Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Kelelahan kerja merupakan penurunan keinginan untuk melanjutkan pekerjaan yang disebabkan oleh kondisi-kondisi tertentu. International Labour Organitation (ILO) mencatat bahwa sebanyak dua juta pekerja meninggal setiap tahun akibat kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan kerja dan dari 58.115 sampel, 18.828 diantaranya atau sebanyak 32,8% mengalami kelelahan saat bekerja. Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja cleaning service PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 pekerja. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian dilaksanakan di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar selama bulan Maret – April 2023. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS 29 dengan menggunakan uji statistik chi-square test.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 responden (20.8%) yang mengalami kelelahan kerja kategori kurang lelah, 16 responden (33.3%) pekerja lelah dan sebanyak 22 responden (45.8%) sangat lelah. Hasil uji pearson chi-square test menunjukkan ada hubungan antara umur (p = 0.001), masa kerja (p = 0.001), beban kerja (p = 0.001) dan IMT (p = 0.001) dengan kelelahan kerja pada pekerja cleaning service PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar. Kesimpulan: Ada hubungan antara umur, masa kerja, beban kerja dan IMT dengan kelelahan kerja pada pekerja cleaning service PT.Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar. Saran bagi pekerja untuk memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik dalam rangka mengurangi kelelahan kerja.

Keywords

Kelelahan Kerja cleaning service

Article Details

Author Biographies

Andi Nurul Farihah Abustan, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Awaluddin Awaluddin, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Andi Muflihah Darwis, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

How to Cite
Abustan, A. N. F., Awaluddin, A., & Darwis, A. M. (2024). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA CLEANING SERVICE. Hasanuddin Journal of Public Health, 5(3), 278–287. https://doi.org/10.30597/hjph.v5i3.27540

References

  1. Suma’mur, Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja. 2nd Ed. Bandung: Informatika Bandung; 2013.
  2. WHO. Almost 2 Million People Die from Work-Related Causes Each Year. 2021. https://www.who.int/news/item/17-09-2021-who-ilo-almost-2-million-people-die-from-work-related-causes-each-year
  3. Kemnaker RI. Perusahaan Harus Optimalkan Sistem Pencegahaan Kecelakaan Kerja. Jakarta: Biro Humas Kemnaker; 2021. https://kemnaker.go.id/news/detail/perusahaan-harus-optimalkan-sistem-pencegahan-kecelakaan-kerja
  4. Tarwaka. Ergonomi untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta: UNIBA Press; 2004. https://ftp.idu.ac.id/wp-content/uploads/ebook/ip/BUKU%20ERGONOMI/Buku-Ergonomi.pdf
  5. South L, Pinontoan O, Doda, D. Hubungan antara Umur, Status Gizi dan Beban Kerja Fisik dengan Kejadian Kelelahan Kerja pada Pekerja di PT. Nichindo Manado Suisan. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi. 2017;6(2):1–15.
  6. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/22974
  7. Faizal D, Adha MZ, Fadilah, SAN, Bahri, S. Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Perawat pada Masa Pandemi COVID-19 di RSAU dr. M. Hassan Toto Bogor. MAP (Midwifery and Public Health) Journal. 2022; 2(1):104-113.
  8. Liana Y. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Burnout (Kejenuhan Kerja) pada Perawat. Proceeding Seminar Nasional Keperawatan. 2020;6(1):108–115. https://conference.unsri.ac.id/index.php/SNK/article/view/1760
  9. Saptadi J, Fataruba I. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di CV. Sada Wahyu Kabupaten Bantul. Periodicals of Occupational Safety and Health. 2022; 1(1): 8-16. https://pdfs.semanticscholar.org/b0b5/dde8f6d5feeb92cc84f8f73bf697cb8b8be9.pdf
  10. Rudyarti, E. Analisis Hubungan Stres Kerja, Umur, Masa Kerja dan Iklim Kerja dengan Perasaan Kelelahan Kerja Pada Perawat. Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat. 2020; 1(1):240–249.
  11. Dengo MR, Arda ZA, Anggraini P, Darise DS. Analisis Kelelahan Kerja pada Petugas Damkar di BPBD Kabupaten Gorontalo. Jurnal Promotif Preventif. 2023; 6(2):230-236. https://journal.unpacti.ac.id/JPP/article/view/744
  12. Agustinawati K, Dinata I, Primayanti D. Hubungan antara Beban Kerja dengan Kelelehan Kerja pada Pengerajin Industri Bokor di Desa Menyali. E-Jurnal Medika Udayana. 2019;8(9):1-7. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/53068
  13. Nursandyas, G. A. S. Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Sopir Bus Trans Jogja. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021;2(1):17–28.
  14. Wurarah M, Kawatu P, Akili R. Hubungan antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Petani. Journal of Public Health and Community Medicine. 2020;1(2):6-10. http://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/ijphcm/article/view/28661
  15. Waldani, D. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bus CV. PO Safa marwa Sungai Penuh. Ensiklopedia of Journal. 2020;2(3):231-238. https://jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/viewFile/528/490
  16. Wulandari, RS. Hubungan Status Gizi (IMT), Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Bagian Produksi di PT. Coca Cola Bottling Indonesia. Media Gizi Kesmas. 2022; 11(1):1-11. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.246-256

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

<< < 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.