Ekologi Politik: Studi Tentang Dampak Kebijakan Pengelolaan Sampah di TPA Binuang Kab. Polewali Mandar
DOI:
https://doi.org/10.63280/jpsd.v2i1.48653Kata Kunci:
ekologi politik, Dampak kebijakan, Pengelolaan Sampah, MakassarAbstrak
Pengelolaan sampah di TPA Binuang mengantarkan Kab. Polewali Mandar mendapatkan penghargaan Adipura. Disisi lain, pengelolaan sampah di TPA Binuang menyebabkan merembesnya air lindi ke sawah masyarakat dan polusi udara. Pencemaran lingkungan ini berpengaruh pada aspek sosial-ekonomi masyrakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Binuang terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar dengan menggunakan konsep Ekologi Politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di TPA Binuang belum mencerminkan prinsip-prinsip ekologi politik yang berkelanjutan dan berkeadilan. Hal ini dapat diamati pada bagaimana posisi lingkungan dalam negosiasi kebijakan yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat. Konflik yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat itu hanya berfokus pada pemenuhan hak masing-masing tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan. Kondisi ini membuat pengelolaan sampah yang dilakukan di TPA tidak optimal, sehingga menimbulkan dampak yang mengorbankan hak-hak dan kesejahteraan masyarakat sekitar TPA Binuang.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Taufiq Akbar Hidayat, Gustiana Kambo, Muhammad Imran

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





