Pemberdayaan Kader Melalui Alarm Warning Dalam Penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Tenrigangkae Kecamatan Mandai Kabupaten Maros
DOI:
https://doi.org/10.20956/pa.v10i2.46616Abstract
The Maternal and Child Health (MCH) Book is an important guide that contains health information and services for mothers and children under five and serves as a tool for early detection of health problems, a means of communication, and education for families related to maternal and child health, including nutrition services, immunisation, and toddler development. Proper use can increase family knowledge, mobilise communities to live healthy lives, improve access to quality health services, and strengthen health monitoring systems. However, despite the high ownership of the MCH Book, its utilisation is still low. Support from health cadres is crucial, as they encourage the utilisation of the MCH Book, detect health problems early, and connect the community with health workers. Therefore, efforts are needed to empower cadres to optimise the use of the MCH Book and support children's growth and health effectively. The service team conducted advocacy with partners, namely Puskesmas Mandai and cadres of Tenrigangkae Village, Maros, followed by socialisation and training of cadres after making the MCH Book alarm manual. Training was given to 10 cadres, 5 from Posyandu Tinggito as the intervention group and 5 from Posyandu Bugis as the control group. Subsequently, the intervention was conducted for 3 months on 30 toddlers at Posyandu Tinggito. Data were analysed by comparing the data of cadres and toddlers from both groups. The results showed a significant difference (p<0.05) in attendance and weight gain in the intervention group compared to the control group, indicating that the alarm guide was effective in supporting the use of the MCH book.
Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) adalah panduan penting yang berisi informasi dan layanan kesehatan untuk ibu dan balita dan berfungsi sebagai alat deteksi dini masalah kesehatan, sarana komunikasi, dan edukasi bagi keluarga terkait kesehatan ibu dan anak, termasuk layanan gizi, imunisasi, dan perkembangan balita. Penggunaan yang tepat dapat meningkatkan pengetahuan keluarga, menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat, memperbaiki akses ke layanan kesehatan berkualitas, dan memperkuat sistem monitoring kesehatan.Namun, meskipun kepemilikan Buku KIA cukup tinggi, pemanfaatannya masih rendah. Dukungan dari kader kesehatan sangat penting, karena mereka mendorong pemanfaatan Buku KIA, mendeteksi masalah kesehatan lebih awal, dan menghubungkan masyarakat dengan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan kader untuk mengoptimalkan penggunaan Buku KIA dan mendukung pertumbuhan serta kesehatan anak secara efektif. Tim pengabdian melakukan advokasi dengan mitra, yaitu Puskesmas Mandai dan kader Desa Tenrigangkae, Maros yang dilanjutkan sosialisasi dan pelatihan kader setelah pembuatan buku panduan alarm buku KIA.. Pelatihan diberikan pada 10 orang kader, 5 dari Posyandu Tinggito sebagai kelompok intervensi dan 5 dari Posyandu Bugis sebagai kelompok kontrol. Selanjutnya adalah intervensi yang dilakukan selama 3 bulan pada 30 orang balita di Posyandu Tinggito. Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan peran kader posyandu dalam pemantauan pertumbuhan dan imunisasi balita melalui penggunaan panduan alarm warning pada Buku KIA, yang terbukti memberikan dampak positif signifikan terhadap kenaikan berat badan balita.
References
Akbar, N., & Suryanti. (2022). Pelatihan Pemantauan Tumbuh Kembang Bayi Balita dalam rangka Penguatan Peran Kader Di Desa Paddinging, Kec.Sanrobone, Kab.Takalar. Jurnal Panrita Abdi, 6(3), 691-698. DOI: https://doi.org/10.20956/pa.v6i3.14498
Arum, D. N. S., Masrif, M., Sumarah, S., & Wahyuni, L. N. (2025). Empowering Community Health Cadres in Monitoring Toddler Growth and Development Through The Maternal and Child Health (MCH) Book Counseling for Stunting Screening. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 132–140. DOI: https://doi.org/10.33860/pjpm.v6i2.4191
Farida, N. (2016). Determinan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Kia) Oleh Ibu Hamil Di Puskesmas Wanakerta Kabupaten Karawang Tahun 2015. SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery, 2(1), 33–41. DOI: https://doi.org/10.36749/seajom.v2i1. 63
Kemendagri. (2024). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Layanan Terpadu. URL: https://jdih.kemendagri.go.id/common/dokumen/Permendagri% 20No% 2013%20Tahun%202024.pdf
Kemenkes RI. (2023a). Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta. https://ayosehat.kemkes.go.id/kumpulan-media-buku-kia
Kemenkes RI. (2023b). Buku Panduan Keterampilan Dasar Kader Bidang Kesehatan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta. URL: https://www.ciptadesa.com/buku-panduan-keterampilan-dasar-kader- kesehatan/
Kuramata, M., Mochida, K., Fukushima, S., Sadamori, T., Suzuki, M., Francisco, K.R., Freitas, H.R., Balogun, O.O., Takehara, K. (2022). Development and implementation of the maternal and child health Handbook in Angola. BMJ Global Health, 7(10), e010313. DOI: https://doi.org/10.1136/bmjgh-2022- 010313
Laporan Kesehatan Ibu dan Anak di Puskesmas Mandai, 2023.
Sistiarani, C., Gamelia, E., Sari, D.U.P. (2014). Fungsi Pemanfaatan Buku KIA terhadap Pengetahuan Kesehatan Ibu dan Anak pada Ibu. Kesmas: National Public Health Journal, 8(8), 353-358. DOI: https://doi.org/10.21109/kesmas.v8i8.404
Wijhati, E., Suryantoro, P., Rokhanawati, D. (2017). Optimalisasi Peran Kader Dalam Pemanfaatan Buku KIA di Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta. Jurnal Kebidanan, 6(2), 112-119. DOI: https://doi.org/10.26714/jk.6.2.2017. 112-119
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Martira Maddeppungeng, Ema Alasiry, Suryani Tawali, Yani Ringan Runde, Muhammad Nasrum Massi, Andi Alfia Muthmainnah Tanra, Andi Riza Safitri Hadiratul Kudsiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







