Pengetahuan Petani Padi Terhadap Perubahan Iklim di Kecamatan Balai Kabupaten Sanggau
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perubahan iklim telah menjadi tantangan serius bagi sektor pertanian, terutama padi sebagai komoditas utama di Indonesia dan sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, yang menyebabkan risiko gagal panen meningkat akibat ketidakstabilan pola musim yang sulit di prediksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani padi terhadap perubahan iklim dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan petani padi terhadap perubahan iklim. Penelitian ini dilaksanakan bulan Oktober 2024 hingga Januari 2025 di Kecamatan Balai Kabupaten Sanggau. Metode pengumpulan data yaitu, wawancara yang telah disusun dalam pertanyaan (kuisioner), studi pustaka dan observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah skala likert dan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani padi terhadap perubahan iklim berada pada kategori “tahu’’ dengan persentase 75%, yaitu sebagian besar petani telah memiliki pengetahuan yang baik terkait perubahan iklim yang dialami langsung di lapangan. Pengetahuan petani dipengaruhi oleh faktor pendidikan, usia, pengalaman bertani, luas lahan dan akses informasi, memiliki tingkat kelayakan yang baik, dengan nilai Nagelkerke R² sebesar 0,652. Artinya, mampu menjelaskan 65,2% variasi pengetahuan petani padi terhadap perubahan iklim. Peningkatan pengetahuan petani penting untuk mendukung upaya adaptasi pertanian melalui penggunaan varietas padi tahan iklim, penerapan pola tanam, tumpang sari, dan pengelolaan air yang efisien serta memperkuat resiliensi iklim dalam sistem pertanian dan menjaga ketahanan pangan di masa mendatang.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This works is under Creative Commons Attribution LicenseReferensi
Daftar Pustaka
Abera, T., & Tamiru, K. (2022). Knowledge of climate change and adaptation by
smallholder farmers: evidence from southern Ethiopia. Heliyon, 8(12), e12089.
https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e12089
Nor Diana, M. I., Zulkepli, N. A., Siwar, C., & Zainol, M. R. (2022). Farmers’ Adaptation
Strategies to Climate Change in Southeast Asia: A Systematic Literature Review. Sustainability, 14(6), 3639. https://doi.org/10.3390/su14063639
Issoufou, A., et al. (2024). The value of indigenous knowledge for enhancing
smallholders’ resilience to climate change and food insecurity: a case study of small-scale irrigation system in Niger. International Journal of Sustainable Development & World Ecology. https://doi.org/10.1080/14735903.2024.2406062
Uwizeyimana, D., et al. (2025). Understanding Farmers’ Knowledge, Perceptions, and
Adaptation Strategies to Climate Change in Eastern Rwanda. Sustainability, 17(15), 6721. https://doi.org/10.3390/su17156721
Wahyudi Priyanto, M., Toiba, H., & Hartono, R. (2021). Strategi Adaptasi Perubahan
Iklim: Faktor Yang Mempengaruhi Dan Manfaat Penerapannya. Nomor, 5,
1169–1178. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.04.19
Mustikaningrum, D. (2025). Persepsi Petani Padi Terhadap Dampak Perubahan Iklim
Dan Potensi Strategi Adaptasi: Studi Kasus Di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 9(1), 73-82. https://doi.org/10.21776/
Rindiani, R., Sitorus, R., & Astuti, R. P. (2023). Tingkat Persepsi Petani Padi Sawah terhadap Perubahan Iklim di Desa Banyuasin Kecamatan Riau Silip. Jurnal Agribisnis, 25(1), 97-108. https://doi.org/10.31849/agr.v25i1.11829
Saputra, I., Prasmatiwi, F. E., Abidin, Z., & Setiawan, A. (2023). Persepsi Petani Padi
Sawah Irigasi Dan Tadah Hujan Terhadap Perubahan Iklim Di Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(1), 166-175. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2023.007.01.15