Strategi Kontraterorisme Iran terhadap ISIS-K:

Antara Kepentingan Keamanan dan Ambisi Geopolitik

Penulis

  • Hawhyanus Jiwana Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.63280/jpsd.v1i2.44294

Kata Kunci:

Kontraterorisme, Iran, ISIS-K, Khorasan, Keamanan Regional, Geopolitik

Abstrak

Strategi kontra-terorisme yang diimplementasikan Republik Islam Iran terhadap Islamic State of Iraq and Syria – Khorasan Province (ISIS-K) selama periode 2020–2024. Latar belakang penelitian ini bermula dari kematian Jenderal Qasem Soleimani pada 3 Januari 2020, yang memicu kekosongan kepemimpinan militer Iran dan membuka peluang bagi ISIS-K untuk meningkatkan aktivitas di perbatasan timur negara tersebut. Eskalasi serangan teror, termasuk bom bunuh diri dan serangan bersenjata di provinsi Sistan dan Baluchestan, mendorong pemerintah Iran merancang kerangka respons yang menggabungkan instrumen Soft Power dan Hard Power. Tujuan utama penelitian adalah memetakan dan menganalisis efektivitas mekanisme Soft Power—meliputi delegitimasi ideologi, diplomasi multilateral, rekonsiliasi lokal, dan mitigasi akar penyebab—serta mekanisme Hard Power, yang mencakup operasi militer ofensif, pertahanan perbatasan, operasi intelijen lintas batas, dan aksi penindakan langsung terhadap sel-sel ISIS-K. Dengan demikian, penelitian bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai integrasi kedua pendekatan tersebut dalam menurunkan kemampuan operasional ISIS-K.  Analisis data dilakukan melalui kerangka counterterrorism yang memisahkan Soft Power dan Hard Power, kemudian dievaluasi efektivitasnya berdasarkan indikator penurunan jumlah insiden teror, kerusakan infrastruktur, korban jiwa, serta tingkat kerjasama internasional dan lokal.

 

Sampul JPSD

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-21

Cara Mengutip

Jiwana, H. (2025). Strategi Kontraterorisme Iran terhadap ISIS-K: : Antara Kepentingan Keamanan dan Ambisi Geopolitik . Journal of Peace, Security and Democracy, 1(2), 95–118. https://doi.org/10.63280/jpsd.v1i2.44294