OPTIMASI PENGGUNAAN GAWAI DAN PENINGKATAN KESTABILAN EMOSI ANAK PENDERITA KANKER MELALUI BIBLIOTERAPI DI YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA CABANG MAKASSAR

Authors

  • Ayu Pratika Putri Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin
  • Annurial Fitrayah Taufiq Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin
  • Ahmad Maulana Syarif Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin
  • Nurmimie Kharina Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin
  • Siswanto Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin
  • Andi Isna Yunita Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin
  • Samsir Aditya Ania Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin
  • Nirwan Ilyas Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin
  • Nurtiti Sunusi Program Studi Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v10i1.36093

Keywords:

Childhood cancer, gadgets, emotional stability, bibliotherapy

Abstract

Childhood cancer significantly impacts emotional and social well-being, as observed at the Makassar branch of the Indonesian Childhood Cancer Foundation (YKAKI). This issue is often addressed by providing gadgets to soothe children during treatment. However, this can lead to gadget dependency, particularly uncontrolled usage and access to age-inappropriate content. Recognizing this urgency, the "Magic Story" community service program implemented bibliotherapy, a psychological therapy method utilizing reading materials, as an innovative solution. The program aimed to optimize gadget use and enhance emotional stability among child cancer patients at YKAKI Makassar. Conducted over four months, the program involved 12 children aged 6–14 years. Activities included bibliotherapy sessions integrated with educational games through art therapy, the development of a guidebook, counseling for parents, and the formation of The Story Healers team for program sustainability. Evaluation results showed a significant decrease in tantrum frequency and gadget usage duration, as well as a shift in children's interest towards more educational content. There was a drastic reduction from 66.7% of children using gadgets for more than 2 hours daily to 75% being able to reduce their usage to less than one hour. Furthermore, anxiety and frustration when not using gadgets decreased from 75% to 91.7%. This program successfully provided comprehensive therapeutic benefits, accompanied the children's treatment journey, and actively involved parents and foundation administrators in supporting the children's emotional well-being.   ---   Kanker pada anak memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan emosional dan sosial, seperti yang terjadi di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) cabang Makassar. Permasalahan tersebut sering kali diatasi dengan pemberian gawai untuk menenangkan anak-anak selama proses pengobatan. Namun, hal ini memicu masalah ketergantungan pada gawai, terutama penggunaan gawai menjadi tidak terkontrol dan akses terhadap konten yang tidak sesuai usia. Mengidentifikasi urgensi ini, program pengabdian "Magic Story" mengimplementasikan biblioterapi, sebuah metode terapi psikologis yang memanfaatkan bahan bacaan, sebagai solusi inovatif. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan gawai dan meningkatkan kestabilan emosi anak-anak penderita kanker di YKAKI cabang Makassar. Pelaksanaan program berlangsung selama empat bulan dan melibatkan 12 anak berusia 6–14 tahun. Rangkaian kegiatan meliputi sesi biblioterapi yang diintegrasikan dengan permainan edukatif melalui art therapy, penyusunan buku pedoman, penyuluhan bagi orang tua, serta pembentukan tim The Story Healers untuk keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan frekuensi tantrum dan durasi penggunaan gawai secara signifikan, serta pergeseran minat anak pada konten yang lebih edukatif. Terjadi penurunan drastis dari 66,7% anak yang menggunakan gawai lebih dari 2 jam sehari menjadi 75% anak yang mampu mengurangi penggunaan gawai hingga kurang dari satu jam. Selain itu, kegelisahan dan frustrasi saat tidak menggunakan gawai menurun dari 75% menjadi 91,7%. Program ini berhasil memberikan manfaat terapeutik yang komprehensif, menemani perjalanan pengobatan anak-anak, serta melibatkan aktif orang tua dan pengurus yayasan dalam mendukung kesejahteraan emosional anak.

References

Committee on Public Education. (2001). Children, adolescents, and television. Pediatrics, 107(2), 423–426.

https://doi.org/10.1542/peds.107.2.423

Ilhami, A. (2022). Implikasi Teori Perkembangan Kognitif Piaget pada Anak Usia Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 605–619.

https://doi.org/10.23969/jp.v7i2.6564

Isni, K., Nurfatona, W. Y., & Nisa, K. (2021). Pola Komunikasi dan Keterampilan Sosial Remaja di Era Digital. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(4), 681–689.

https://doi.org/10.20956/pa.v5i4.11939

Khadijah, K., Hasibuan, N. H., Nst, N. T., & Siregar, A. S. (2022). Analisis Deteksi Dini dan Stimulasi Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun di TK El-Banna. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 326–332.

https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i4.5226

Maulana, G. W., & Bawono, M. N. (2021). Peningkatan Imunitas Tubuh Lansia melalui Olahraga pada Saat Pandemi Covid-19. Jurnal Kesehatan Olahraga, 9(03), 211–220.

https://doi.org/10.26740/jurnal-kesehatan-olahraga.v9i3.41146

Milyane, T. M., & Astuti, S. W. (2023). Pendampingan Pelatihan Literasi Digital bagi Penderita Kanker Anak di Rumah Kanker Ambu. BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 67–74.

https://doi.org/10.30822/berbakti.v1i1.2243

Nurhidayah, I., Hendrawati, S., Mediani, H. S., & Adistie, F. (2016). Kualitas Hidup pada Anak dengan Kanker. Padjadjaran Nursing Journal, 4(1), 106796.

https://doi.org/10.24198/jkp.v4i1.136

Payu, A. A., & Mariah, M. (2022). Berbagi Keceriaan bersama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Makassar. Nobel Community Services Journal, 2(2), 35–40.

https://doi.org/10.37476/ncsj.v2i2.3442

Putriani, L. (2021). Konselor dalam Bimbingan dan Konseling Kelompok dengan Expressive Arts Therapy. Counseling AS SYAMIL: Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 29–37.

https://doi.org/10.24260/as-syamil.v1i2.480

Adwiah, A.R., & Diana, R. R. (2023). Strategi Orang Tua dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2463–2473.

https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3700

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Ayu Pratika Putri, Taufiq, A. F., Syarif, A. M., Nurmimie Kharina, Siswanto, Andi Isna Yunita, … Nurtiti Sunusi. (2026). OPTIMASI PENGGUNAAN GAWAI DAN PENINGKATAN KESTABILAN EMOSI ANAK PENDERITA KANKER MELALUI BIBLIOTERAPI DI YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA CABANG MAKASSAR. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 10(1), 199–210. https://doi.org/10.20956/pa.v10i1.36093

Most read articles by the same author(s)