Penilaian Tutupan Lahan dan Jasa Ekosistem Vegetasi Berbasis I-Tree Canopy di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor

Authors

  • Indri Anggraeni Jafar Program Studi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, IPB University
  • Alysia Balgis Program Studi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, IPB University

DOI:

https://doi.org/10.20956/julia.v4i1.49451

Abstract

Perubahan tutupan lahan akibat urbanisasi di wilayah peri-urban berpotensi menurunkan kualitas lingkungan melalui berkurangnya vegetasi dan meningkatnya permukaan kedap air. Penelitian ini bertujuan untuk menilai komposisi tutupan lahan serta mengkuantifikasi jasa ekosistem vegetasi di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menggunakan i-Tree Canopy. Analisis dilakukan dengan metode random point sampling terhadap 632 titik sampel berbasis citra satelit Google Maps/Google Earth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutupan lahan didominasi oleh kelas tree/shrub sebesar 46,36%, diikuti grass/herbaceous sebesar 21,36%, serta permukaan kedap air berupa bangunan dan jalan sebesar 22,95%. Vegetasi di Kecamatan Ciampea berkontribusi signifikan terhadap jasa ekosistem, dengan penyimpanan karbon mencapai sekitar 120,2 kiloton dan penyerapan karbon tahunan sekitar 4,79 kiloton. Selain itu, vegetasi mampu menghilangkan polutan udara sebesar 138,35 ton per tahun dengan nilai ekonomi sekitar Rp 6,67 miliar per tahun, serta mencegah limpasan air permukaan sebesar 51,79 megaliter per tahun dengan nilai ekonomi hampir mencapai Rp 2,03 miliar. Temuan ini menunjukkan bahwa vegetasi berperan sebagai infrastruktur hijau yang penting dalam mitigasi dampak urbanisasi. Oleh karena itu, hasil i-Tree Canopy dapat dijadikan dasar dalam perencanaan lanskap berbasis bukti untuk mendukung pengelolaan ruang terbuka hijau dan keberlanjutan lingkungan di Kecamatan Ciampea.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Jafar, I. A., & Balgis, A. (2026). Penilaian Tutupan Lahan dan Jasa Ekosistem Vegetasi Berbasis I-Tree Canopy di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Jurnal Lanskap Dan Lingkungan (Julia), 4(1), 1–10. https://doi.org/10.20956/julia.v4i1.49451
Received 2026-01-15
Accepted 2026-06-29
Published 2026-06-30