The Development of Bioplastic Research as an Alternative to Conventional Biodegradable Plastics: Bibliometric Analysis
Abstract
Meningkatnya konsumerisme dan terbatasnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan plastik telah mengakibatkan penumpukan sampah plastik yang signifikan di wilayah pesisir Kepulauan Riau. Contoh nyata adalah tumpukan sampah setinggi 3,5 meter di Pantai Senggarang, dan produksi sampah harian Batam yang mencapai 1.200 ton, dengan kapasitas TPA yang terbatas. Penelitian ini melakukan analisis bibliometrik, yang bertujuan untuk mengidentifikasi tren publikasi dan pola kutipan dalam penelitian bioplastik dari tahun 2020 hingga 2025 untuk memahami dinamika pertumbuhan dan dampak ilmiah bidang ini. Analisis bibliometrik terhadap 990 publikasi bioplastik (2020–2025) dengan 49.801 kutipan dan h-indeks 105 menunjukkan evolusi penelitian dari karakterisasi bahan dasar seperti pati dan selulosa hingga eksplorasi bahan baku inovatif termasuk limbah makanan dan mikroalga. Analisis kepadatan mengungkap bahwa konsep "bioplastik" memiliki intensitas penelitian tertinggi, dengan kaitan signifikan dengan plastik, bio, PLA, dan biopolimer, serta aplikasi praktis seperti pengemasan makanan dan sifat mekanis. Pola temporal menunjukkan bahwa konsep produksi bioplastik, mikroalga, dan degradasi muncul sebagai area penelitian yang signifikan pada tahun 2022. Hal ini menandai pergeseran paradigma dalam penelitian menuju proses produksi berkelanjutan dan peningkatan biodegradabilitas sebagai solusi untuk krisis plastik konvensional.
Full text article
Authors
Copyright (c) 2026 Febiana Natasha, Hilfi Pardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This is an open access journal which means that all contents is freely available without charge to the user or his/her institution. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of the articles in this journal without asking prior permission from the publisher or the author.
Jurnal Akta Kimia Indonesia (Indonesia Chimica Acta) operates a CC BY-SA 4.0 © license for journal papers. Copyright remains with the author, but Jurnal Akta Kimia Indonesia (Indonesia Chimica Acta) is licensed to publish the paper, and the author agrees to make the article available with the CC BY-SA 4.0 license. Reproduction as another journal article in whole or in part would be plagiarism. Jurnal Akta Kimia Indonesia (Indonesia Chimica Acta) reserves all rights except those granted in this copyright notice.