Laju Melanosis Udang Vanamei (Litopenaeus vannamei) pada Tambak Intensif dan Tambak Tradisional di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan

Authors

  • Yuliati H Sipahutar SekolahTinggi Perikanan
  • M Rifqi Suryanto Suryanto SekolahTinggi Perikanan
  • Husnul K Ramli SekolahTinggi Perikanan
  • Riza B Pratama SekolahTinggi Perikanan
  • Muhammad Irsyad SekolahTinggi Perikanan

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui laju melanosis pada udang hasil tambak intensif dan tambak tradisional. Penelitian dilakukan di tambak intensif di Desa Mariorennu, Kecamatan Gantarang, dan tambak tradisional di Desa Manjalling, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan dan Balai Penelitian dan Pengembangan Mutu Hasil Perikanan Makassar. Penelitian ini dilakukan dengan eksprimen dengan metoda Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan lama penyimpanan 0, 2 , 4 , 6 dan 8 hari didalam cold box dengan suhu 0℃. Analisa data dilakukan dengan Anova, dan bila berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Parameter uji melanosis menggunakan score sheet melanosisdiuji oleh 6 orang panelis standar. Uji kesegaran dilakukan dengan pH dan TVB. Hasil analisis menunjukkan bahwa laju pertumbuhan melanosis udang dari tambak intensif berpengaruh sangat nyata dengan udang dari tambak tradisional. Selama pengamatan terdapat interaksi dengan perlakuan waktu penyimpanan. Pengamatan hari ke-0 tidak berpengaruh nyata terhadap pengamatan penyimpanan hari ke 2, namun sangat berpengaruh nyata terhadap penyimpanan hari ke 4, ke 6, dan ke 8. Melanosis mulai tumbuh pada penyimpanan hari ke 2 untuk udang tambak intensif, dan untuk udang tambak tradisional pada hari ke 4. Hasil uji kesegaran udang tambak intensif dan udang tambak tradisional menunjukkan pH 10,5 dan 8,87; TVB 32,87 mgN/gr dan 24,75 mgN/gr. Kesimpulan adalah pertumbuhan melanosis pada udang tambak intensif lebih cepat terjadi dibandingkan dengan udang tambak tradisionalKata kunci: laju melanosis, udang vannamei, tambak intensif, tambak tradisional,

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azizah, L. H. (2015). Analisis Kemunduran Mutu Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Secara Kimiawi dan Mikrobiologis. Institut Pertanian Bogor.

Badan Standardisasi Nasional. 2004. Air dan Air Limbah - Bagian 11: Cara Uji Derajat Keasaman (pH) dengan Menggunakan Alat pH Meter. Indonesia.

Badan Standardisasi Nasional. 2006. Spesifikasi Udang Segar. Indonesia.

Badan Standardisasi Nasional. 2009. Penentuan Kadar Total Volatil Base Nitrogen (TVB-N) dan Trimetil Amin Nitrogen (TMA-N) pada Produk Perikanan. Indonesia.

Damayanti, E., Ma’ruf, W. F., & Wijayanti, I. 2014. Efektivitas Kunyit (Curcuma longa Linn.) Sebagai Pereduksi Formalin pada Udang Putih (Penaeus merguiensis) Penyimpangan Suhu Dingin. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(1), 98–107.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba. 2017. Dokumen Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba.

Farchan, M. 2007. Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Serang: BAPPL STP.

Gokoglu, N., & Yerlikaya, P. 2008. Inhibition Effects of Grape Seed Extracts on Melanosis Formation in Shrimp (Parapenaeus longirostris). International Journal of Food Science and Technology, 43(6), 1004–1008.

Gram, L., Ravn, L., Rasch, M., Bruhn, J. B., Christensen, A. B., & Givskov, M. 2002. Food spoilage - Interactions between food spoilage bacteria. International Journal of Food Microbiology, 78(1–2), 79–97. https://doi.org/10.1016/S0168-1605(02)00233-7

Haard, N. F., & Simpson, B. K. 2000. Seafood Enzymes: Utilization and Influence on Postharvest Seafood Quality. CRC Press.

Jannah, N. T., Agustini, T. W., & Anggo, D. 2018. Penerapan ekstrak putri malu sebagai penghambat melanosis pada udang selama penyimpanan dingin, 131–140.

