. Hubungan Status Gizi Dan Status Imunisasi Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Balita Kota Padang. J Kesehat Mesencephalon. 2021;7(1).
  16. 16. Garmini R, Purwana R. Polusi Udara Dalam Rumah Terhadap Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada Balita di TPA Sukawinatan Palembang. J Kesehat Lingkung Indones. 2020;19(1):1.
  17. 17. Harjatmo TP, M. PH, Wiyono S. Penilaian Status Gizi. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI. 2017.
  18. 18. Nasution AS. Aspek Individu Balita Dengan Kejadian ISPA Di Kelurahan Cibabat Cimahi. Amerta Nutr. 2020;4(2):103.
  19. 19. Kurniawan M, Wahyudi WT, Zainaro MA. Hubungan Paparan Asap Rokok dengan Kejadian Ispa pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Agung Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. Malahayati Nurs J. 2021;3(1):82–91.
  20. 20. Ollo TM, Atti A, Lobo M, Kleden MA, Matematika PS, Sains F, et al. Pengaruh Penggunaan Obat Nyamuk , Karakteristik Balita Dan Perilaku Keluarga Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita. J Difer. 2021;3(2):1–13.
  21. 21. Triandriani V, Hansen. Hubungan Lingkungan Fisik dengan Kejadian Ispa pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda. Borneo Student Res. 2019;1(1):146–151.
  22. 22. Agungnisa A. Physical Sanitation of the House that Influence the Incidence of ARI in Children under Five in Kalianget Timur Village. J Kesehat Lingkung. 2019;11(1):1.
  23. 23. Sabila I, Nusri TM, Fitriani D, Pinilih A. Hubungan Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Pada Balita Di Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka Tahun 2020. Spirakel. 2021;13(1):1–9.

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.