Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Tablet Tambah Darah (TTD) diberikan kepada remaja putri di sekolah setiap bulan sebanyak 10 tablet untuk dikonsumsi setiap satu kali per minggu dan satu kali setiap hari selama masa menstruasi dengan tujuan untuk mengurangi anemia pada remaja. Namun, studi awal menemukan hanya 13,3% remaja putri mengonsumsi TTD sesuai rekomendasi. Tujuan: Mengetahui determinan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dan dilakukan di SMAN 1 Kota Tangerang Selatan dengan sampel sebanyak 134 siswi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Sebanyak 45,5% remaja putri mengonsumsi TTD secara rutin, sedangkan 46,3% menyimpan/ mengonsumsi TTD di luar lingkungan sekolah, yaitu dirumah. Pengetahuan, sikap, motivasi dan paparan informasi berhubungan secara signifikan dengan konsumsi TTD pada remaja putri dengan nilai p-value berturut-turut p < 0,000; p = 0,046; p < 0,000 dan p = 0,010. Sementara itu, dukungan teman sebaya tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan perilaku konsumsi TTD (p = 0,602). Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan, sikap, motivasi dan paparan informasi berkaitan dengan perilaku konsumsi TTD pada remaja putri. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi edukasi untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD.

Keywords

Tablet Tambah Darah (TTD) kekurangan zat besi anemia remaja putri

Article Details

Author Biographies

Rahmah Hida Nurrizka, Fakultas Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Fakultas Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Denisa Raudhotul Fadilah, Fakultas Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Fakultas Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

How to Cite
Nurrizka, R. H., & Fadilah, D. R. (2026). DETERMINAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 KOTA TANGERANG SELATAN. Hasanuddin Journal of Public Health, 7(2), 150–159. https://doi.org/10.30597/hjph.v7i2.50320

References

  1. Aliyah N, Krianto T. Pengetahuan dalam Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Kecamatan Cimanggis Kota Depok Tahun 2023. Journal of Nursing and Public Health. 2023;11(2):426–435. https://doi.org/10.37676/jnph.v11i2.5173
  2. Muchtar F, Effendy DS. Penilaian Asupan Zat Besi Remaja Putri di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat. 2023;1(1):171–179. https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/29
  3. Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. https://peraturan.bpk.go.id/Details/138621/permenkes-no-28-tahun-2019
  4. Nabilla FS, Muniroh L, Rifqi MA. Hubungan Pola Konsumsi Sumber Zat Besi, Inhibitor dan Enhancer Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Mizan Muhammadiyah Lamongan. Media Gizi Indonesia. 2022;17(1):56–61.
  5. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1.56-61
  6. Aprilianti A, Annisa N, Lion F. Asupan Zat Besi dan Prevalensi Anemia pada Remaja Usia 16–18 Tahun. Window of Health. 2021;4(1):48-55. https://doi.org/10.33096/woh.vi.248
  7. Kristin N, Jutomo L, Boeky DL. Hubungan Asupan Zat Gizi Besi dengan Kadar Hemoglobin Remaja Putri. Sehat Rakyat Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2022;1(3):189–195. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v1i3.1077
  8. Setiyawaty AR, Kusumawati D. Anemia in Young Women in the City of South Tangerang in 2023. Proceeding The Third Muhammadiyah Internasiona-Public Health and Medicine Conference. 2023;3(1):225-229. https://doi.org/10.61811/miphmp.v3i1.396
  9. Kemenkes RI. Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Remaja Putri pada Masa Pandemi COVID-19 bagi Tenaga Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021.
  10. Budiarni W, Subagio HW. Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Besi Folat pada Ibu Hamil. Journal of Nutrition College. 2012;1(1):99–106. https://doi.org/10.14710/jnc.v1i1.364
  11. Kemenkes RI. Profil Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2019. Tangerang Selatan: Humas Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. 2019. https://dinkes.tangerangselatankota.go.id/
  12. Kemenkes RI. Anemia pada Remaja Putri: Tantangan Pencegahan melalui Konsumsi Tablet Tambah Darah. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2024.
  13. Kemenkes RI. Surat Edaran Nomor HK.03.03/V/0595/2016 tentang Pemberian Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016.
  14. Azizah SK, Fatah MZ. Literature Review: Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Remaja Putri Terhadap Tablet Tambah Darah (TTD) dalam Pencegahan Anemia. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. 2023;6(12):10336–10340. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3371
  15. Wawan A, Dewi M. Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika. 2010. https://www.katalog.umkla.ac.id/index.php?p=show_detail&id=617
  16. Nurjanah A, Azinar M. Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Remaja Putri pada Sekolah Percontohan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development. 2023;7(2):244–254. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i2.64227
  17. Apriningsih, Madanijah S, Dwiriani CM, Kolopaking R. Determinant of Highschool Girl Adolescent’Adherence to Consume Iron Folic Acid Supplementation in Kota Depok. Journal of Nutritional Science and Vitaminology. 2020;66:S369-S375. https://doi.org/10.3177/jnsv.66.S369
  18. Budiarti A, Rustini SA, Wirani NP. Studi Fenomenologi Penyebab Anemia pada Remaja di Surabaya. Jurnal Kesehatan Mesenchepalon. 2020;6(2):137–141. https://doi.org/10.36053/mesencephalon.v6i2.246
  19. Andani Y, Esmianti F, Haryani S, Yusniarita. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) di SMP Negeri i Kepahiang. Jurnal Kebidanan Besurek. 2020;5(2):55–62. https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jkb/article/view/174
  20. Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 2010.
  21. Ristanti YE, Fatimah J, KD M. Hubungan Peran Serta Kader, Peran Bidan dan Motivasi dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe untuk Persiapan Reproduksi Remaja Putri di Desa Ciherang Tahun 2022. SENTRI Jurnal Riset Ilmiah. 2023;2(5):1649–1662. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i5.858
  22. Nuradhiani, A., Briawan, D., & Dwiriani, C. M. Dukungan Guru Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Kota Bogor. Jurnal Gizi dan Pangan. 2018;12(3):153-160. https://doi.org/10.25182/jgp.2017.12.3.153-160
  23. Lubis. Pelaksanaan Standar Nasional dalam Dunia Pendidikan. Yogyakarta: Rineka Cipta. 2013.
  24. Anjani AD, Puspita SD. Sapa Orang Tua dengan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Kebidanan Malahayati. 2019;5(4):389–395. https://doi.org/10.33024/jkm.v5i4.2018
  25. Rahayuningtyas D, Indraswari R, Musthofa SB. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Praktik Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Gilingan Kota Surakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021;9(3):310–318. https://doi.org/10.14710/jkm.v9i3.29231
  26. Elizawarda E, Desfauza E. Pengetahuan dan Sumber Informasi Tentang Tablet Tambah Darah Berhubungan dengan Remaja Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah pada Saat Menstruasi di Lingkungan 3. Jurnal Sosial dan Teknologi. 2023;3(9):736–742. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v3i9.934
  27. Arifarahmi A. Pengetahuan tentang Anemia dengan Kadar Hemoglobin Remaja Putri. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi. 2021;10(2):463-468. https://doi.org/10.36565/jab.v10i2.417

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.