Kebiasaan Makanan Ikan Sapu-sapu (Pterygoplichthys Multiradiatus Hancock, 1828) di Perairan Danau Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan

Authors

  • Mirna Dewi Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin
  • Suwarni Suwarni Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin
  • Sharifuddin Bin Andy Omar Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin

Abstract

Ikan sapu-sapu merupakan salah satu jenis ikan yang termasuk dalam invasive species. Invasivespecies dapat menjadi kompetitor terhadap spesies asli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makanan ikan sapu-sapu yang meliputi jumlah dan jenis makanan berdasarkan waktu pengamatan, jenis kelamin, dan ukuran panjang total tubuh. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu dari bulan Maret hingga April 2019 di Danau Sidenreng, Kab. Sidenreng Rappang. Analisis terhadap ikan contoh dilakukan di Laboratorium Biologi Perikanan, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Makassar. Jumlah sampel ikan sapu-sapu sebanyak 204 ekor, yang terdiri atas 102 ekor ikan jantan dan 102 ekor ikan betina. Berdasarkan jumlah dan jenis makanan ikan sapu-sapu, baik berdasarkan waktu pengambilan sampel, jenis kelamin, dan ukuran ikan, makanan utama adalah Chlorophyceae, makanan pelengkap adalah Trebouxiophyceae, dan makanan tambahan adalah Bacillariophyceae, Conjugatophyceae, Coscinodiscophyceae, Cyanophyceae, dan Klebsormidophyceae. Berdasarkan nilai panjang relatif usus ikan sapu-sapu dikategorikan ikan herbivora.Kata kunci: ikan sapu-sapu, kebiasaan makanan, nilai IBT, RLG

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aksari, Y.D., D. Perwitasari, dan N.A. Butet. 2015. Kandungan logam berat (Cd, Hg dan Pb) pada ikan sapu-sapu, Pterygoplichthys pardalis (Castelnau, 1855) di Sungai Ciliwung. Jurnal Iktiologi Indonesia 15 (3): 257 – 266.

Andy Omar, S. Bin. 2012. Dunia Ikan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Asriyana., M.F. Rahardjo., E.S. Kartamihardja., dan D.F. Lumban Batu. 2010. Makanan ikan japuh, Dussumieria acuta valenciennes, 1847 (Famili: Clupeidae) di perairan Teluk Kendari. Jurnal Ikhtiologi Indonesia 10 (1): 93 – 99.

Asriyana; Sulistiono & Rahardjo, M.F. 2004. Kebiasaan makanan ikan tembang, Sardinella fimbriata Val. (Fam. Clupeidae) di perairan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara. Jurnal Iktiologi Indonesia 4 (1): 43-50.

Beckman, W.C. 1962. The frehwater fishes of Syria and their general biology and management. FAO Fish. Biol. Tech. Pap.

Belcher, H dan E. Swale. 1981. An Ilustrated Guide to River Phytoplankton. Institue of Terrestrial Ecology. London.

Budiharti, W. 2014. Analisis Isi Saluran Pencernaan Ikan Pora-Pora (Mystacoleucus padangensis) di Perairan Sungai Naborsahan dan Danau Toba Kabupaten Tobasa Provinsi Sumatera Utara. Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Pekanbaru. 113 hal.

Effendie, M. I. 1979. Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri. Bogor.

Effendie, M.I. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara, Yogyakarta.

Froese, R. and D. Pauly. (eds.). 2018. Pterygoplichthys multiradiatus in Fishbase. July 2018 version.

German D. P., R. A. Bittong. 2009. Digestive enzyme activities and Gastrointestinal Fermentation in wood-eating catfish. Journal Comp Physiol B. 179: 1025 – 1042.

Hill, A.M. and D.M. Lodge. 1999. Replacement of resident crayfishes by an exotic crayfish: the roles of competition and predation. Ecol. App. 9(2) 678-690.

Natarajan, A.V. and A.G. Jhingran. 1961. Index of preponderance a method of grading the food elements in the stomach of fishes. Indian J. Fish 8 (1): 54-59.

Nelson, J.S. 2006. Fishes of the World. Fourth edition. John Wily & Sons, Inc. Hoboken, New Jersey.

Nico, L.G., P.L. Butt, G.R. Johnston, H.L. Jelks, M. Kail, and S.J. Walsh. 2012. Discovery of South American suckermouth amored catfish (Loricariidae, Pterygoplichthys spp.) in the Santa Fe River drainage, Suwannee River Basin, USA. Bioinv Rec. 1(3): 179 - 200.

Nikolsky, G.V., 1963. The Ecology of Fishes. Academic Press, London and New York, 352 p.

Page, L.M. and R.H. Robins. 2006. Identification of sailfin catfishes (Teleostei: Loricariidae) in Southeastern Asia. The Raffles Bulletin of Zoology 54(2): 455 - 457.

Pauly, D. 1983. A Selection of Sample Method for Assessment Tropical Fish Stock. Fao Fish Tech. New York.

Pinem, F.M., C.P. Pulungan, dan D. Efizon. 2015. Reproductive biology of Pterygoplichthys pardalis in the Air Hitam River Payung Sekaki District, Riau Province. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Riau.

Stansby, M,E, dan Olcott. 1963. Compotition of Fish. ME. Stansby dan J.A Dssow. Wditor. Industird Fisheries Technology. New York: Reinhold Publ.Co

Sudjana, M. A. (1986). Metode Statistika. Edisi ke IV. Tarsito. Bandung 502 hal. Nikolsky, G. V. 1963. The Ecology of Fishes. Academic Press. New York. 325 h.

Tisasari, M., D. Efizon, dan C.P Pulungan. 2015. Stomach Content Analysis of Pterygoplichthys pardalis from The Air Hitam River, Payung Sekaki District, Riau Province. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Riau.

Welcomme, R.L. 2001. Inland Fisheries, Ecology and Managenent. Lowa USA. Blackwell Science Company.

Zuliani, Z., Z.A. Muchlisin, dan N. Nurfadillah. 2016. Kebiasaan makanan dan hubungan panjang berat ikan julung-julung (Dermogenys sp) di Sungai Alur Hitam Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah.1 (1): 12-24.

Downloads

Published

2020-07-22

How to Cite

Dewi, M., Suwarni, S., & Omar, S. B. A. (2020). Kebiasaan Makanan Ikan Sapu-sapu (Pterygoplichthys Multiradiatus Hancock, 1828) di Perairan Danau Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Prosiding Simposium Nasional Kelautan Dan Perikanan, (7). Retrieved from https://journal.unhas.ac.id/index.php/proceedingsimnaskp/article/view/10815