Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Puskesmas Kassi-Kassi mencatat jumlah kasus penderita diabetes melitus tipe 2 terbanyak kedua di 2024 di Kota Makassar. Orang dengan diabetes melitus tipe 2 berisiko menurunkan kualitas hidup pada aspek fisik, psikologis, sosial dan lingkungan. Keberhasilan pengelolaan diabetes melitus tipe 2 sangat bergantung pada self-management dan dukungan keluarga. Tujuan: Menganalisis hubungan antara self-management dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian ini berupa observasional analitik menggunakan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 terdiagnosa oleh dokter yang terdaftar dan berkunjung ke puskesmas. Sampel dihitung menggunakan rumus Lemeshow berjumlah 104 responden diabetes melitus tipe 2 dan dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada bulan November hingga Desember 2025 di Puskesmas Kassi-Kassi dengan mengguna-kan kuesioner sebagai instrumen. Selanjutnya, data dianalisis secara univariat dan bivariat melalui uji chi-square. Hasil: Analisis penelitian mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara self-management dengan kualitas hidup penderita (p = 0,005). Demikian pula, dukungan keluarga juga terbukti memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas hidup mereka (p = 0,016). Kesimpulan: Self-management dan dukungan keluarga memiliki keterkaitan yang signifikan dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itu, penderita diabetes melitus tipe 2 disarankan untuk meningkatan self-management dan memperkuat dukungan keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup yang lebih optimal.

Keywords

Self-management dukungan keluarga kualitas hidup puskesmas diabetes melitus tipe 2

Article Details

Author Biographies

Nasrullah Nasrullah, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Makassar

Rosa Devitha Ayu, Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Jumriani Ansar, Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Rizky Chaeraty Syam, Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Universitas Hasanuddin

How to Cite
Nasrullah, N., Ayu, R. D., Ansar, J., & Syam, R. C. (2026). HUBUNGAN SELF-MANAGEMENT DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2. Hasanuddin Journal of Public Health, 7(1), 55–65. https://doi.org/10.30597/hjph.v7i1.49731

References

  1. Puspitasari D. Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai Tahun 2019. http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/2934
  2. Saragih H, Simanullang MSD, Br Karo LF. Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien DM Tipe 2. Jurnal Illmiah Keperawatan IMELDA. 2022;8(2):147–154.
  3. https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v8i2.1001
  4. WHO. Diabetes. 2024. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes
  5. International Diabetes Federation. Diabetes in Indonesia 2024. Belgium. https://idf.org/our-network/regions-and-members/western-pacific/members/indonesia/
  6. Kemenkes RI. Data SKI 2023. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
  7. Dinas Kesehatan Kota Makassar. Laporan Diabetes Melitus 2023 dan 2024.
  8. Duncan BB, Magliano DJ, Boyko EJ. IDF Diabetes Atlas 11th Edition 2025: Global Prevalence and Projections for 2050. Nephrology Dialysis Transplantation. 2025;41(1):7-9. https://doi.org/10.1093/ndt/gfaf177
  9. Nila Sari. Hubungan Lama Menderita dan Komplikasi dengan Kualitas Hidup Wanita Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di RS Mitra Medika. Klinik: jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan. 2022; 1: 44–51. https://doi.org/10.55606/klinik.v1i2.557
  10. Luthfa I. Self-Management Menentukan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Endurance 2019; 4(2): 402. https://doi.org/10.22216/jen.v4i2.4026
  11. Bravo L, Killela MK, Reyes BL, et al. Self-management, Self-efficacy and Health-related Quality of Life in Children with Chronic Illness and Medical Complexity. Journal of Pediatric Health Care 2020;34(4):304-314. https://doi.org/10.1016/j.pedhc.2019.11.009
  12. Solikin S. Hubungan Self-Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Landasan Ulin. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan. 2019;11(1): 432-439. https://doi.org/10.33859/dksm.v11i1.545
  13. Arfiyanti. Hubungan Self-Management Diet dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wulayah Kerja Puskesmas Arut Selatan Pangkalan Bun. Thesis. STIKES Borneo Cendekia Medika. https://repository.stikesbcm.ac.id/id/eprint/453/
  14. Mulia M. Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Wacana Kesehatan. 2025;10(1):9-14. https://doi.org/10.52822/jwk.v10i1.708
  15. Meidikayanti, W., & Wahyuni, C. U. (2017). The Correlation between Family Support with Quality of Life Diabetes Mellitus Type 2 in Pademawu PHC. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 253. https://doi.org/10.20473/jbe.V5I22017.253-264
  16. Blegur E, Tandilangi AA. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Diabetes Mellitus. HJK: Holistik Jurnal Kesehatan. 2025;19(4):848–855. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i4.1074

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.