ANALISIS DAERAH PENANGKAPAN DAN POLA PERGERAKAN IKAN TERBANG DI PERAIRAN UTARA MAJENE

Authors

DOI:

https://doi.org/10.20956/jipsp.v5i9.6186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah penangkapan ikan terbang dan untuk mengetahui pola pergerakan ikan terbang di Perairan Utara Majene, Selat Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah perairan Majene, Selat Makassar, pada bulan Oktober 2016 sampai dengan Maret 2017, dengan mengikuti operasi penangkapan gill net ikan terbang di Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan cara mengikuti secara langsung operasi penangkapan ikan terbang. Data yang dikumpulkan yaitu posisi penangkapan, data oseanografi lapangan dan hasil tangkapan. Data citra satelit SPL diperoleh dari citra satelit yang didonwload dari database osean color. Hasil tangkapan dianalisis hubungannya dengan oseanografi lapangan dalam persamaan regresi serta analisis pola migrasi ikan menggunakan peta di ArcGis. Faktor oseanografi yang mempengaruhi distribusi ikan terbang secara nyata adalah suhu, salinitas dan kedalaman perairan. Daerah potensial penangkapan ikan terbang di Perairan Majene berada pada posisi 3O 10’00” – 3O 30’ 0” LS dan 118O 30’ 00” - 119O 0’ 00” BT dan dipengaruhi nyata oleh suhu, salinitas dan kedalaman. Namun, yang lebih berpengaruh terhadap distribusi ikan terbang yaitu suhu permukaan laut. Pola pergerakan ikan terbang lebih cenderung bergerak kearah bagian barat dalam satu bulan penangkapan dengan pergerakan mengikuti arah jarum jam dilokasi penelitian. Kata kunci: Daerah penangkapan, pola pergerakan, oseanografi, ikan terbang, Perairan Majene

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Supardi Muhammad, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

Achmar Mallawa, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

Mukti Zainuddin, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

References

Achmad, I. 2010. Eksplorasi Potensi dan Pemetaan Zona Penangkapan Ikan Terbang (Exocoetidae) Berbasis Sistem Informasi Geografis di Perairan Majene. PSP, Jurusan Perikanan, FIKP, UniversitasHasanuddin. Makassar.

BPS, 2014. Kabupaten Majene dalam angka 2014. Provinsi Sulawesi Barat.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene, 2011. Provinsi Sulawesi Barat.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene, 2017. Provinsi Sulawesi Barat.

Dwiponggo, A. dkk.1990. Perikanan Ikan Terbang di Sulawesi Selatan. Prosiding Tema Ilmiah Potensi Sumberdaya Perikanan Pantai Sulawesi Selatan.Dinas Perikanan Tingkat 1 Sulawesi Selatan. Ujung Pandang.

Husain, NN. 2010. Penentuan Daerah Potensial Penangkapan Ikan Terbang (Exocoitidae) Berbasis Sistem Informasi Geografis Dan Remote Sensing Di Perairan Kabupaten Takalar. PSP, Jurusan Perikanan, FIKP, Universitas Hasanuddin. Makassar.

Lehodey, P., Bertignac, M., Hampton, J., Lewis, A. And Picaut, J. 1997. El Nino Southem Oscillation and Tuna in the Westem Pacific. Nature 389:715-718.

Murniati, 2011. Potensi Dan Tingkat Pemanfaatan Ikan Terbang (Exocoetidae) Di Perairan Majene, Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Fakultas Ilmu Kelautan Dan Perikanan, Jurusan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Nontji, A. 1993. Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta.

Zainuddin, M., Kiyofuji, H., Saitoh, K. and Saitoh, S. 2006. Using multi-sensor satellite remote sensing and catch data to detect ocean hot spots for albacore (Thunnus alalunga) in the northwestern North Pacific. Deep-Sea Res. II.(53): 419-431.

Zainuddin, M. 2009. Estimasi Potensi Dan Pemetaan Daerah Potensial Penangkapan Ikan Pelagis Di Perairan Selayar Dengan Menggunakan Citra Satelit Aqua/Modis. Torani Vol. 19 (1): 36 – 42.

Downloads

Published

2019-03-19

Issue

Section

Research article