Sabuk Hijau (Green Belt) sebagai Kontrol Polusi Udara Industri Nikel di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali

Authors

  • Ikram Arsitektur Lanskap, Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi

DOI:

https://doi.org/10.20956/julia.v3i1.45360

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang pengaruh sabuk hijau sebagai upaya pengurangan pencemaran udara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur terkait dengan topik penelitian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kawasan sabuk hijau tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi lingkungan, terutama di area permukiman yang berdekatan dengan kawasan industri di Morowali, Sulawesi Tengah seperti PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Kawasan sabuk hijau ini berperan dalam mengurangi pencemaran udara yang dihasilkan oleh aktivitas industri. Pemilihan vegetasi untuk kawasan sabuk hijau didasarkan pada fungsi dan efektivitasnya dalam mengendalikan penyebaran polutan yang berasal dari proses industri yang masuk ke wilayah permukiman.

 

Downloads

Published

2025-08-06

How to Cite

Ikram. (2025). Sabuk Hijau (Green Belt) sebagai Kontrol Polusi Udara Industri Nikel di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Jurnal Lanskap Dan Lingkungan (Julia), 3(1), 69–76. https://doi.org/10.20956/julia.v3i1.45360
Received 2025-07-02
Accepted 2025-07-31
Published 2025-08-06