Antara Stabilisasi dan Ketergantungan: Mengevaluasi Efektivitas MINUSTAH di Haiti
DOI:
https://doi.org/10.63280/jpsd.v2i1.48646Kata Kunci:
United Nations Stabilization Mission in Haiti (MINUSTAH), Haiti, Security Crisis, International Organizations, Humanitarian InterventionAbstrak
Penelitian ini menganalisis efektivitas United Nations Stabilization Mission in Haiti (MINUSTAH) dalam mengatasi krisis keamanan dan mendukung state-building di Haiti sebagai negara fragile. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengkaji tiga dimensi utama: stabilisasi keamanan, stabilitas politik, dan kapasitas institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MINUSTAH berhasil menurunkan tingkat kekerasan dan mendukung penyelenggaraan pemilu, sehingga menciptakan stabilitas jangka pendek. Namun, keberhasilan tersebut bersifat temporer dan sangat bergantung pada kehadiran aktor internasional. Dalam jangka panjang, MINUSTAH belum mampu memperkuat kapasitas institusional secara berkelanjutan, bahkan cenderung memperkuat ketergantungan terhadap bantuan eksternal. Selain itu, berbagai kritik seperti pelanggaran HAM, skandal kolera, dan krisis legitimasi turut memengaruhi efektivitas intervensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi internasional efektif dalam stabilisasi awal, tetapi terbatas dalam menciptakan state-building yang mandiri dan berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Salsabila Aulia Irawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