Karungi, C., Byaruhanga, Y. B., & Muyonga, J. H. 2004. Effect of Pre-icing duration on Quality Deterioration of Iced Nile Perch (Lates Niloticus). Food Chemistry, 85(1), 13–17.

Leitão, M. F. de F., & Rios, D. de P. A. 2000. Microbiological and Chemical Changes in Freshwater Prawn (Macrobrachium rosembergii) Stored Under Refrigeration. Brazilian Journal of Microbiology, 31(3), 178–183.

Liviawaty, E., & Afrianto, E. 2014. Penentuan Waktu Rigor Mortis Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Berdasarkan Pola Perubahan Derajat Keasaman. Jurnal Akuatika, 5(1), 40–44.

Montero, P., Ávalos, A., & Pérez-Mateos, M. 2001. Characterization of polyphenoloxidase of prawns (Penaeus japonicus). Alternatives to inhibition. Food Chemistry, 75, 317–324. https://doi.org/10.1016/S0308-8146(01)00206-0

Nikoo, M., Benjakul, S., Ahmadi Gavlighi, H., Xu, X., & Regenstein, J. M. 2019. Hydrolysates from rainbow trout (Oncorhynchus mykiss) processing by-products: Properties when added to fish mince with different freeze-thaw cycles. Food Bioscience, 30(May), 100418. https://doi.org/10.1016/j.fbio.2019.100418

Otwell, W. S., & Marshall, M. 1986. Studies on the Use of Sulfites to Control Shrimp Melanosis (Blackspot). Florida.

Perceka, M. L., Nurhayati, T., & Nurilmala, M. 2014. Karakterisasi Ekstrak Kasar Polifenoloksidase Dari Udang Vaname. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 17(1), 1–6. https://doi.org/10.17844/jphpi.v17i1.8130

Purwaningsih, S. 2000. Teknologi Pembekuan Udang. Jakarta: Penebar Swadaya.

Siddiqui, N., Chowdhury, M. R., Hasan, J., Haque, N., Ahmed, A., & Rahman, M. 2011. Organoleptic, Biochemical and Microbiological Changes of Freshwater Prawn (Macrobrachium rosenbergii) in DIfferent Storage Conditions. Bangladesh Research Publications Journal, 5(3), 234–244.

Sipahutar, Y. H., Ramli, H. K., Kristiani, M. G. E., Prabowo, D. H. G., Suryanto, M. R., & Pratama, R. B. 2019. Chemical composition of whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) cultivated from intensive farming and traditional farming at Bulukumba regency, South Sulawesi. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 399. https://doi.org/10.1088/1755-1315/399/1/012125

Sipahutar, Y. H., Ramli, H. K., Kristiani, M. G. E., & Prabowo, G. 2019. Kesukaan Konsumen Terhadap Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) dari Tambak Intensif dan Tambak Tradisional di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan VI Universitas Hasanuddin, 359–366.

Subyakto, S., Sutende, D., Afandi, M., & Sofiati. 2009. Budidaya Udang Vannamei (Litopanaeus vannmei) Semiintensif Dengan Metode Sirkulasi Tertutup Untuk Menghindari Serangan Virus. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1(2), 121–127.

Suwetja, I. K. (2011). Biokimia Hasil Perikanan. Jakarta: Media Prima Aksara.

Suwetja, I. K. (2013). Indeks Mutu Kesegaran Ikan. Malang: Bayumedia Publishing.

Utari, S. A. (2014). Kemunduran Mutu Udang Putih: Organoleptik, Blackspot, Histologis, dan Enzimatis. Institut Pertanian Bogor.

Yuniarti, T., Sipahutar, Y. H., Ramli, H. K., & Lita, N. P. S. N. (2020). Pemanfaatan Ekstrak Buah Mangrove untuk Menghambat Pembentukan Melanosis pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 23(1), 67–76.

Downloads

Published

2020-07-22

How to Cite

Sipahutar, Y. H., Suryanto, M. R. S., Ramli, H. K., Pratama, R. B., & Irsyad, M. (2020). Laju Melanosis Udang Vanamei (Litopenaeus vannamei) pada Tambak Intensif dan Tambak Tradisional di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Prosiding Simposium Nasional Kelautan Dan Perikanan, (7). Retrieved from https://journal.unhas.ac.id/index.php/proceedingsimnaskp/article/view/10792